THE BLACK ROSES

THE BLACK ROSES
Saling merindu.



Rose tersenyum saat melihat sosok yang ada di hadapanya itu, ia langsung menghapus air matanya dan bangkit dari kursi.


Rose memeluk tubuh orang itu, jessy satu - satunya orang yang mengerti siapa dia sebenarnya, karena semenjak kedatanganya ke tempat ini hanya jessy yang mau berteman denganya.


"Kenapa?"


"Tak apa."


"Tapi kau menangis?"


"Aku..merindukan ibu.."


"Hanya ibu?"


Mendengar jawaban jessy membuat rose menatap wajah sahabatnya,


"Maksudmu?"


"Kau tak merindukan tuan Rishie?"


"Jika aku merindukanya, apa di sana dia juga merindukanku?"


Jessy tersenyum melihat ekspresi rose, ia lalu merangkul pundak rose dan mengajaknya kembali ke kamar.


Meski semua sangatlah berat namun rose harus mejalaninya, setiap ia mendapat panggilan dari para lelaki mesum.


♡♡♡♡


"Akh..kau benar nikmat sayang,tak sia- sia aku membayar mahal untuk tubuhmu ini,"racau sang lelaki saat menikmati pergulatanya di ranjang bersama sang BLACK ROSE.


Rose hanya tersenyum berpura pura menikmati pergulatanya, sebenarnya ia merasa sangat jijik.


lelaki itu masih asyik menikmati keindahan tubuh rose sambil mengoceh tak jelas.


Rose tak mengucapkan sepatah katapun ia selalu menyelesaikan tugasnya tanpa bicara, hanya beraksi.


Setelah patnernya mencapai klimaks dan tumbang di sampingnya, ia langsung memakai baju tidur yang sudah ia siapkan,dan segera membereskan semua pakaianya yang berceceran di lantai.


Rose langsung bergegas meninggalkan patnernya, karenaa hari memang sudah mendekati pagi,ya..rose di bayar mahal jadi memang ia harus melayani pelangganya beberapa ronde.


Namun setelah melayani pelangganya rose bisa beristirahat sampai 2 atau 3 hari, kadang malah hanya 1 kali dalam seminggu ia mendapat jobs.


Itu bukan berarti ia tak laku, namun memang karena tak semua mampu membayarnya, dan rose memang sengaja tak mau mendapat jobs setiap hari.


♡♡Kamar rose


Suara kran terdengar di kamar mandi rose,ia membersihkan diri setelah mejalankan tugas.


Di bawah guyuran air ia meneteskan air matanya, menjerit dalam hatinya bahwa ia lelah dengan semua ini.


selesai mandi ia memakai baju tidurnya dan merebahkan diri di ranjang, menatap langit-langit, tanpa terasa buliran bening meluncur dari matanya.


"Kapan semua berahir tuhan," ucapnya lirih.


"Rishie kapan kau datang? aku merindukanmu," rose menagis dalam heningnya malam mencurahkan aegala isi hatinya entah pada siapa.


Ia terus menangis sampai kantuk datang menyerangnya dan ia pun terlelap , masuk ke dalam dunia mimpi dunia yang paling ia sukai .


Waktu bejalan dengan cepat, meski semua yang rose kerjakan masih sama menjadi pemuas nafsu lelaki.


Setiap hari ia selalu berdoa agar datang ke ajaiban tuhan, namun mungki tuhan belum mengabulkanya, ia masih harus terbelenggu di pusaran dunia gelap ini.


**1 th kemudian


*Jerman


"Apa semua sudah beres jon?"tanya aeoarang lelaki pada bawahanya.


" Yes sir, " jawabnya singkat.


" Bagaimana keadaan nenek?"


" Nyonya sudah membaik , dokter bilang selama 2 tahun ini keadaan nyonya berangsur membaik."


"2 tahun? apa aku sudah selama ini tinggal di sini jon?" tanya lelaki itu tak percaya.


"Ya tuan anda sudah 2 tahun berada dinsini."


