THAT I WANT YOU

THAT I WANT YOU
I WANT YOU PART 24



Gadis berlari keluar dari ruang rawat ibunya. Dia begitu tergesa-gesa berlari sembari melihat kanan-kiri seperti mencari seseorang. ya, dia harus lari mengejar seseorang yg benar-benar harus ia temui saat ini.


Ckiitt...(suara rem mobil)


"apa yg terjadi ?" tanya ken kepada sopir karena mendadak menginjak rem menghentikan laju mobilnya


"itu tuan, nyonya gadis.."jawab sopir yg belum selesai bicara, langsung dipotong oleh ken yg telah bergegas keluar dari mobil


Ken langsung menghampiri gadis, menarik tangan gadis menjauh dari mobil lalu memeluknya.


"gadis!apa yg kau lakukan,,kenapa kau berdiri menghadang mobilku..kau mau membuatku khawatir..apa kau baik-baik saja?" tanya ken khawatir dengan menahan emosinya


"aku..aku baik-baik saja ken.. emm..maafkan aku.. tapi ken..ada sesuatu yg mau aku kasih ke kamu.." ucap gadis


"hmm.. apa?" tanya ken yg masih memeluk gadis


"emm..tapi sebelum itu bisakah kau melepaskan pelukanmu dulu.. kau memelukku terlalu erat ken .." pinta gadis.


"oh.. maaf..maaf sayang" ucap ken sembari melepas pelukannya


Gadis memberikan paper bag pada ken. Ken pun meraih menerima paper bag gadis


"ini apa?" tanya ken sambil melihat isi paper bag itu


"untukmu.. tapi..tapi bukalah nanti saat kau sudah sampai dirumah.." jawab gadis dengan tersipu malu


"emm.. baiklah.. tapi untuk apa kau memberiku ini?"tanya ken


"itu...itu hadiah untukmu karena selama ini kau telah menjagaku dan ibu.." jawab gadis lembut menatap mata ken


"sayang.. menjagamu itu adalah tugasku, jadi kau tak perlu memberiku hadiah seperti ini.." ucap ken dengan kedua tangannya memegang pipi gadis


"emm..tidak apa-apa ken anggap saja ini hadiah untukmu sebagai tanda agar kau bisa terus memikirkanku.." ucap gadis dengan tersenyum


Ken pun mencium bibir gadis, ciuman semakin dalam tapi sebelum ciuman ken menjadi tak terkendali , gadis langsung menghentikannya, gadis tak ingin ken lupa ingatan,kalau sebenarnya dia harus segera pergi.


"ken.. kau harus segera pergi, bukannya tadi kau bilang harus segera pergi." ucap gadis


"ck! kenapa harus ada yang penting saat ini" ucap ken kesal


gadis mencium pipi ken sembari berkata"hati-hati ken"


ken bergegas pergi meninggalkan gadis. gadis pun berjalan masuk menuju ruang rawat ibunya.


"apa maksud ken tadi saat di dalam ruangan ibu?," batin gadis


ya saat tadi ken berada diruang rawat ibu anggita, ken hampir menjelaskan siapa dirinya sebenarnya, tapi apa mau dikata sebelum ia menjelaskan ponselnya berbunyi dan itu adalah panggilan penting untuknya, maka dari itu ken bergegas berpamitan keluar dari ruang rawat ibu anggita.


"ibuuu..."ucap gadis yg langsung memeluk ibunya.


"ibu ..apa ibu baik-baik saja? apa ibu lelah? apa ibu ingin makan sesuatu?atau apa ibu mau gadis belikan sesuatu?hmm..." tanya gadis penuh antusias


"ahh.. sakit tau..! ibu lihat nando mencubitku.. ibu marahi nando bu.. " pinta gadis memelas pada ibunya


ibu anggita hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku mereka berdua. betapa rindunya ibu anggita melihat mereka seperti ini.


Apalagi bisa melihat gadis, putri tersayangnya.


sungguh tidak ada yg lebih menyenangkan daripada hal seperti ini, ibu anggita begitu bahagia melihat anak kesayangannya masih sama seperti sebelumnya, masih tersenyum penuh kasih meskipun selalu berakhir pertengkaran jika bersama nando tapi meski begitu mereka tetap saling sayang satu sama lain.


"ibu rindu melihat kalian berdua seperti ini.." ucap lembut ibu anggita


" kami juga rindu ibu" ucap mereka berdua dengan memeluk ibu anggita bersama


mereka pun bercanda dan bercengkrama bersama, padahal seharusnya ibu anggita harus segera istirahat, tapi sepertinya tidak untuk saat ini, karena melepas kerinduan dan menikmati kebahagiaan mereka saat ini jauh lebih penting dibanding segalanya.


"Nando, terimakasih ya..." ucap ibu anggita


"untuk apa tante?" tanya nando


"karena kau telah menjaga gadis sampai saat ini." ucap ibu anggita


"emm.. tante,kita kan keluarga jadi sudah seharusnya untuk saling menjaga.." jelas nando


"keluarga?emm.. nando..apakah kau mau menjadi keluarga resmi tante?" tanya ibu anggita


"maksud tante?"tanya nando bingunv


"maksud ibu?" tanya gadis yg juga ikut bingung mendengar pertanyaan ibunya


"maksud ibu.. ibu mengharapkan nando agar menikahimu gadis.." jawab ibu anggita


"tapi ibu gadis tidak.."ucap gadis tapi langsung dipotong oleh ibunya


"gadis sayang.. waktu ibu menemanimu disini sudah tak banyak lagi sayang..kau tau itu kan.." ucap lembut ibu anggita sembari memegang tangan gadis


"tapi tante..nando.."ucap nando


"ssstt.. tolong nando.. hanya itu yg ibu inginkan saat ini.. ibu ingin gadis dijaga oleh orang yg ibu kenal dan itu adalah kamu nando.. ibu mohon.."ucap ibu anggita memohon pada nando


Mereka berdua pun hanya bisa terdiam tanpa berbicara sepatah katapun mendengar permohonan ibu anggita.


"ibu lelah sayang, ibu istirahat dulu ya" ucap ibu anggita yg disambut anggukan gadis


Gadis pun membetulkan selimut ibu anggita, sungguh pikiran gadis telah melayang berpusat kepada ken.


"ken..aku harus bagaimana? apa aku harus menuruti permintaan ibu saat ini,karena apapun yg dipilihkan oleh orang tua kita pasti itu yg terbaik untuk kita.. ya gadis benar.. pasti ibu lebih tau yg terbaik untukmu.." batin gadis bimbang bertanya pada dirinya


"ken maafkan aku..." rintih pelan suara gadis ...