
**Hola ... aku hadir. Dan maaf aku baru bosa up. Semoga masih ada yang menanti babang Rishie ya? π
Selamat membacaππ
πππππππππππππππ**
Rahcel membuka matanya, tetapi yang ia inginkan tidak terjadi. Semua yang ia alami adalah kenyataan, lagi-lagi ia menangis. Meratapi nasib yang tidak sejalan dengan impianya. Di saat cintanya terbalas, di saat itu juga Tuhan memisahkanya dengan cintanya. Sesal pun tiada arti, lelaki yang ia cintai sudah pergi untuk selamanya.
Berhari-hari Rahcel mengurung diri di kamar, semua pelayan sampai bingung harus berbuat apa? agar sang Nyonya dapat kembali bangkit dari keterpurukannya. Segala cara telah mereka lakukan, tapi tak ada hasil juga.
Rahcel terus menangis dalam kesendirianya, hanya sepucuk surat tarahir dari Thomas yang menemaninya. Ia masih berharap jika semuanya akan berubah dan Thomas akan datang menemuinya. Seperti biasa saat Rahcel sedih lelaki itu pasti akan datang, meski semua yang ia lakukan palsu. Namun Thomas sangat tahu untuk membuat Rahcel tersenyum.
Rahcel pun kembali membuka surat itu, lagi-lagi air matanya keluar bebas, tanpa di komando. Ada rasa bersalah ketika ia membaca bagian surat itu, "Jagalah ia untuk ku."
Ia mengelus perutnya yang masih rata. Menahan kesedihanya yang begitu mendalam. Namun ia sadar sekarang dia tak sendiri, meski Thomas telah tiada, tapi ia meninggalkan benih di rahimnya. Ia sadar mencintai tak harus memiliki, dan untuk menunjukan cintanya pada Thomas, ia harus membuktikanya dengan menjaga benih itu, karena dengan itu mungkin Thomas akan bahagia di sana.
" Maaf Thomas, aku lupa akan keinginanmu, aku janji akan menjaganya, tenanglah kau di sisiNya," ucap Rahcel masih memegangi perutnya.
****
Hari pun berganti, semua kembali lagi seperti semula. Rahcel pun mulai membenahi diri untuk menyambut hidup barunya. Semua kesalahan di hari kemarin sedikit demi sedikit ia perbaiki, setelah mengurus semua, ia berkemas untuk meninggalkan mansion Thomas. Tempat yang penuh kenangan manis bersama cintanya, ya, Thomas memang selalu memperlakukan Rahcel dengan baik. Bahkan ia tak pernah memperlihatlan bahwa ia tak mencintai Rahcel. Dan itu yang membuat dada Rahcel sesak saat mengingatnya. Dan sekarang keputusanya sudah bulat, dia memilih tinggal di sebuah desa kecil di tengah kota. Kemewahan yang Thomas tinggalkan ia simpan. Ia ingin hidup sederhana tapi nyaman untuk nya.
Ia juga mendatangi rumah Rose. Ia ingin memuali hidup barunya tanpa menyimpan dendam.
"Renata, maafkan semua kesalahanku. Karena aku hidupmu menjadi hancur," ucap Rachel lirih.
"Terimakasih Renata, aku janji tidak akan mengulangi semua kesalahanku. Dan doakan aku agar bisa melewati semua ini."
"Sama-sama Rachel, aku pasti mendiaakanmu, semoga kau dan bayimu sehat," ucap Rose sambil mengelus perut Rachel yang sudah sedikit membuncit.
"Kalau begitu, aku pulang Renata," pamit Rachel.
"Ya,hati-hati di jalan Rachel," Rose pun mengantarka Rachel sampai parkiran.
****
Dengan benih yang di tinggalakan oleh Thomas, yang kini mulai tumbuh di rahimnya, Rahcel ingin memulai hidup barunya. Ia ingin menjauh dari keramaian kota, ia hanya ingin merawat dan membesarkan buah cintanya dalam kesederhanaan. Ia akan memberikan semua peninggalan Thomas pada anaknya saat sudah dewasa nanti.
Jangan lupa mampir juga ke cerita barukubya kawan
SIAPA TAKUT JATUH CINTA??
ME VS PELAKOR.
Dah itu ajaπ jangan lupa like nya ya.
Terimakasihπππ