
3 hari sudah gadis dan sang ibu berada dirumah sakit. masih dengan kondisi yang sama ibunya yg masih memejamkan matanya.
Gadis selalu siaga merawat sang ibu bahkan dia juga ikut menginap disana.
karena ken sudah memberikan fasilitas yang cukup mewah untuk gadis dan ibunya.
bagaimana tidak, ibu gadis dirawat di ruang VVIP dengan segala kenyamannan layaknya hotel hanya ranjangnya saja yang berbeda.
Gadis juga mendapatkan begitu banyak pakaian juga makanan teratur yang selalu ada.
Dokter bahkan selalu sigap untuk memeriksa ibunya.
Gadis merasa penasaran kenapa Ken baik sekali pada dirinya dan ibunya. itulah yang ingin ia tanyakan pada Ken.
Tapi orang yg selama ini menjadi sumber jawaban akan pertanyaanya malah belum pernah datang.
Ya setelah kejadian makan malam bersama, ken pun pulang, lalu hari berikutnya yang datang malah sekretarisnya Daniel.
Daniel datang dengan mengatakan jika Ken sedang berada di luar kota selama 7 hari.
Tapi ken akan tetap menyediakan apapun yg gadis butuhkan. tentu saja perantaranya lewat Daniel.
Gadis sebenarnya rindu ken, entah kenapa dengan adanya Ken disampingnya bisa membuat dirinya nyaman dan tenang.
Gadis mengibaratkan ken seperti superhero, superhero yang bisa menjaganya,merawatnya bahkan melindunginya. hingga gadis tidak ingin jauh dari ken bahkan sedetik pun.
"Sebenarnya apa yg kurasakan inikah rasa cinta atau hanya sekedar rasa nyaman?" ucap gadis pada dirinya
"Ken aku rindu" gumamnya berharap ken bisa mendengarnya dan segera pulang
Gadis menyibukkan diri dengan mengelap tubuh sang ibu. Dia juga terus menciumi puncak kening ibunya. Berharap ibunya bisa segera bangun
Gadis lupa untuk mengabari tetangganya. "bagaimana kalau ada yg datang dan bagaimana keadaan rumahnya sekarang"itulah pertanyaan yg sedang gadis pikirkan
ponsel gadis memang sengaja dia matikan dari kemarin, karena gadis ingin fokus merawat ibunya.
Benar saja, setelah ponsel gadis hidup, ribuan sms,telpon, whatsapp semuanya masuk.
semua dari orang yang sama tetangga serta temannya dari kecil. Nando itulah nama temannya isi pesan dan chatnya sama menanyakan dimana keberadaan gadis sekarang.
Gadis segera menghubungi nando mengabarkan kalau dia dan ibunya berada dirumah sakit dan berkata agar nando tidak perlu khawatir.
Gadis meminta tolong nando untuk melihat keadaan rumahnya.
Nando pun mengiyakan dan mengatakan akan selalu ada disetiap gadis membutuhkan.
Gadis sebenarnya sudah menganggap nando sebagai kakak, karena nando memang 2 tahun lebih tua dibanding dirinya.
Tapi Gadis juga merasa kalau nando ada rasa tertarik pada dirinya.
bagaimana tidak, dulu gadis dan nando pernah bertengkar hanya karena gadis menjadi mak comblang untuk nando dan temannya. tapi yg terjadi malah nando marah pada gadis dan cuek pada gadis. tentu saja gadis bingung.
apasalahnya coba membuat 2 hati menjadi 1 rasa.
tapi ternyata memang gadis salah, karena nando malah memarahinya dan bilang kalau nando tidak akan pacaran atau jatuh cinta selain pada dirinya.
Gadis shock akan jawaban nando tapi seketika itu nando malah berkata kalau itu hanya candaan saja.
gadispun langsung memukul kepala nando dengan keras seraya berkata "gue juga gak mau sma loe,karena loe udah gue anggep kayak kakak gue sendiri."
Gadis selalu membuang pikiran jauh-jauh kalau nando suka padanya. karena menurutnya itu jangan pernah sampai terjadi.
tok .. tok... tok.. (suara ketukan pintu)