Snow

Snow
Bab 16#



aku terbangun saat jam 10.12 dan kulihat bagas yang tidur di sebelahku dengan menggenggam tanganku,aku mulai mengelus rambutnya dan aku sangat bahagia karena dia ada bersamaku.bagas terbagun dan tersenym padaku lalu aku segera memeluknya.


"hei tuan putri sudah bangun,kamu lapar biar aku masakain mau makan apa bilang ajah"ucap bagas padaku sambil terus memelukku .


"aku mau makan apa aja asal kamu yang masak,em..


bagas janji yah jangan tinggalin aku .aku gak akan rela mama perg dan sekarang aku cuma punya kamu"ucapku.


bagas mengiyakan permintaanku dan berkata bahwa dia benar benar mencintaiku dan tak ingin aku juga pergi.kami bangun dari tempat tidur dan bagas membawaku menuju dapur lalu memasakkan makanan untukku.saat selesai memasak bagas memintaku untuk segera memakannya dan menghabiskannya karena dia takut aku sakit.


saat aku makan bagas bilang kalau dia akan tinggal di sini menemaniku sampai aku merasa lebih baik dan juga sudah meminta izin pada guru untuk libur lebih awal.


"sungguh kamu sudah memint izin pada guru,apa tidak apa apa jika begini"tanyaku


"yah guru mengizinkannya lagian kita juga sudah ulangan kelulusan minggu depan juga sudah liburan jadi guru memahami kondisiku dan kamu"raka menjelaskan padaku mengapa guru bisa mengizinkannya.aku sangat senag karena di masa masa aku sulit bagas bisa ada untukku.


2 minggu kemudian:)


"raka aku yang bikin minumnya ajah deh kamu mendingan diem dudu ajah"ucapku.


"wah parah nih kamu jangan ngeremehin aku yah gini gini aku juga pinter masak,oke kamu yang bikin minumnya dan pacar kamu ini yang masak popcronnya"ucap bagas karena tidak ingin aku remehkan.


aku tertawa karena film itu sangat lucu,bagas bahkan juga ikut tertawa dengan film ini.saat acaranya iklan aku berbicara kepada bagas tentang ayahku yang sebenarnga dan berharap dia dapat mengerti diriku,aku memanggilnya.


"hahahaha haduh lucu banget filmnya,ehem iya kenapa "tanya bagas.


"bagas sebenarnya kamu salah paham padaku mengenai ayahku yang tiada maksudku yaitu ayahku sudah tiada di hatiku.aku sangat membencinya karena dia lebih mencintau selingkuhannya dan anaknya yang lain dari pada aku dan mama,apakah kamu membenciku bagas"aku bertanya dengan gelisah dan takut bagas tidak dapat menerimaku .


"hmmm gadis bodoh,rasa sayangku padamu tidak ada hubungannya dengan keluargamu karena hatiku yang tulus mencintaimu"bagas tersenyum padaku dan mengosok kepalaku hingga rambutku berantakan.


aku sangat senang mendengarnya dan langsung mencium pipi bagas ,seketika dia terdiam sambil menatapku.aku sedikit gugup karena yang kulakukan padanya karena aku terlalu gembira.bagas bertanya padaku apakah aku perna mencium pria lain selain dirinya.lalu aku menjawab tidak pernah ldan dia bertanya lagi.


"kesya bolehka aku menciummu,apa kamu akan marah padaku"bagas menanyakan pertanyaan yang membut hantungku berdebar debar.


wajahku sangat merona saat bagas mengucapkan hal itu bahkan aku dapat merasakan panasnya pipiku,lalu dengan pertanyaan bagas aku hanya tersenyum karen malu dan mengangguk.bagas sedikit demi sedikit mendekatkan wajahnya padaku lalu menyentuh pipi kiriku dengan tangannya dan perlahan mencium bibirku.aku menutup mataku segera karena aku sangat gugup,setelah beberapa menit kami berhenti berciuman dan tersenyum dengan saling menatap.


kami melanjutkan menonton filmnya dan aku menyender dalan pelukan bagas.bagas tersenyum padahal kita sudah sampai di bagian romantisnya dan bukan komedi,lalu aku bertanya padanya .


"kamu kenapa senyum senyum gak jelas ini udah bukan di bagian komedi lagi"tanyaku penasaran.


"aku hanya bersyukur memiliki nama bagaskara yang artinya matahari kamu tau kenapa karena aku berhasil mencairkan salju yang membeku di hatimu"ucanya.