THAT I WANT YOU

THAT I WANT YOU
I WANT YOU PART 27



Gadis mulai berjalan kearah nando..


Gadis mendekat kearah nando tapi sayang saat gadis sudah mulai mendekat ternyata nando pergi dengan menggandeng tangan wanita disampingnya.


Sepertinya nando tidak menyadari kehadiran gadis.


Gadis lamat-lamat mengamati wanita itu, gadis merasa mengenalnya tapi gadis tidak yakin benarkah wanita yg dimaksudnya saat ini.


Gadis ingin segera bertanya pada nando tapi dia mengurungkan niatnya karena gadis tidak ingin mengganggu nando.


Gadis memutuskan untuk kembali berjalan melanjutkan adegan pelariannya, hmm..entah kemana kakinya akan membawanya pergi menjauh kali ini.


bruuk...


"aduh.." teriak gadis dan anak kecil yg tanpa sengaja bertabrakan dengannya.


"dek.. kamu gapapa? maafin kakak tadi gak liat kamu jalan" ucap khawatir gadis


seketika gadis langsung menolong anak tersebut membantunya untuk berdiri sembari menepuk-nepuk celana anak itu yg kotor sehabis tragedi tabrakan tadi.. ya tabrakan dengan tubuh gadis yg 2x lebih tinggi dibanding anak itu..


"aku gapapa kak..hiks..hiks.." ucap si anak tersebut sembari menangis


"ehh.. kok menangis.. maaf-maafin kakak.. mana yg sakit?biar kakak bantu obatin .. maaf-maaf dek.." ucap gadis yg makin khawatir karena tiba-tiba si anak terisak menangis


"ndak kak.. aku.. aku menangis bukan karena kakak, hanya saja aku kesal dengan ibuku.."jawab si anak


"eh.. kenapa?" tanya gadis bingung


"soalnya... kak boleh duduk dulu gak? aku capek berdiri nangis sambil cerita.."ucap polos si anak sembari mengelap air matanya


"ah.. maaf-maaf.. yauda cari tempat duduk dulu ya.." ajak gadis dengan menggandeng tangan anak itu


"duduk situ aja kak.." pintanya dengan menunjuk bangku kosong ditepi jalan


mereka berdua pun duduk bersama


"jadi kenapa adek marah dengan ibu adek?"tanya gadis


"ahh iya .. maaf-maafin kakak.." ucap gadis yg sebenarnya sudah mulai gemas pengen nyubit karena sedaritadi ni anak gak cerita-cerita masalahnya malah nyuruh gadis mulu..


"ssstt.. stop kak!..daritadi maaf-maaf terus, lebaran udah lewat kak.. kenalkan namaku dinda kak... kalau nama kakak siapa?" tanyanya dengan mengulurkan tangan tanda perkenalan


"nama kakak gadis.. terus umur adek berapa?" tanya gadis yg mulai sadar diri sebelum disuruh nanya lagi sama anak itu sembari menyambut uluran tangannya.


"ihh ..kakak kenapa tanya umur .. kata temenku pertanyaan sensitif perempuan itu soal umur, soalnya takut dibilang tua kalau jawab umurnya.. ihh masak kakak gak tau sih" celetuknya lagi yg sukses besar membuat gadis tersenyum kecut menatap si anak


"gue pites juga nih anak.. hish! sabar gadis.. sabar.. "batin gadis yg mulai geram awalnya gemas pengen nyubit sekarang beralih pengen nyambit..😂😅


"eh ya..kak gadis..kenapa kakak tadi jalan sampe gak liat aku?emm?" tanya Dinda


"soalnya.. loh kok..sebentar.. kan harusnya kakak yg tanya adek.. kenapa adek marah sama ibu adek?" tanya gadis yg sudah mulai emosi karena hampir terpancing menceritakan kisahnya


"iish.. kak gadis gak sabaran nih..panggil aku dinda kak..D-I-N-D-A" ucap dindal


"baiklah DINDA, jadi apa masalahnya? kenapa marah sama ibumu?"tanya gadis emosi


"sabar kak jangan emosi ntar keliatan makin tua loh.. haahaha" ledek Dinda


"oke-oke aku jelasin kak.. jadi ibuku itu nyuruh aku menjauhi Nio, terus aku mesti berteman sama Rio dan ngelarang aku buat berteman sama Nio.. kan aku gak suka kalo gitu!" ucap dinda marah


"kenapa ibumu ngelarangmu untuk berteman dengan Nio?"tanya gadis penasaran


"karena kata ibu, Nio itu anak nakal sedangkan Rio anak baik, padahal ibu belum kenal Nio, kenapa bisa bilang Nio anak nakal, Nio itu baik kak, beneran.. Nio itu selalu baik sama Dinda.." jelas Dinda


mendengar penjelasan Dinda, gadis hanya bisa terdiam, menatap kosong arah mata dinda, ya.. karena masalahnya sama seperti gadis saat ini


"kenapa cerita dinda mirip sepertiku..." batin gadis


"kak! kok malah diem sih.. harusnya kak gadis itu kasih solusi bukan malah diem.. ish.. " ucap dinda marah sembari menepuk lengan gadis


"ah..iya-iya ma..eh oke jadi.." ucap gadis