
Tok tok tok…
Suara kaca mobil diketuk oleh Sita, lalu dibuka dari dalam. Dan ternyata dikursi penumpang ada seorang gadis cantik yang tersenyum manis kearah Sita. Namun Sita sama sekali tak menghiraukannya.
"Masuk ! " titah kakaknya Sita.
"Kak, anterin temenku sekalian yah. " ucap Sita dengan gaya memelas.
"Mana rumah nya? Kakak buru buru soalnya. "
Nathan kakak Sita seperti tidak suka dengan keberadaan Jelita, begitupun dengan wanita disampingnya. Hingga membuat Jelita merasa tidak enak.
Dengan suara pelan namun masih dapat didengar Nathan, Jelita berbisik pada Sita.
"Ta, aku pulang naik angkot aja deh. Soalnya aku juga masih mau ke Gramed, jadi kamu duluan aja yah!! "
"Emm… gt ya! Ya udah deh aku ikut kamu ke gramed, aku juga mau beli komik naruto dulu. "
Jelita sekilas berfikir tentang komik kesukaan nya Sita.
' hah !! Nie orang suka komik naruto ya. Kok baru tau aku, kayak Kenzie aja, sukaan nya naruto. ' Kata hati Jelita heran.
"Gimana Ta, jadi ikut pulang gak? " Nathan bertanya kepada Sita sebab adiknya itu tak kunjung masuk mobil.
"Kita mau ke gramed dulu kakak mau anterin gak? Kalo enggak ya udah, kita naik taksi aja. Yuk ah Jel! "
Tanpa basa basi Sita langsung menarik tangan Jelita dan menjauhi mobil Nathan.
Sedangkan Nathan dan gadis yang disamping nya hanya melongo melihat Sita dan Jelita pergi tanpa pamit.
"Dasar bocah !! Udah lama nungguin disini, malah kabur. Huhff.. !! " Nathan nampak kesal, ia menarik nafas kasar, lalu tancap gas dan segera berlalu dari tempat itu.
Dan kini Sita bersama Jelita sedang berkeliling di gramedia demi mencari buku buku yang mereka inginkan.
Setelah puas berkeliling mereka segera membayar belanjaan masing masing, lalu mereka pulang menggunakan taksi online. Sita mengantar Jelita terlebih dahulu, setelahnya ia pun pulang kerumah.
*
*
Hari ini Jelita sangat bersemangat, sebab hari hari yang ia nantikan tiba juga. Barang barang yang akan ia bawa ke Solo sudah masuk koper satu persatu, rencana nya nanti ia akan pulang dengan travel.
Berangkatnya sekitar jam empat sore, namun sedari pagi tadi ia sudah sangat exaited. Kemarin Jelita sempat bertanya kepada Sita, apakah temannya itu jadi ikut ke Solo atau tidak.
Dan ternyata Sita tidak mendapat ijin dari kakaknya, malah justru sang kakak ingin mengajak Sita berlibur ke Bali tempat kakak perempuan mereka.
"Eyang, Jelita tinggal dulu sebentar ya. Eyang jaga kesehatan selama Jeli tidak disini, gak usah terlalu capek capek. Biar mbak nanti yang bantu jaga toko."
"Iya nduk, eyang akan baik baik saja kok. Eyang titip salam buat ibuk dan bapakmu yo, kalau mereka ada waktu suruh maen kesini, eyang kangen sama mereka semua. "
"Iya eyang, nanti Jeli sampaikan ya yang. "
"Sudah kok yang. Oh itu mungkin mobil travel nya, biar Jeli lihat dulu ya yang. " dengan semangat Jelita berlari kedepan untuk memastikan, apakah mobil travel nya sudah sampai apa belum.
Thin.. Thin..
Benar saja, ada mobil travel yang parkir didepan rumah eyang Ningsih dengan membunyikan klakson nya. Sebagai tanda bahwa mobil sudah siap.
Melihat Jelita membuka gerbang rumah eyangnya, sopir travel pun ikut turun, ia membawa secarik kertas dan bolpoin.
"Permisi, atas nama nona Jelita. " tanya pak sopir memastikan.
"Iya pak betul, dari travel ya? " tanya Jelita memastikan.
"Iya mbak, silahkan tanda tangan dulu disini. " ucap sopir itu sembari menyerahkan kertas dan bolpoin pada Jelita.
Setelah selesai, Jelita segera mengambil barang barangnya dari dalam, sekalian pamit kepada eyangnya.
"Eyang, Jeli berangkat dulu ya. Eyang jaga kesehatan disini ! " Jelita menyalami dan mencium punggung tangan eyangnya.
"Iya nduk, kamu juga ya. Eyang doakan supaya perjalanan nya lancar dan selamat sampai tujuan. "
"Amin"
Setelah berpamitan, Jelita segera menaikkan barang barang nya dengan dibantu oleh pak supir. Lalu ia segera duduk di nomer kursi yang sesuai ia pesan.
Saat mobil mulai bergerak maju, tiba tiba saja pundak Jelita ditepuk dari belakang.
Puk.. Puk.. Puk..
Seketika Jelita pun menoleh kebelakang.
•
•
•
•
•
•
•
...Kira kira siapa ya yang menepuk pundak Jelita, ya udah kita lanjut di Chapter selanjutnya... ...
... 👋👋👋...