Snow

Snow
Bab 9#



aku masuk kedalam rumah dan melihat mama yang sedang menyiapkan makan malam untukku.


"mama ngapain kan mama sakit jangan capek capek kesya aja yang bantu bik siti nyiapin makanannya mama duduk aja"aku sangat khawatir dengan mama karena beberapa hari ini tubuh mama sangat lemah.


"gak apa apa sayang ,kesya bersih bersih diri dulu aja abis itu kita makan bareng bareng yah,oh iya kamu pulang sama siapa kok mama denger bunyi motor di luat tadi"mama menanyakan tentang yang mengantarku karena aku basanua naik taxi saat sendiri.


"ituh temen kesya namanya bagaskara dia temen baru kesya,gak papa kan ma kalok dia antar atau jemput kesya ke sekolah?"aku bertanya pada mama karena takut mama tidak setuju,tetapi mama tersenyum dan mengizinkannya.


aku naik ke kamar dan langsunh mandi ,setelah selesai aku melihat ada notifikasi pesan dari nomer yang gak ku kenal,aku bales pesan itu dengan bertanya(siapa?).


bagaskara:(aku bagas cuma mau ngingetin ,kamu capek karena masalah hari ini kamu istirahat lebih awal ya,juga jangan lupa makan)


aku:(iya udah tau ,aku udeh gede tau dasar bagaskara bawel๐Ÿ˜‘).


bagaskara:(๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜Š๐ŸŒน).


aku turun dan mendatangi mama yang sudah menungguku di meja makan ,aku makan malam bersama dengan menu istimewa malam ini khusus mama yang memasknya untukku.


kesokan paginya bagas menjemputku,dia bertemu dengan mama dan mengobrol bersama.aku turun dan menemui mereka.mama menawarka bags untuk sarapan bersama kami tetapi dia menolaknya karena malu.


"udah ayo makan bareng ,aku maksa kamu loh bagskara"aku memaksanya dan mengandengnya menuju meja makan.


"kalian masi temenan atau udah pacaran"tanya mama sambil tersenyum ke arah kami berdua.


"masih proses tanten doain aja yah"jelas bagas pada mamaku dengan sedikit melirikku.


aku tidak mengerti mengapa arya menanyakan hal ini padaku tapi aku tetap menjawabnya dengan jujur bahwa yang arya katakan benar.arya mulai ingin bertanya lagi padaku tetapi pagi ini kelas di isi 1 pelajaran seperti biasa selama 1minggu ini.


arya terus menatapku selama jam pelajaran dengan gelisa.aku berhenti melihatnya dan fokus pada pembelajaran.jam pelajaranpun berakhir arya langsung menarik bagaskara keluar kelas.setelah beberapa menit sindy datang memanggilku yang masi di kelas.


"kesya... ayo kami ikut aku ini masalahnya gawat ayo ikut buruan"sindy sangat panik dan menarik narik tanganku.


"ada apa sih sindy kamu tarik tarik aku ,apanya yang gawat"aku bertanya pada sindy karena penasaran.


"arya sama bagas berantem dan ini ada hubungannya sama kamu ,ayo buruan"sindy memberi tahuku dan semakin panik.


aku terkeju kenapa mereka berantem dan sindy bilang semua ini ada hubungannya sama aku.aku berlari menuju ke arah arya dan bagas berantem.aku melihat arya dan 1 temanya memukuli bagas sampai terjatu,aku menghadang arya dan temannya untuk berhenti memukuli bagas.


aku membentak arya dan bertanya kenapa dia memukuli bagas.arya memegang ke dua lenganku dengan gemetar dan meminta pejelasan tentang berita tentang aku dan bagas berpacaran.


"trus kenapa emang kalok bagas emang bener pacar aku,kita jadian juga udah lama bahkan sebelum bagas pidah ke sekolah ini kita udah pacaran "aku berbohong pada arya untuk melindungi bagas.


"kamu udah jadia lama sama bagas ?,kesya kamu tau gak aku suka sama kamu sejak lama .saat yang lain jauhi kamu aku slalu berusaha ada buat kamu, kenapa kamu gak bisa bales perasaan aku"arya mengutarakan perasaannya padaku di depan banyak orang dengan tatapan kecewa padaku.


"aku gak bisa rasin karena aku cuma anggep kamu sebagai kakak aku gak lebik dan sekarang kalok kamu beneran sayang sama aku relain aku.karena aku sayang sama bagas,jangan ganggu bagas lagi ya arya"aku menjelaskan perasaanku pada arya hanya sebatas kakak tidak lebih.


arya menatapku lalu pergi ,arya dan 1 temannya di panggil oleh guru BK dan mendapat hukuman scoresing 3 hari oleh guru.