"Renata..maaf aku melupakan janjiku, pasti kau menungguku?" ucapnya lirih.


"Apa ada masalah tuan?"


"Tidak jon ,batalkan semua jadwal hari ini , aku akan mememui nenek."


"Baik tuan."


Rishie ..ya lelaki itu adalah Rishie Edward. Lelaki yang telah mengubah seorang gadis menjadi wanita cantik BLACK ROSE .


Ia berjanji akan kembali dan membawa rose pergi dari tempat terkutuk itu secepatanya, namun saat Rishie sudah menyelesaikan masalah bisnisnya, nenek yang ia sayangi harus masuk Rumah sakit, dan keadaanya tidak mungkinkan di tinggal .


Dengan terpaksa ia harus tinggal di Jerman lebih lama, meski hatinya tak ingin namun ia tak mungkin meninggalkan nenek demi seorang gadis.


Karena nenek adalah satu - satunya keluarga yang masih hidup. Ayah Rishie memang masih hidup tapi ia selalu menganggap ayahnya sudah mati.


**Rishie


Dia selalu mengingat masa lalu saat ia kecil, nama Rishie kecil adalah Rishie lee.Mengikuti nama belakang sang ayah.


Mereka tinggal di korea,karena ayah Rishie berkebangsaan Korea, dan ibunya berkebangsaan Jerman, kisah cinta orang tuanya memang tak mendapat restu dari kakek dan nenek Rishie.


Sang ibu menderita penyakit dalam, itu semua karena perbuatan ayahnya. Setiap hari rishie harus melihat pertengkaran kedua orang tuanya.


Ayah yang seharusnya menjadi kepala keluarga yang melindungi mereka , namun tidak dengan Jashon lee ayah rishie.


Ia selalu menyiksa rishie dan ibunya, alasanya karena kemarahannya pada kakek dan nenek rishie, sang ayah sering membawa wanita yang berbeda setiap hari , yang membuat ibu rishie selalu menangis.


Hingga sang ibu jatuh sakit dan menghembuskan nafas terahirnya di pangkuan rishie.


Dan ia harus mengalami hidup bersama ibu tiri , karena sang ayah langsung menikah setelah kematian sang ibu.


Mungkin ibu tiri sudah di tuliskan ber karakter kejam, itulah yang di alami Rishie kecil. Ia di siksa , di perlakukan tak layak oleh ibu tirinya.


Ia harus menahan semua penderitaan itu sendiri, karena sang ayah tak mau mendengarkan perkatanya, bahkan ayahnya juga malah ikut menyiksa Rishie.


Hingga suatu hari saat Rishie berumur 15 tahun, ia menemukan sesuatu di kamar mendiang ibunya, ia menemukan sebuah foto ibu bersama orang tuanya.


Di balik foto itu tertulis ,"Ayah ibu maaf , aku merindukan kalian" . Di sana juga tertulis alamat mereka di Jerman.


Rishi pun diam - diam kabur dari rumah dengan membawa beberapa uang yang ia ambil dari brangkas ayahnya.Ia pun membawa paspor miliknya dan beberapa data pribadi, juga di temani salah satu pembantu di rumahanya.


Dia adalah asisten pribadi ibu rishie semasa hidupnya.


Hanya berbekal selembar foto dan alamat yang ada di balik foto, Rishie kecil nekad, pergi dari Korea menuju Jerman. Ia berharap di sana bisa menemukan kebahagiaan.


**Jerman


Sesampainya di Jerman ia mencoba mencari alamat yang tertulis si balik foto.Namun alamat itu sudah tak berpenghuni lagi.


Rishie dan pembantu yang berpura - pura menjadi ibunya , pergi meninggalkan tempat itu.


Meski tak bisa menemukan kakek dan neneknya,tak membuat rishie patah semangat,ia terus mencari ke segala penjuru.


Dan untuk memenuhi kebutuhanya bersama ibu pura - puranya ia bekerja pada seorang preman, kenapa rishie bekerja pada mereka itu karena rishie tak mempunyai keahlian apapun dan tak mempunyai ijazah dan sebagainya.


