
Belum sempat nando menyapa gadis, ken sudah terlebih dahulu menghampiri gadis
"gadis barusan daniel menghubungiku mengatakan ada sesuatu yg terjadi di kantor jadi maaf sepertinya aku harus meninggalkanmu dan ke kantor sekarang" ucap ken tanpa melihat tamu yg datang
"o.oh baiklah ken.." jawab gadis gugup
Ken tersenyum menatap gadis lalu dia berbalik kearah pintu keluar dan ternyata mata ken bertatapan dengan sosok pria yg membuatnya cemburu.
Ken berusaha untuk tenang dan cuek karena dia tidak ingin jika gadis menilainya sebagai pria egois atau pria pencemburu yg tidak bisa memberikan kepercayaan untuk gadis.
saat ken akan melangkahkan kakinya, ken mebalikkan tubuh menatap gadis lagi lalu memcium keningnya.
"cup.. aku pergi dulu ya.." pamit ken setelah mencium kening gadis
"i..iya.. berhati-hatilah ken" jawab gadis masih terkejut karena dicium ken di depan nando
ken berbalik menatap cuek nando, tapi saat ken akan pergi gadis malah memegang tangannya menghentikan langkah kaki ken.
"ken aku ingin mengenalkanmu dengan nando" ucap gadis menatap ken lalu beralih menatap nando
"baiklah" jawab ken yang juga beralih menatap nando
Nando yang sedari tadi masih terdiam bingung akan apa yg dia lihat hanya bisa berperan sebagai penonton.
Begitu banyak pertanyaan yg ada dikepala nando tapi sedaritadi sinetron yg ada didepannya masih sibuk berbicara berdua tanpa memperhatikannya.
"Nando kenalin ini ken" ucap gadis dengan menepuk bahu nando
Nando pun tersadar dan mengulurkan tangannya kearah ken
"Nando" ucap nando
"Ken" ucap ken dengan menyambut uluran tangan nando dan segera melepasnya
"ken, nando ini sahabatku" ucap gadis menatap ken
"ohh.. terimakasih ken karena telah menolong gadisku" ucap nando tersenyum
"apa?! gadismu woii dia gadisku bukan gadismu?!!" batin ken geram
"memang sudah kewajibanku untuk menolong KEKASIHKU" ucap ken dengan penekanan kata
Gadis yg melihat tatapan tajam ken ke nando kembali memegang tangan ken
"sa..sayang bukankah kamu harus segera bekerja dan aku juga disini bersama nando, dia hanya temanku dan aku harap kamu juga bisa berteman dengannya..okeeyy..?" pinta gadis tersenyum memohon menatap ken
"iya aku akan mencoba sayang, kalau begitu aku pergi dulu kamu berhati-hatilah dan jaga ibu dengan baik" jawab ken tersenyum senang karena mendengar gadis memanggilnya sayang
"iya hati-hati ya" ucap gadis melepaskan pegangannya tangannya dengan ken dan membiarkan ken keluar
POV Ken
Ken yang sudah keluar dari ruang rawat ibu anggita tiba-tiba kembali dan mengintip dibalik pintu ruang rawat tersebut melihat kekasihnya yang mengobrol berdua dengan pria lain selain dirinya.
Ken langsung menyemprotkan cairan disinfektan di tangannya bekas jabatan tangan dengan nando. Ken tidak mau tertular kuman dari nando.
Sebenarnya ken geram dan ingin membawa gadis bersamanya saja tidak ingin meninggalkan gadis bersama pria lain apalagi terlihat lebih muda dari ken
"Daniel,! ini semua karena daniel menelpon mengatakan ada rapat, coba kalau dia tidak menelpon pasti sekarang aku bisa menjaga gadis dari pria jelek itu..awas saja kau daniel!!" gumam ken geram pada daniel dan beranjak pergi meninggalkan rumah sakit menuju kantor.
Di kantor daniel merasakan merinding ditubuhnya.
"duh sepertinya akan ada hal buruk yg terjadi padaku,kasihan sekali nasibmu daniel , tolong selamatkan aku ya Tuhan" pinta Daniel mengasihani dirinya
POV NANDO DAN GADIS
"Gadis!!" bentak nando pada gadis