
Hari berganti hari perban di mata bagas sudah saatnya di buka oleh dokter .aku,papa dan tante ratna berdiri di depan bagas menanti perbannya selesai di buka.saat perbannya di buka bagas mulai membuka matanya secara perpahan,dia tersenyum padaku.
Seketika air mataku menetes aku tanpa sadar langsung memeluk bagas dengan menagis bahagia.bagas memelukku dengan sangat erat ,dokter,suster ,tante dan papa hanya menatap kami.
Saat suster dan dokter sudah memeriksa mereka keluar kamar.
"Kenapa kamu menangis padahal dulu kamu itu galak banget tapi sekarang cengeng"bagas memulai ejekannya.
"Biarkan saja ,kamu tidak tau rasa bersalah yang sangat dalam .aku yang membuatmu buta jadi melihatmu normal kembali tentu saja aku bahagia"aku sambil mengusap air mataku.
"Hei sudah,semuanya sudah berlalu sekarang semuanya baik baik saja kan"ucap tante ratna.
"Iyah ,yang sudah berlalu biarkan saja jadi jangan sedih lagi ya kesyah"bagas meyakinkanku.
3 hari bagas sudah melakukan perawatan setelah oprasi.hari ini bagas sudah di izinkan pulang,dia terlihat cukup senang .sepanjang perjalanan pulang bagas menatap ke luar mobil menikmati pemandangan di luar.
Saat sampai di rumah ternyata tante ratna sudah menyiapkan makanan yang banyak dan enak untuk merayakan bagas.kami makan bersama dengan suasana hangat yang bahagia.
"Ohh iya bagas sekarang kamu sudah bisa melihat lagi ,jadi kapan kamu akan melamar gadis itu"tanya tante ratna pada bagas.
"Besok lusa ma kan bagas harus nyiapin semuanya"bagas berbicara dengan semangat.
"Astaga secepat ini bahkan tante ratna sudah kenal dengan gadis itu dan sudah merestui mereka,padahal dulu aku dan tante ratna tidak cepat kenal"ucapku dalam hati.
Hari ini kami semua bersenag senag untuk bags setelah makan bersama,kami bermain di taman .siangnya kami membuat kue bersama ,tepung berserakan di mana mana bahkan di wajah kami karena tadi kami asik bermain perang tepung.
Malamnya kami menonton film bersama di televisi juga melakukan karaoke bersama.
"Ini sudah malam bagaskara kamu harus tidur lebih awal ,matamu masih harus sering sering beristirahat"ucal papa menegur bagas.
"Iya pa bagas tidur dulu,ayoh kesya !"ucap bagas.
"Ayo kemana kak ,kan kakak harus tidur"tanyaku.
"Yah kamj juga harus tidur besok kamu sama mama masih harus repot buat bantu aku ngelamar orang yang aku suka,jadi tidurnya lebih awal"unuk itu bagas menyuruhku tidur.
Aku mencubit hidung bagas dan langsung berlari ke kamar sambil tertawa.itu semua ku lakukan untuk menutupi rasah sediku.
Ternyata kata orang orang memang benar berusaha tersenyum saat hati kita hancut sangatlah sulit dan sangat menyakitkan.
Aku tidak tau sampai berapa lama aku harus tersenyum di luat dan menangis di dalam,tetapi aku harus tetap melakulannya
Agat dia terus dapat bahagia.
"Kesya ayo bangun sayang ini sudah pagi,kita harus bersiap siap dari sekarang"tante ratna berusaha membangunkanku.
"Beraiap siap untuk apa tante"tanyaku yang masih setengah sadar.
"Untuk lamaran bagas ,dia sudah sangat bersamangat loh jadi ayo bangun jangan kecewakan dia kita masih harus ke salon juga berbelanja pakaiaan baru"tante ratna yang heboh.
Aku segera bangun dan bersiap siap pergi bersama tante ratna.aku masih mengantuk karena semalam aku tidak segerah tidur tetapi asik menatap bintang bintang.
"Aku merasa sangat lelah karena semalam"ucapku di dalam mobil sambil terus berusaha terbangun.
Kami pergi berbelanja pakaiaan ,aku hanya diam saja karena semua yang ku pilih kurang cocok di hati tante ratna.aku menyerahkan semua bajuku pada tante ratna untuk memilihkan.
10 menit yang lalu ⚘
"Kesya kamu langsung pilih saja bajunya yah sayang"ucap tante ratna dengan lembut
"Tante aku dapat 3 baju bagai mana menurutmu"aku langsung menunjukkannya.
"Aduh jangan yang ini kurang feminim"penilaian baju ke 1.
"Yang ini juga jangan terlalu polos"penilaian baju ke 2.
"Ini apalagih terlalu terbuka kurang sopan"penilaian baju ke 3.
Sekarang aku hanya duduk diam menatap tante ratna.
"Nah ini kayaknya cocok warnanya terang gak terlalu polos,lumayan sopan,juga cocok buat kamu "akhirnya tante ratna selesai memilihkan pakaian untukku setelah setengah jam lamanya.
"Yaudah yuk tante kan sudah dapat bajunya sekarang pulang yuk"aku sudah lelah dan ingin cepat sepat pulang.
"Ehhh belum kita masih harus ke salon buat rias kuku,perawatan wajah,juga rambut kamu"ucap tante ratna.
"Hah!!!!!!"ucapku yang terkejut.
Aku hanya bisa pasra ,aku yakit bagas sangat mencintai gadis tersebut karena dia ingin semuanya terlihat sempurna.sekarang dia pergi membeli cincin lamaran dengan papa ,aku benar benar iri.
"Kesya apa yang kamu fikirkan,berhentihlah berfikir negatif badai akan segera berlalu"ucapku dalam hati sambil memukul mukul kepalaku.
"Kesya kamu kenapa gak enak badan yah,kita ke rumah sakit aja yuk"tante ratna khawatir melihatku memukul kepalaku.
"Hehehe enggak kok tante cuma dikit ajah ,gak apa apa kok"aku segera menurunkan tanganku dan sedikit tertawa.