SURRENDER

SURRENDER
Part 21 Gemi, Sean, & Rhea



" Apa yang Lo lakuin setelahnya? Lo malah dorong dia kejalan. Karena dorongan Lo, dia tertabrak mobil yang sedang melaju kencang... Abis Lo bikin dia sekarat Lo pergi.. emang IBLIS LO RHE... "


" Gue yang sayang tulus sama dia, tapi dia lebih milih Lo yang gak pernah menghargai apa yang udah dia kasih ke Lo. Lo renggut dia dari gue. Gue terima kalau dia sama Lo, asal dia tetep ada didunia ini. Gue gak terima, Lo bikin dia pergi. Lo tau... "


" Jika bukan karena permintaan terakhir dia, gue pasti udah masukin Lo ke penjara. Lo udah nyakitin orang sebaik dia demi berengsek itu. Tapi apa balasan dia buat Lo, di ujung nafasnya.. dia masih mikir kalau Lo gak sengaja. Padahal Lo sengaja dorong dia dan kabur setelahnya. Dia tetep kekeuh minta gue buat gak masukin Lo, kurang apa dia SIALAN. Bahkan Lo gak ada niatan buat minta maaf ke keluarganya. HARI INI TGL 30 NOVEMBER JAM 10:00 AM MENGHEMBUSKAN NAFAS TERAKHIRNYA, SUDAH GENAP 2 TAHUN SEAN SAKHI ALFATH PERGI. DAN LO MASIH BUTA SAMA KENYATAAN, MARAH PADA ORANG YANG SALAH. TAK MEMINTA MAAF KEPADA KELUARGA SEAN DAN KORBAN TABRAK LARI DIHARI ITU. EMANG BRENGSEK LO RHE... IBLIS.. PEMBUNUH.. "


TES


TES


" Dan bodohnya Lo marah sama gue dan masih berfikir gue rebut si Rafa brengsek itu. "


" LO EMANG AMBIL DIA. "


" TERSERAH LO MAU BILANG APA, NYATANYA LO MASIH SAMA. ADA TAPI TAK MELIHAT. FACT NOT FAKE. BUKA MATA LO, CARI DAN LIAT. JANGAN SAMPAI LO SADAR, SEMUA SUDAH TERLAMBAT. TAK ADA YANG TAU APA YANG TERJADI KEDEPANNYA, TERMASUK PADA GUE. "


" Gue udah peringatin. "


Gemi berlaku pergi dari sana dengan langkah tertatih. Sambil melambaikan tangan tanpa menoleh ke belakang.


" MAU KEMANA LO. "


" PENGECUT. "


" PEMBOHONG. "


" PENIPU. "


" PENGHIANAT. "


" DASAR SIALAN LO GEM. "


" GEMINTANG........ "


Melihat Gemi yang berlalu begitu saja trus berteriak memaki Gemi. Hingga punggung Gemi tak terlihat lagi.


" Gue gak akan lepasin Lo Gem, Lo salah dan akan selalu begitu. Harusnya dari awal Lo itu gak ada diantara keluarga gue. " batin Rhea dengan tangan mengepal kuat dan berlalu dari sana juga menuju kelasnya sendiri.


 


Bel pulang berbunyi, semua murid berhamburan keluar kelas menuju parkiran dan gerbang sekolah. Semua murid berjalan di koridor sekolah, saling bersinggungan satu sama lain.


" Gala... "


" Eh, kenapa Rhe? "


" Iya itu dia. "


" Pulang bareng? "


" Hem. "


" Ya udah ayo. "


" Ayo. "


Mereka berdua pun melanjutkan langkahnya menuju parkiran, mereka akan pulang bersama.


" Ngomong-ngomong gimana hubungan Lo sama Gemi? gue denger dari anak-anak Lo jengukin dia. "


" Iya kemarin gue jengukin dia di UKS. Kenapa emangnya? "


" Gue gak suka liatnya. " ucap Rhea manja sambil menggenggam tangan Gala.


" Gak suka ya gak usah di lihat. Selesai. " Gala melepaskan genggaman tangan Rhea dari telapak tangannya.


" Kok dilepas sih? "


" Gak nyaman dilihat orang. Lagian Lo juga yang minta gue deketin dia. "


" Iya gue yang minta, tapi tetep aja gue gak suka liatnya. Gue cemburu Gala, ngerti gak sih. " rengek Rhea dengan menghentak-hentakan kakinya.


" Ya kan Lo yang minta. Resiko dong. "


" Tapi aku gak suka. Lo jadi suka dia beneran ntar. "


" Kalau iya kenapa? kan Lo yang minta gue deketin dia, nembak dia. Dia sekarang pacar gue, wajar dong gue suka dia. Lagian gue udah pacaran sama dia hampir 2 tahun meski jarang kontrak. "


" Kok gitu ngomongnya? katanya Lo gak bakal suka. "


" Bukan mau gue, Tuhan yang nentuin hati. "


" Ih, kesel gue sama Lo. Gue mau Lo putusin dia hari ini juga. "