Selama 2 tahun rishie hidup di jerman, berusaha mencari kakek dan neneknya,


ia juga masih setia bekerja kepada para preman itu.


Sampai pada suatu hari mungkin tuhan telah mendengar doanya. Hari itu rishie di tugaskan menjaga parkiran di salah satu pusat perbelanjaan.


Terlihat ada seseorang kakek yang sedang di serang oleh beberapa preman. Rishie yang melihat itu langsung berlari dan dengan segera ia menolong sang kakek, saat rishie melihat wajah sang kakek ia terdiam.


Di pandanginya wajah itu yang selama ini ia cari, begitu juga kakek itu ia melihat rishie dari atas sampai bawah.


"Ka..kakek.." ucap rishie.


"Kauu..kau..siapa kau?" tanyan kakek itu.


"Maaf , perkenalkan saya Rishie lee anak dari jhason lee dan mariam edward.


"Kauu..apa..kau..bilang? kau anak mariam?"


"Ya..kakek aku memcarimu selama 2 tahun ini.


"Cucuku..?" kakek itu langsung memeluk rishie.


Sang kakek bisa menebak kalau Rishie cucunya , karena wajah rishie sangat mirip dengan putrinya. Apalgi saat ia melihat foto yang di berikan rishie, di sana ia melihat rishie kecil bersama putrinya.


Dan mulai saat itu rishie tinggal bersama kakek dan nenek, dia juga mengajak para preman itu bekerja bersama kakek.


Kakek pun menyekolahkan rishie meski. sudah terlambat,ia mepersiapkan rishie sebagai ahli waris dirinya. Nama Rishie pun di ubah menjadi Rishie Edward, seperti nama sang kakek.


Di saat umur rishie menginjak 22 tahun ia resmi di jadikan CEO di perusahaan kakeknya, dan dia juga di jodohkan dengan seoarang gadis.


Ahirnya rishie menikah di usia muda, namun kisah cintanya tak semulus kariernya.Sang istri diam - diam menjalin hubungan dengan rekan bisnis rishie.


Dan perselingkuhan itu pun ahirnya di ketahui rishie,dengan penuh amarah rishie membunuh keduanya, saat ia memergoki sendiri mereka sedang bercinta di kamarnya.


Setelah kejadian itu membuat rishie sangat membenci wanita, ia berfikir bahwa mereka sama.


Ia selalu menyalurkan hasratnya pada wanita penghibur, dan ia juga selalu bertindak kasar, namun ia selalu membayar mahal wanita itu.


Sampai suatu hari ia pergi ke Mexico mengurus cabang bisnisnya di sana, dia juga menetap cukup lama di sana.


Siang itu ia di telfon oleh madam pemilik club langgananya, ia di beri tahu ada barang bagus dan baru, tanpa basa basi rishie pun menerimanya.


Entah kenapa ia merasa iba kepada gadis yang madam tawarkan padanya, ia tidak tega berbuat kasar padanya , apalagi saat melihat sang gadis menangis saat ia mencoba merenggut keprawananya.


Dan entah dorongan dari mana rishie mulai perhatian pada gadis bernama renata,bahkan ia berjanji akan membebaskan dia dari tempat itu.


Namun takdir berkata lain saat ia ingin membebaskan gadis itu , kabar buruk datang dari Jerman, sang asisten mengabari ada masalah dalam bisnisnya, dan sialnya lagi saat semua urusanya beres, sang nenek tercinta jatuh sakit.


Semua keadaan ini mau tak mau harus rishie terima, walau di lubuk hatinya ia ingin sekali menemui renata.


"Tunggu aku renata , aku akan kembali,aku..merindukanmu,"


ucapnya sambil menatap foto di hpnya.


BERSAMBUNG....


❤**Hai kawan jangan lupa like ya,


terimakasih buat yang sudah berkenan mampir.


@Mak asihleta**