THAT I WANT YOU

THAT I WANT YOU
I WANT YOU PART 19



" halo daniel" sapa gadis


"halo gadis ini aku ken, maaf aku menelponmu dengan menggunakan hp daniel karena hp ku sedang lowbet,..emm.. gadis apa kau baik-baik saja ?" tanya ken yg terdengar khawatir


"a..aku baik-baik saja ken.. kenapa kamu bertanya seperti itu?" tanya gadis gugup, takut jika ken sampai tau kalau gadis habis menangis


"iya gadis, aku juga tidak mengerti, tiba-tiba aku mengkhawatirkanmu" jelas ken


"tenang ken aku tidak apa-apa, sudahlah kau lanjutkan dulu kerjamu jangan memikirkanku, aku benar-benar baik-baik saja sekarang" ucap gadis


"baiklah, kau yakin tidak sedang menangis?" tanya ken


gadis pun terkejut mendengar pertanyaan ken,


"kenapa ken bisa tau, apa ken memasang CCTV diruangan ini?" batin gadis sembari mengedarkan pandangan melihat sekeliling ruangannya


"gadis ... kenapa kau terdiam ? benarkan kau tidak menangis saat ini?" tanya ken lagi


"tidak ken aku tidak menangis, malahan aku tersenyum karena di telpon olehmu" ucap gadis mengalihkan pembicaraan ken


"emmm ... kau mulai pandai merayu gadis,, baiklah kalau begitu, aku harus kembali meeting lagi, jaga dirimu baik-baik dan jangan lupa kabari aku atau daniel jika terjadi sesuatu kepadamu." pinta ken


"iya ken, selamat bekerja." ucap gadis lalu mematikan sambungan telpon ken


gadis kembali menatap ibunya dan merawat sang ibu sembari menunggu pemeriksaan rutin dokter kepada ibunya.


malam semakin larut, dan waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. gadis yg sudah merasa sangat lelah, akhirnya memutuskan untuk tidur di ranjang yang berada tepat di samping ranjang ibunya.


Gadis mulai tertidur terlelap tapi tiba-tiba gadis merasa ada yg menyentuh pipinya, lalu merasakan benda kenyal menempel di keningnya.


Gadis yg masih merasa mengantuk akhirnya hanya melenguh dan masih memejamkan matanya.


tapi sesaat kemudian dia merasakan sentuhan lagi dipipinya membuat gadis mengerjapkan matanya dan membuka matanya untuk melihat siapa yg menyentuhnya.


"ken.." sapa gadis dengan suara serak sehabis bangun tidur


"maaf gadis apa aku membangunkanmu?" tanya ken dengan mengusap lembut rambut gadis


"emm.. tidak ken..kenapa malam-malam kamu kesini?" tanya gadis sembari terduduk menyandarkan punggung


"emm.. aku hanya merindukanmu" jawab ken tersenyum menatap gadis


pipi gadis pun merona merah karena jawaban ken. gadis hanya bisa menunduk malu menyembunyikan wajahnya yg pasti sudah seperti kepiting rebus.


"emm.. kenapa kamu menunduk.. gadis aku ingin mengajakmu kencan, maukah kau malam ini keluar bersamaku?" ajak ken


"tenang saja gadis, aku sudah meminta suster untuk menjaga ibumu di ruangan ini lalu aku juga sudah menyuruh bodyguard ku untuk berjaga di depan ruangan ini, jadi kamu tidak perlu khawatir, dan untuk perginya kemana itu rahasia" jelas ken


"emm.. bagaimana ya.." ucap gadis masih berfikir


"kumohon gadis, mau ya..hmm" pinta ken memohon


gadispun mengangguk dan menerima ajakan dari ken. karena ken sudah berusaha untuk menyiapkan segalanya untuk gadis, tentu saja gadis tidak ingin mengecewakan ken.


cup..ken mengecup kilat bibir gadis


Ken bahagia karena gadis mau menyetujui ajakan kencan dadakannya.


"gadis aku hanya ingin menghiburmu karena aku melihat matamu yg sembab dan ada bekas air mata saat kamu tidur tadi, apa yg kamu sembunyikan dariku gadis" batin ken


mereke berdua pun berjalan menuju mobil ken. ken membukakan pintu mobil untuk gadis. gadis yg diperlakukan seperti itu hanya bisa tersenyum


.setelah memastikan gadis masuk ke mobil, ken beralih memasangkan seatbelt untuk gadis, memastikan gadis duduk dengan aman dan nyaman lalu mengecup kening gadis.


"emm...romantis sekali kamu ken" batin gadis dan author secara bersamaan😄


ken memutup pintu mobil gadis dan berjalan masuk mobil lalu duduk di kursi kemudi.


ken mulai melajukan mobilnya membawa gadis ketempat yg pasti akan gadis sukai.


"ken kamu akan membawaku kemana?" tanya gadis


menatap ken yg terlihat tampan duduk dibelakang kemudi dan tatapan mata yg fokus melihat jalan didepannya.


"itu rahasia gadis" jawab ken menatap gadis sekilas lalu beralih menatap jalan dan fokus untuk mengemudi


"tapi kita hanya berdua, apa kamu tidak takut, mengemudi malam-malam begini?" tanya gadis


"siapa bilang kita berdua lihat mobil dibelakang, itu adalah mobil bodyguard yg mengawalku." jawab ken


"astaga orang kaya mah bebas, kemana-mana selalu dikawal seperti presiden saja" ucap gadis dengan entengnya


Ken pun tertawa mendengar ucapan gadis. sedangkan gadis hanya mengerutkan kening bingung mendengar ken tertawa, menurut gadis ucapannya tadi itu serius bukan guyonan.


"ken tapi nanti jika aku mengantuk kita akan tidur dimana?" tanya gadis


"tentu saja tidur di tempat tidur, apa kau ingin tidur bersamaku gadis?" goda ken