
aku merasa sangat bersalah pada bagas karena aku dia jadi kehilangan penglihatannya.selama ini karena keegoisanku semuanya jadi menderita,jika saja aku mendengarkan cerita papa hingga selesai mungkin sekarang semuanya akan baik baik saja.
aku juga sudah menuduh mama bagas sebagai orang ketiga dalam hubungan papa dan mama ,tetapi
mama lah yang jadi orang ketiga di antara mereka.papa mengajakku untuk tinggal bersama di rumah barunya dan berharap kita masi bisa menjadi keluarga yang sempurna.
sekarang keluargaku lengkap lagi ada papa ,tente ratna,aku,dan juga kakak atau bisa di bilang mantan kekasihku.aku juga meminta izin kepada papa untuk mengajak bik siti ,karena dia juga seperti keluarga kandungku.
2 minggu kemudian❄
semuanya sekarang terasa lebih baik,aku merasakan kembali kehangatan sebuah keluarga.aku juga selalu mengajak bagas ke taman untuk berjalan jalan tetapi hanya sebagai adik,jujur hatiku sangat sedih tentang ini.
lala..lala..lala..(suara handphoneku).
"halo iya kenapa pa,kok hubungi kesya"aku segera mengangkat panggilan papa.
"kesya kamu dimana,papa dapat kabar bagus semuanya akan normal kembali"papa dengan suara yang sangat sangat senag.
"kabar baik apa sih pa yanh jelas"aku dengan rasa semakin penasara.
"gini papa tadi dapat informasi bahwa bagas dapat pendonor untuk matanya.
aku sangat terkejut sekaligus senang,aku segera memberi tahu bagas yang duduk di dekatku.bagas juga sangat senang setelah ku beri tahu kabar itu.kabar itu dapat meringankan rasa bersalahku pada bagas.
"ini kabar bahagia buat aku,gimana kalau kita pergi makan buat ngerayain aku yang traktir jangan nolak yah"dengan senyum di wajahnya bagas mengajakku makan.
"hehehehe yaudah kalau gitu ,aku juga udah lama gak makan di luar makan di warung selera ajah gimana kan di sana banyak pilihannya.aku pengen makan rawon,bakso trus nanti ngemil sate sama pisang goreng yah kak"aku dengan nada penuh semangat.
"apaan sih enggak lah aman aman ajah setan gak doyan sama cewek kayak aku ,gak apa apa yah kak kan udah lama gak makan begituan"ucapku terus memaksa.
"emm yaudah ayok makan sekarang kamu hubungi mama dulu kalau kita mau makan di luar dan juga nantik habis pulang kamu juga timbang berat kamu mungkin aja naik hehehe"sekali lagi bagas mengataiku.
kami pergi ke warung selera dengan menaiki taxi dan sesampainnya di sana aku memesan makanan yang ku inginkan.aku memakan semuanya dengan bagas dan setelahnya aku benar benar kekenyangan.
karena terlalu kenyang aku sampai bersendawa cukup keras.bagas hanya menertawaiku dan juga ikut bersendawa.kami berdua kemudian tertawa terbahak bahak karena bermaim bersendawa paling keras.
setelah tertawa aku mengambil nafas dalam dalam dan menghembuskannya dengan perlahan.aku menyender pada kursi.aku bertanya pada bagas apa yang akan dia lakukan setelah penglihatannya kembali lagi.
"kak bagas kalau kaka sudah bisa ngeliat lagi apa yang akan kakak lakukan pertama kali"aku bertanya dengan penasaran.
"hal pertama yah,emm aku akan melamar seseorang"bags tersenyum dengan senang.
"ngelamar siapa pacar kakak?"tanyaku lagi dengan terkejut.
"iyalah masak pacar orang bisa wafat kakak nantik,
dia cantik banget loh kayak malaikat"aku melihay senyum bahagia dari wajah bagas.
"ohhh semoga lacar yah kak ,pasti kakak beruntung banget yah bisa dapetin dia"ucapku dengan nada lesu.
aku sangat sedih mendengar apa yang bagas ucapkan ,jika saja kita bukan saudara mungkin kami bisa bersama.aku juga tidak menyangka bagas sangat cepat mendapatkan kekasih,aku sangatlah cemburu pada pacar kakak mantan kekasihku.