
Akhirnya juri maju ke tengah lapangan di ikuti oleh juna dan luke. Lalu mereka berjabat tangan dan pertandinganpun di mulai....
“pertandingan di mulai....” lalu dalam sekejap mata juri menghilang dari lapangan pertandingan.
Juna yang mengetahui kalau lawanya kali ini kuat langsung mundur sejenak dan menggunakan armor kelas legendary miliknya. lalu dalam sekejap mata seragam akademinya di selimuti dan ditutupi oleh armornya lalu sebuah pedang mini dan pistol berwarna merah mengkilap langsung muncul di tangan juna.
Tapi luke hanya diam di tempat dan dalam seketika ia menghilang dari lapangan pertandingan.
“time walk....”lalu secara tiba tiba luke muncul di belakang juna.
“hem....berakhir sudah” nampak luke yang tiba di belakang juna dalam sekejap mata langsung mengarahkan tanganya yang sudah di perkuat dengan mana dan menyerang juna dari belakang. Tapi secara ajaib juna berhasil menangkisnya menggunakan pedang kecil miliknya dan menyerang luke dengan pistolnya.
Luke yang di buat terkejut karna juna dapat merespon kecepatannya tak menyangka hal itu dan menahan serangan counter juna dengan tangannya langsung di buat terpental . lalu nampak tangan kanannya yang menahan seangan juna langsung mengeluarkan banyak darah.
“huh....”
“astaga apa yang sedang terjadi...” nampak beberapa murid mulai mengoceh.
“ hoi hoi kau bercanda kan.... apa yang ku lihat ini tipuan.” Nampak salah satu murid inti mulai bicara. Dan seluruh penonton yang menyaksikan pertandingan itu di buat bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi.
“hemm...hampir saja, jika pemahamanku tentang hukum ruang dan waktu tidak lebih tinggi darinya mungkin aku sudah kalah sekarang.” Nampak juna bicara dalam hatinya.
[ya kau benar....dalam sekejap dia bergerak memotong waktu dan dengan cepat menyerang. Jika kau telat merespon maka kau sekarang sudah terkapar di tanah.]
Lalu luke yang di buat terkejut karna juna dapat menghindari seranganya bahkan sempat menyerang balik langsung tersenyum jahat.
“heheheh...aku tak menyangka kau juga memahaminya.” Nampak luke berbicara kepada juna dengan ekspresi jahat.
Dan dalam sekejap mata luke yang menyadari juna bukanlah orang yang bisa ia kalahkan dalam sekali gerakan langsung menggunakan armor kelas legendary miliknya yang berwarna biru perak dan dalam sekejap luka di tangan kanan luke langsung sembuh dan ia mulai menggerak gerakkan tanganya lagi.
“sudah lama aku tidak terluka seperti ini....sepertinya adik juniorku ini sangat kuat ya”
nampak luke mulai berbicara dan membuat seluruh penonton terkejut dan kebingungan. Bukan karna apa apa, luke sendiri selama ini selalu di tantang oleh murid lainnya dan adik kelas saat ujian murid inti dan dia selalu memberi pelajaran keras kepada tiap orang yang menantangnya lalu mengalahkan mereka dalam satu gerakan.
Tapi saat ini bukannya ia mengalahan juna tapi justru tangannya yang terluka dan ini membuat seluruh orang yang menyaksikan itu sangat syok dan kaget.
Lalu luke juga akhirnya mengeluarkan sebuah tombak kelas arcana berwarna perak dan mengaliri seluruh tubuhnya dengan elemen petir berwarna putih miliknya. lalu pertarungan dua orang yang memahami hukum ruang dan waktu itupun berlanjut.
Di sini nampak para penonton tak dapat melihat apa yang sebenarnya telah terjadi di arena pertandingan. Yang saat ini mereka saksikan adalah bayangan berwarna putih dan merah yang bergerak cepat dan berpindah pindah tempat lebih cepat dari kedipan mata dan cahaya. Lalu cahaya itu saling beradu serangan satu sama lain.
“apa apaan ini.....kenapa jadi seperti ini” nampak salah satu murid mulai terlihat tak percaya dengan apa yang ia saksikan.
“hem....nampaknya semua sudah terjawab.” Kata salah satu penonton.
“yah kau benar nampaknya murid baru itu juga memahami hukum ruang dan waktu” lanjut salah satu penonton.
Nampak banyak murid senior masih tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini. Luke espada, seorang bangsawan murni dan orang yang di juluki sang halilintar tak terkalahkan dan selalu mengalahkan musuhnya dengan cepat saat ini sedang bertarung secara intens melawan salah satu murid inti yang baru masuk.
“hem...sampai kapan kau bisa bertahan..” nampak luke berbicara di dalam hatinya. Ia tak menyangka akan bertemu dengan seseorang yang juga memahami hukum ruang dan waktu.
Bahkan orang itu yang merupakan juniornya dapat mengimbangi kecepatannya dan menahan semua serangan yang ia lancarkan bahkan juga dapat menyerang balik.
Untuk pertama kalinya dalam hidup luke ia bertemu dengan orang yang dapat menyainginya selain orang itu.{murid lain yang juga sangat kuat, luke merasa dia adalah rivalnya}.
“heh... nampaknya senior ku ini sedikit meremehkan kita eva...nampaknya dia belum mengeluarkan seluruh kekuatanya.”
