
"bukan..bukan seperti itu .. ta..tapi" tegas gadis
"tapi apa..emm?"tanya ken menatap lekat kearah mata gadis
"tapi maukah kamu menungguku sampai ibu sadar, maksudku jika ibu memberi restu pada kita maka aku akan bersamamu."jelas gadis
"benarkah?"tanya Ken antusias
"iya benar dan lagi sebenarnya aku..aku..emm..aku.." ucap gadis gugup lalu menunduk
"aku.. apa gadis?" tanya ken tidak sabar sembari mengangkat dagu gadis meminta gadis agar tidak menunduk dan menatap ken
"aku .. aku juga mencintaimu" jawab gadis lirih
"apa?kamu bilang apa aku tidak dengar" goda ken
"ken.. dengarlah baik-baik... aku tidak mau mengulanginya lagi." jawab gadis memalingkan muka dari ken
"gadis tapi tadi aku tidak mendengarnya dengan jelas...hum...ucapkanlah lagi."pinta ken memelas dan mengarahkan wajah gadis untuk menatapnya
gadispun mengatur nafasnya dan menyiapkan hati serta jantung untuk mengucapkannya lagi.
"mengucapkan pelan saja sudah membuatku jantungan apalagi kalau mengucapkan keras-keras mungkin jantungku bisa lari maraton sampai finish" batin gadis
"ken aku mencintaimuu..sangat-sangat mencintaimu," kata gadis menegaskan perasaannya sembari menatap mata ken
Ken yang mendengar itu langsung menangkupkan kedua tangan di pipi gadis.
Menatap wajah gadis dengan mata berbinar-binar disertai luapan rasa senang yang sangat besar yang ken rasakan saat ini.
"benarkah?" tanya ken penuh kebahagiaan
"iya ken" jawab gadis lirih
ken langsung mencium kening gadis.
Gadis yang mendapatkan ciuman dia pun tersentak kaget, tapi sesaat kemudian matanya mulai menutup menikmati sentuhan bibir lembut ken di keningnya.
ken melepas ciumannya lalu menatap ke gadis kembali.
sebenarnya ada perasaan tidak percaya yang ken rasakan tapi setelah ciuman kening itu ken baru yakin kalau ini bukanlah mimpi.
Gadis yg merasa bahagia dengan ciuman kening, dia pun dengan beraninya mencium kilat pipi ken.
ken yang mendapat ciuman di pipi langsung memanggut bibir ranum gadis, menikmati bibir lembut gadis yang terasa manis menurut ken.
Ken melumat bibir gadis memaksa masuk kedalam mulut gadis dan melumatnya semakin dalam.
Ciuman yg tadinya halus kini beralih semakin panas. (eiittss tapi belum sampai liar karena ken masih harus menahan hasratnya)
Ken yg merasa gadis sulit bernapas, ken menghentikan ciumannya membiarkan gadis untuk bernapas.
Ken menarik tangan gadis membawa gadis ke sofa dan duduk bersampingan dengannya.
Ken yang melihat wajah gadis bersemu merah, merasa gemas dibuatnya.
"apakah ini ciuman pertamamu gadis?tanya ken menatap gadis
"emm..iya ken.." jawab gadis lirih
"jadi aku orang pertama yg mendapatkan ciuman dibibirmu ini gadis" ucap ken sambil mengusap lembut bibir gadis dengan jarinya
Gadis yang mendapat sentuhan ken dibibirnya, membuat wajahnya makin merah seperti kepiting rebus.
tiba-tiba Gadis menangis, air mata kebahagiaannya menetes turun tanpa disangka.
Gadis merasa bahagia karena akhirnya dia bisa menemukan lelaki yang akan menjaganya, melindunginya dan selalu bersamanya.
Meskipun gadis belum mengenal dekat ken,tapi gadis percaya jika ken adalah pria yang baik. pria yang akan bertanggungjawab pada gadis.
"kenapa kamu menangis, apakah aku melakukan kesalahan?" tanya ken sembari menghapus air mata gadis
"tidak ken kamu tidak salah, aku hanya merasa sangat bahagia" jawab gadis
ken langsung mencium kedua mata gadis, lalu mencium kedua pipi gadis dan yang terakhir melumat bibir gadis kembali mengecap rasa manis yang mampu membuat ken kencanduan
krieet...(suara pintu terbuka)
"oops maaf saya mengganggu..."ucap orang tersebut seraya membalikkan badan