THAT I WANT YOU

THAT I WANT YOU
I WANT YOU PART 4



"cepat segera bawa kesini!" perintah ken tegas


Ken baru saja menelpon bawahannya untuk segera membawa makanan dan pakaian untuk gadis. meskipun ken sendiri tidak tau apa yg dia bawa nanti gadis akan suka. tapi paling tidak gadis akan membutuhkannya pikir ken.


di dalam ruangan gadis duduk di sisi ranjang ibunya. gadis menatap lekat mata sang ibu yang terpejam, gadis berharap agar ibunya segera bangun dari tidur panjangnya dan menatapnya kembali seperti dulu.


gadis menatap sendu ibunya, membisikan kata-kata rintihan dan kekuatan agar sang ibu cepat sadar. berharap ibunya bisa membuka matanya kembali dan menatap anak gadisnya.


"ibu, gadis kangen ibu, bangun ya bu," bisik gadis ke telinga ibunya


lelehan airmata gadis lagi-lagi turun seperti hujan tak ingin segera mereda. Gadis berusaha untuk tegar, memaksakan merekahkan senyum dibibirnya,gadis bersenandung seperti memberi lagu penghantar tidur untuk ibunya agar tidur terlelap seperti dirinya dulu. Gadis ingat, waktu kecil ibunya sering bersenandung untuknya agar bisa tertidur lelap dan besoknya bisa bangun dengan ceria. itulah yg gadis harapkan berharap ibunya besok bisa bangun dengan bahagia.


tanpa disadari gadis mulai ikut tertidur di tepi ranjang dengan menggenggam tangan ibunya.


tok..tok..tok (suara ketukan pintu)


karena tidak ada yg membukakan pintu. akhirnya seorang tersebut masuk ke dalam.


"cantik sekali saat kamu tidur gadis"gumam nya dengan memandang gadis cantik yg terlelap tidur


tanpa sadar jemari orang itu menyentuh lembut pipi cantik gadis tidur. dia menyentuh dari mata lalu menghapus bekas airmatanya.


"hmm cantik" gumamnya


tapi tiba-tiba mata gadis itu mengerjap menyadari akan adanya sentuhan dari seseorang


"ken.." sapanya dengan masih setengah sadar


ken langsung menarik tangannya dari pipi gadis.


"aku membawakan pakaian dan makanan untukmu" ucap ken seraya menyerahkan paper bag yg dia bawa


"ooh terimakasih..biar aku taruh dimeja,nanti akan kumakan"ucap gadis seraya mengambil paper bag dari tangan ken


"aku hanya tidak ingin kamu sakit"ucap lembut ken dengan menatap mata cantik gadis


"oo.ooke ba-ik..baiklah" ucap gadis gugup


Ken menarik gadis untuk duduk di sofa, gadis hanya bisa menurut dan menunduk memastikan bahwa degup jantungnya tidak terdengar oleh ken.


"jantungku diamlah sejenak" batin gadis


"ayo duduklah" kata ken sembari mendudukkan gadis disofa lalu dia beralih duduk dihadapan gadis


gadis yang sedaritadi masih berdebat dengan jantungnya, jantungnya yang tidak bisa diajak berkompromi malah makin cepat debarannya. gadis masih terdiam dengan memegang dadanya


"ayo cepat dimakan apa mau aku suapin" goda ken seraya tersenyum menatap gadis yg masih terdiam


gadis kaget melihat ken tersenyum, ini baru pertama kali,gadis lihat ken tersenyum.


"astaga lesung pipi nya, kenapa ken makin tampan"gumam gadis seraya menatap ken


"kamu bilang apa?" tanya ken memastikan apa yg diucapkan gadis


gadis yg tersadar langsung menjawab


"a.aaahh... bukan apa-apa" jawab gadis sambil menggeleng dengan cepat


mereka akhirnya makan bersama sembari mengobrol ringan dan penuh senyuman.


(maklum sigadis masih malu-malu jadinya senyam senyum doangπŸ˜„)


(cieehh orang yang lagi jatuh cinta mah gitu pembahasan gak bermutu, tetap aja jadi sangat bermutu kalau dibahas berdua dan buat senyum-senyum sendiri ..eh berdua deh kan ngobrolnya berdua...πŸ˜‚πŸ˜‚)