[ ya benar sekali..mungkin dia mengira kau yang berada di inti jiwa surga dan sedang menggunakan tiga artefak kelas legendary sekaligus akan mulai kehabisan mana dan nampaknya dia sedang menunggu momen itu]
Lalu juna yang mulai bosan membuang buang waktu beradu serangan yang tak ada artinya itu mulai menggunakan kekuatannya yang lain.
“ Black Arise..” lalu dalam sekejap juna memunculkan sebuah bola hitam semacam black hole dan mulai menarik luke ke dalam bola hitam itu....
“ahh...apa ini....aku sulit bergerak dan juga manaku dengan cepat di serap oleh bola hitam itu.”
Napak para murid yang melihat juna mengeluarkan bola hitam aneh dan membuat pergerakan luke terhenti mulai di buat menganga.
“akhirnya mereka berhenti bergerak...tapi itu...nampaknya luke di buat tak dapat bergerak dan terseret oleh bola hitam itu.” Nampak salah satu muird mulai mengoceh.
“ya kau benar...nampaknya luke sedang tak di untungkan saat ini” lanjut salah satu murid.
“sialan tarikan bola hitam itu kuat sekali” nampak daya tarik bola hitam itu sampai ke arah para murid dan membuat mereka sedikit waspada.
“hem..inikan....” nampak salah satu tetua yang juga menonton ikut berbicara.
“ya benar sekali tetua Luo....ini adalah elemen kegelapan dan juga dalam tahap ini nampaknya anak itu telah menguasai hukum kegelapan dan membuat elemen kegelapan miliknya menjadi lebih kuat” sambung salah satu tetua. Dan nampak para guru juga mulai mengoceh satu sama lain.
“ahhhh...sialan...aku tak dapat bergerak...jika seperti ini terus manaku akan di hisap habis....”nampak luke mulai panik.
“heheheh....maafkan aku senior tapi aku akan mengakhiri ini segera...” lalu juna yang melihat luke tak dapat bergerak langsung menembaknya tapi luke dapat dengan mudah menangkisnya dengan tombak miliknya.
Lalu juna menerjang ke arahnya dan mengaliri pedang miliknya dengan kekuatan lima elemen sekaligus dan membuat pedang miliknya memancarkan cahaya terang warna warni. Tapi luke tiba tiba tersenyum jahat ala psikopat dan seketika itu juga eva langsung mengkonfirmasi.
[ juna cepat kalahkan dia...nampaknya dia ingin menggunakan kartu trufnya]
juna yang mendengar saran eva langsung bergerak dan berjalan dalam hukum waktu dan berniat mengakhiri pertandingan itu. Saat ini serangan terkuat juna adalah gabungan serangan dari lima elemen dasar miliknya dan ia menggabungkannya dengan pedang kelas legendary miliknya dan membuat serangannya makin kuat dan berniat segera mengakhiri pertarungan.
Tapi secara tiba tiba luke mengeluarkan sebuah tombak yang lain berwarna emas yang mengeluarkan aura petir yang sangat kuat dan dalam sekejap menyerang bola hitam itu dan menghancurkanya dengan mudah. lalu ia juga menahan serangan pedang terkuat milik juna dengan mudahnya dan mementalkan juna ke udara dengan sangat kuat lalu secara tiba tiba luke juga bergerak lebih cepat lagi lalu tiba di tempat juna dalam sekejap mata dan menyerangnya sekali lagi.
“rasakan ini...” lalu luke menyerang bagian perut juna dengan telak dan juna yang terkena serangan telak luke di buat terpental ke langit.
“ahhgghhh...” nampak juna yang tak siap dengan serangan luke di buat terpental ke langit dengan perut berlumuran darah dan mulut yang mengeluarkan muntah darah.
“astaga.....dengan serangan seperti itu...” nampak salah satu guru terkejut dan langsung berdiri.
“ cepat hentikan pert_” tapi sebelum guru itu menyelesaikan perkataanya ia di tenangkan oleh salah satu tetua .
“ tenang saja....saat ini tetua tertinggi juga menyaksikan...jadi jika ada apa apa dia pasti akan menghentikan paksa pertandingan, dan jika ia tak berbuat apa apa itu berarti pertandingan ini belum berakhir.
Lalu di tengah lapangan pertandingan nampak luke berdiri dengan gagahnya sambil melihat juna yang ia terbangkan ke langit.
“ jangan salahkan aku... kau yang telah memaksaku, sebenarnya aku tak ingin menunjukkan ini tapi apa boleh buat...”
“ ini adalah artefak yang ku dapatkan di pintu dunia.....{Spear Of Indra}.”
*******************************
Hai saya ada rekomendasi Novel keren nih buat kalian....
Matteo de Luca adalah seorang putra mahkota dari organisasi hitam terbesar di daratan Italia. Setelah dikhianati dan hampir terbunuh dalam sebuah transaksi, ia yang tengah terluka melarikan diri ke kota Venice. Di sanalah Matteo bertemu dengan sosok Mia, gadis lembut dan sangat lugu yang mampu mengguncang dunianya.
Namun, sayangnya kisah cinta mereka tak semulus percintaan dua insan biasa. Dunia yang berbeda, membuatnya harus rela meninggalkan gadis itu. Sampai suatu hari, Matteo mendengar kabar bahwa Mia akan menikah dengan pria lain. Ia pun kembali dan berusaha untuk menggagalkannya.