
"aku mengerti rara kamu jangan khawatir,karena aku dan bagaskara tidak akan putus hanya karena sebuah foto foto sampah ini dan jika memang bagas menyukaimu untuk apa dia menemaniku dalam kesusahanku,berhentilah bersikap lemah dan menjadi korban"aku berbicara dengan tegas terhadap rara.
"tetapi jika kamu tidak putus bagaimana kami bisa bersama bahkan bagas sudah pernah tidur denganku ,aku hanya ingin dia bertanggung jawab"ucap rara dengan memelas.
semua teman kelasku melihatku sebagai penghalang dalam hubungan mereka.
"rara kamu sampai menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam masalah ini,kalau perkataanmu memang benar maka berarti kamu adalah gadis ****** perusak hubungan orang apa kamu tidak malu"aku berbicara dengan lantang hingga semua orang dapat mendengarnya.
bagas akhirnya datang dan segera menolak tuduhan rara dan menjelaskan bahwa foto itu di ambil ketika rara mengungkapkan perasaanya pada bagas,tetapi bagas menolaknya .rara yang tidak terima langsung mencium bagas dan ada seseorang yang memfotonya.
setelah bagas menceritakan kejadiannya,semua orang mulai paham dan tidak percaya rara bisa melakukan itu semua.seketika rara menangis dan bertanya mengapa bagas tidak dapat menerima cintanya padahal dia adalah putri dari orang terkaya ke 2 di kotaku setelah keluarga bagas.
"rara maaf aku menolakmu karena aku sudah menemukan hati dan hidupku,sebaiknya kamu mulai mencari cinta yang juga bisa mencintai kamu"bagas menjelaskan pada rara.
"bagas dari kecil keluarga kita sudah dekat,kita juga sering bermain bersama,tapi kamu belum bisa nerima aku .aku udah sukak sama kamu dari dulu gimana caranya untuk mencintai yang lain,kesya ini semua karena kamu"rara menghampiriku dan ingin mencekikku tetapi bagas segera mendorongnya hingga jatuh.
guru pundatang dan membawa rara ,rara terus memberontak hingga ayahnya datang dan menamparnya di depan banyak orang.setelah kejadian itu rara tidak perna lagi masuk sekolah.
"gak terasa ya kita udah mau lulus ,ujian juga sudah selesai kita hanya tinggal menungu hasilnya sajah"ucap arya padaku,sindy dan juga bagas.
"iyah aku akan sangat rindu di mana kita dapat duduk bersama seperti ini"bagas menyahuti arya.
waktu sekolah memang sudah akan habis ,seperti biasa sehabis pulang sekolah aku dan bagaskara menjenguk mama di rumah sakit.sebelum mama akan di oprasi ,mama mengalami koma dan kondisinya mulai melemah.akhirnya mama tidak dapat di oprasi karena kondisinya itu,aku sangat sedih tapi aku tetap optimis akan kesembuhan mama.
"kesya kita pergi makan kamukan belum makan ,mama kamu nanti sedih kalau kamu makannya telat terus"bagas mengajakku untuk pergi makan karen setiap pulang sekolah aku selalu telat makan.
"yah uda ayo kita ke mana ,makan di tempat biasa aja gimana"aku mrngajak bagas maka di tempat pertama kali bagas mengajakku makan.
setelah beberapa hari akhirnya pengumuman nilai kelulusan ,bagas menempati peringkat pertama ,aku ke dua,sindy ke tiga dan arya peringkat ke 19.kami semua lulus dan berencana akan berkuliah di tempat yang sama.
"yes ternyata aku ada peningkatan coba kalian lihat sekarang aku sudah bisa masuk ke 20 besar,karen aku sangat senang aku akan traktir kalian makan siang"arya sangat gembira dengan peringkatnya.
kami mengobrol bersama membahas tentang kuliah yang cocok untuk kami dengan smbil berjalan menuju kantin untuk traktiran arya.tiba tiba handphoneku berbunyi dan aku mendapat berita buruk dari rumah sakit .