Snow

Snow
Bab 28 #



Kesokan harinya,aku merasa sangat lemas sedikit pusing bahkan mual.aku yakin mungkin karena beberapa hari ini aku sering menangis dan stres.hari ini hari pertama aku masuk kuliah ,bagaskara ternyata sudah dari lama mendaftarkanku.


"Udah siap belum berangkat ke kampus bareng calon suami"bagas mulai bercanda.


"Hehehe siap banget ayo"aku mengandeng tangan bagas.


"Ehem cie yang udah mulai gandengan"papa merayu kamj berdua.


"Yah harus dong pa nanti kalau kesya mau jatuh bakal ada bagas yang nahan biar gak jadi jatuh"bagas menjawab papa sambil tersenyum.


Di sela sela kami tertawa pandanganku mulai kabur.aku terjatuh pingsan di depan papa ,bagas juga tante ratna.aku tidak dapat bangun tetapi sebelum benar benar pingsan aku mendengar mereka memangil manggil namaku.


Saat aku membuka mata aku sudah terbangun di rumah sakit dengan infus di tanganku.


"Maaf yah aku tiba tiba pusing tadi"aku duduk dari tidurku.


"Gak apa apa mulai sekarang kamu harus banyak banya istirahat yah,papa sama mama gak keberatan kok dengan kondisi kami"ucap bagas.


"Hah maksudnya?"aku tidak mengerti apa yang bagas katakan.


Bagas langsung memelukku dan mulai berbisik.


"Sayang kamu hamil"suara bisikan bagas.


"Hah hamil kok bisa"aku terkejut.


"Emm di london malam sebelum ke rumah mama, kita kan...sekarang usianya sudah pas 1 bulan emangnya kamu gak ngerasa mual mual yah"tanya bagas padaku.


Aku bercerita pada bagas bahwa aku perna merasa mual saat baru sampai dari london selama 3 minggu tetapi sudah mulai mendingan.


Di kamarku :)


"Ohh jadi begini aku paham paham,kenapa kamu tidak menjelaskan dengan benar"ucapku yang sedang di ajari bagas.


"Hehehe kesya tadi kan aku udah jelas banget jelasinnya ,yaudah aku bakalan lebih rinci lagi"bagas dengan sabar mengajariku.


"Tadi kamu ada cerita seru apa di kampus"aku memang sering bertanya tentang kegiatan bagas saat dia kuliah.


"Hari ini emm... gak ada yang sepesial ,yaudah ayo kamu harus tidur udah malem kata mama kan gak boleh terlalu lelah"bagas mulai sering menasehatiku sejak mengetahui kehamilanku.


"Hehehe iyah calon papa ,yaudah aku tidur kamu juga tidur sanah udah malem besok masih harus kuliah"aku menasehati balik.


Bagas mencium keningku dan pergi ke kamarnya.2 bulan lagi kami akan segerah menika ,sebelu perutku semakin membesar.


Paginya ☀️


Seperti biasa arya sudah menunggu bagas di ruang tamu.arya juga sarapan di rumah kami.pagi ini arya membawa beberapa buah buahan yang baik untuk aku yang sedang hamil.


"Arya makasih yah buahnya,kamu sampai repot repot sih"ucapku pada arya.


"Ehh enggak kok ,mana ada ngerepoti biasa ajah lagian banyak makanan yang bervitamin bagus buat ibu hamil"arya memberi tahuku.


"Iya iya makasih yah,emm hehehe aku udah sama bagas ,sindy juga udah punya tunangan trus kamu kamu kapan arya"aku mengejek arya.


"Belum tau mungkin belum waktunya"arya hanya tersenyum padaku.


Setelah sarapan bagas dan juga arya pergi berangkat,aku membantu tante ratna dan bik siti merapikan piring piring kotor.tetapi tante ratmelarangku karena aku sedang hamil.