THAT I WANT YOU

THAT I WANT YOU
I WANT YOU PART 18



"Gadis!!" bentak nando pada gadis


Setelah gadis menjelaskan hubungannya dengan ken kepada nando, bukannya kata-kata manis penuh pengertian yg didapat malah nando membentak gadis..


Nando memutuskan bergegas pergi meninggalkan gadis karena sudah tidak sanggup mendengar segala cerita hubungan gadis dan ken, dia ingin menenangkan dirinya sendiri.


Nando pergi karena yg dirasakannya saat ini antara merasa bersalah karena telah membentak gadis atau karena sakit hati mendengar gadis bersama orang lain. entahlah hanya nando yg tau.


Niat nando sebenarnya ingin mendapatkan kebahagiaanya dengan bersama gadis setidaknya meskipun gadis hanya akan membentak dan berujung pertengkaran dengannya itu sudah bisa menjadi hiburan untuknya, karena hari ini nando merasa buruk akan pekerjaannya yg sedang menghadapi masalah yang cukup serius sehingga membutuhkan gadis yg paling tidak bisa membuatnya melupakan masalah pekerjaannya.


tapi apa yang nando dengar saat ini seperti pukulan telak baginya. Dimana orang yang amat dia cintai harus dia relakan untuk orang lain.


"aaaarrghh" teriak nando frustasi saat dia terduduk dibangku taman rumah sakit.


Nando tidak peduli akan tatapan terganggu orang-orang disekitarnya akibat dari teriakannya, yang dibutuhkan nando sekarang adalah dukungan dan kata-kata manis yg dapat menghibur hati dan dirinya.


"kenapa cintaku terus bertepuk sebelah tangan bahkan sampai saat ini,kenapa?? author kenapa kau terus menyiksaku kumohon buatlah kisah cintaku bahagia bukan malah menjadi sedramatis ini.." batin nando menyalahkan author


(author hanya berkata,maafkan aku nando๐Ÿ˜ข)


Disaat nando sedang meratapi nasibnya, tanpa disadari ada seseorang yang duduk disamping nando.


"lagi patah hati ya mas?" tanyanya


Nando hanya terdiam tidak menjawab


orang itu bukannya pergi malah tertawa melihat nando dan menatap nando sembari berucap motivasi bak mario teguh


"jika cinta itu egois, maka rebutlah dia! tapi ingatlah cinta itu saling menyayangi bukan menyakiti, cinta itu saling menjaga bukan memaksa, dan cinta itu bukan sendiri tapi berdua, maka mencintai itu harus bahagia bukan menyiksa meskipun tak bisa bersama.." ucapnya tersenyum bak pujangga lalu berdiri pergi meninggalkan nando


Nando yang mendengarnya hanya terdiam menatap kepergian orang itu, nando sedikit memahami akan perkataan orang itu lalu nando berteriak kepadanya yg berjarak belum terlalu jauh


"apa kau pernah jatuh cinta?" teriak nando membuat orang itu berhenti melangkah dan berbalik menatap nando


"gadis aneh"gumam nando terkejut akan jawaban orang itu


paling tidak jawabannya mampu menghibur diri nando.


(NB : menurut para readers siapakah yg memotivasi nando? ๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜… "mana gue tau thor kan elu yg bikin cerita"batin para readers๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜„๐Ÿ˜)


****@@*****


setelah nando meninggalkan gadis sendiri diruang rawat, gadis menatap ibunya dan menenangkan fikirannya dengan melakukan sesi curhat bersama sang ibu.


"ibu apa gadis salah jika gadis mencintai seseorang disaat seperti ini?" ucapnya dengan bulir-bulir air mata menetes


Gadis memang berjanji pada dirinya untuk tidak menangis lagi tapi tidak untuk hari ini.


Gadis baru saja merasakan kemarahan nando kepadanya, gadis belum pernah mendengar nando membentaknya dengan keras lalu pergi begitu saja tanpa sepatah katapun, gadis merasa hatinya sangat sakit.


"lebih baik kau memarahiku langsung daripada pergi meninggalkanku sendiri seperti ini nando" batin gadis


"ibu jawablah kumohon apa gadis salah, jika memang gadis salah apa gadis harus berpisah dari ken? tapi .. tapi gadis tidak bisa bu, gadis tidak mau kehilangan ken, gadis ingin bersama ken tapi gadis juga ingin terus bersama nando ,lalu apa yg harus gadis lakukan bu? bu kumohon bangunlah.. "rintih gadis memelas,memohon dengan memegang erat telapak tangan ibunya dan menunduk menciumi tangan sang ibu


Gadis hanya bisa menangis menghadapi masalahnya saat ini, karena orang yg selama ini memberinya solusi dari setiap masalahnya masih ingin tidur terlelap dialam mimpi.


Tanpa gadis sadari ada buliran air mata yg menetes dari mata ibu anggita yg terlelap. mungkin ibunya mendengarkan rintihan gadis merasa ingin menjawab segala masalahnya tapi matanya enggan untuk membuka.


drrdrrtt..ddrrdrrtt(bunyi ponsel gadis)


Gadis yg mendengar bunyi ponselnya langsung memgusap airmatanya dengan kasar dan melihat nama yang tertera di layar ponselnya.


"Daniel.." gumam gadis bingung melihat nama si penelpon