
"Gadis maaf ternyata hanya tersisa satu kamar, apakah kamu mau? maafkan aku.. karena mengajakmu mendadak sehingga belum melakukan pemesanan kamar sebelumnya... atau jika tidak bagaimana kalau kita cari resort lain saja....ayok..." ucap ken dengan menarik tangan gadis
Gadis hanya terdiam mengikuti langkah kaki ken,tapi setelahnya gadis mulai menahan tangan ken.
"sudah sangat malam ken,lebih baik disini saja" ucap gadis
Giliran ken yg bingung,terdiam menatap gadis, merasa bahagia dihati tapi ada rasa khawatir jika nanti dia tak bisa mengendalikan dirinya.
Gadis mulai beralih menarik ken masuk ke dalam resort , dan Ken yg mulai tersadar dari keterdiamannya akhirnya mulai melakukan proses check in lalu mengajak gadis ke kamar.
Jantung gadis berdetak sangat cepat, kegugupan mulai menjadi-jadi bahkan sejak daritadi berjalan dengan ken, hingga sampai saat ini berdiri tepat di depan pintu kamar.
Ken mulai membuka pintu kamar, lalu memasukinya diikuti gadis dari belakang. Ken mulai berbalik menatap gadis.
"emmm.. kamu duduklah dulu aku mau mandi dulu" ucap ken meninggalkan gadis yg terdiam ditempat, dengan mata melotot dan sepertinya juga gadis tidak mendengarkan ucapan ken.
Gadis yg sejak tadi memasuki kamar merasa sangat kagum dan terkejut heran melihat kamarnya. Gadis mengedarkan pandangannya menelisik setiap detail ruangan yg ada dikamar tersebut.
"Wow... bukankah ini terlalu besar jika hanya untuk tidur semalam, ini bukan kamar tidur melainkan kontrakan.. eh salah-salah.. ini lebih seperti ruangan mewah..gila ken...pasti ini sangat mahal..." gumam gadis yg merasa terperangah dengan kamarnya.
"eh.. ken kemana ya,," ucap gadis bingung mencari ken, gadis kembali mengedarkan pandangannya mencari sosok ken, gadis terdiam lalu mendengar suara gemericik air dari arah kamar mandi.
Deg..deg..deg .. suara deguban jantung gadis mulai tak menentu, gadis mulai memegang dadanya mengisyaratkan dirinya agar tenang dan jangan mulai gugup kembali.
terdiamlah gadis menjauhkan diri dari pintu kamar mandi yg berada tepat di sebelah ranjang dan memilih duduk di sofa merutuki kebodohannya yg memilih disini satu kamar dengan ken.
terdengar langkah kaki mulai mendekati gadis, gadis hanya menundukkan kepala memilih tidak bertatap muka.
"gadis apakah kau juga ingin mandi atau ingin ganti baju?" tanya ken
melihat gadis yg mulai gugup berjalan melewati ken, ken pun langsung memegang tangan gadis, menghentikan langkah kaki gadis sembari berkata,
"gadis tenanglah.. aku akan tidur di sofa dan kau bisa tidur di ranjang." ucap ken tenang
Gadis terdiam menegang mendengar ucapan ken apalagi dengan ken memegang tangannya tentu saja makin membuatnya gugup.
Ken mulai melepas tangan gadis dan berjalan menuju sofa. sedangkan gadis mulai beranjak ke ranjang tempat tidurnya.
ken meregangkan tubuhnya dan mulai menidurkan dirinya diatas sofa. bukan lelah yg menghilang malah rasa makin sakit yg diterima. memang sofanya empuk tapi berbentuk melengkung otomatis tubuh ken jadi tertidur meringkuk. Posisi yg menurut ken lebih nyaman daripada harus melengkungkan tubuh.
dengan mata yg sudah terpejam ken merasakan kehangatan ditubuhnya. ya benar saja, gadis mulai menyelimuti tubuh ken lalu memberikan bantal untuk ken.
"maafkan aku ken" ucap lembut gadis dengan mencium kening ken
Ken memutuskan untuk diam berpura-pura untuk tidur merasakan sentuhan lembut tangan gadis di pipinya apalagi setelah gadis menciumnya, itu sudah menjadi anugerah untuk ken. sebenarnya ken ingin lebih dari sekedar ciuman kening misalnya ciuman dibibir, tapi apa mau dikata itu hanya harapannya belaka karena gadis sudah berjalan meninggalkan ken sendiri, dengan keterpura-puraan tidurnya.
"hahaha..😂😂kasian sekali kau ken😈" author ikut nimbrung
〰〰〰♥♥♥〰〰〰
sinar matahari pagi mulai memasuki sela-sela pintu kaca teras, diikuti suara deburan ombak yg begitu menenangkan serta suara nyaring alarm ponsel yg menyuruh pemiliknya untuk segera bangun.
Gadis merasakan tubuhnya menghangat, apalagi semalam dia bisa merasakan tidur begitu nyaman dan nyenyaknya bahkan sebetulnya dia merasa enggan untuk bangun. emm.. entahlah mungkin ini efek dari ranjang tidurnya saat ini yg sangat empuknya jika dibandingkan ranjang rumah sakit yg selama ini ditempatinya.
Gadis mulai melenguh sembari mengerjapkan matanya. Gadis merasakan tubuhnya berat serasa ada yg menindihnya. Gadis tersentak saat menyadari ada ken diranjangnya dan apa ini yg dilakukan ken padanya
"ken... ap..apa yg kau lakukan.." ucap gadis dengan suara gemetar