
aku sampai di rumah sakit dan langsungmenanyakan kamar mama pada perawat.aku melangkah dengan cepat ke ruangan mama dan aku melihat bik siti yang ada di luar kamar untuk menunggu kedatanganku.
"bik gimana keadaan mama,kok bisa sih kena serangan jantung kata dokter gimana"aku terus bertanya pada bik siti dengan panik.
"kondisi nyonya udah mendingan non,tadi nyonya sudah sadar dan sekarang sedang istirahat .bibik gak ngerti sama yang dokter omongin jadi dokter meminta non kesya untuk datang ke ruangannya kalau sudah sampai"ucap bik siti padaku.
aku langsung bergegas pergi ke ruangan dokter yang menangani mama. aku mengetuk pntu ruangan dan masuk ,aku sanhat panik dan langsung menanyakan masalahnya pada dokter.
"kamu kesya yah,hmm begini mama kamu memang memiliki riwayat penyakit jantung jadi mama kamu gak bisa di bikin setres dan juga kaget"dokter menjelaskan padaku masalah mama yang mama gak perna cerita.
penyebabnya saat ini mamaku terkena serangan jantung yaitu karena kaget dan emosinya tidak terkendali siang ini.tetapi untungnya bik siti cepat menemukan mama dan membawanya ke rumah sakit.aku keluar ruangan dan tidak paham mengapa mama menyembunyikan hal besar ini dariku dan penyebab jantungnya kambuh karena emosi.
bagas masih menungguku bersama bik siti,aku meminya bagas untuk mengantarku pulang untuk mengambil bantal selimut dan tikar untuk menginap di rumah sakit.mama juga masih harus di rawat inap,saat dsampai di rumah aku meminta bagas untuk pulang karena hari dsudah malam.
"kamu kalau ada apa apa langsung kabari aku yah ,emm jadi besok kamu gak masuk"bagas bertanya padaku.
"iya aku gak masuk,tolong izini ya aku takut gak sempet ngirim surat .bagas makasi juga buat hari ini"aku meminta tolong padanya dan berterima kasih untuk makan malamnya.
bagas seperti biasa tersenyum padaku dan mengingatkan kalau aku juga harus menjaga kesehatanku.setelah bagas pulang aku masuk ke dalam rumah dan mengambil bantal dan selimut dari kamar mama.
saat itulah aku melihat serbuah kertas di meja mama,aku membaca isi surat tersebut dan ternyata tentang hak asuh aku yang dikirim oleh papa dan akan saegera dia adakan sidang.aku sangat marah pada papa saekali lagi mama sakit gara gara papa,malam itu juga aku menelfon papa dan meminta untuk bertemu jam 8 pagi besok.
aku pergi ke rumah sakit dengan di antar oleh supir rumahku pak raden namanya.saat tiba di rumah sakit aku merapikan bantal dan juga tikar yang ku bawa dan berjalan menuju mama yang tertidur lalu memeluknya.
"mama jangan sedih lagi yah,kesya akan selalu jagain
mama ,mama juga harus cepet sembuh masalah hak asuh kesya biar kesya yang akan ngomong ke papa besok"aku memeluk mama dengan menangis,aku benar benar sangat kecewa pada papa karena selalu menyakiti mama.
"mama ayo makan kesya suapin,mama makannya juga yang banyak biar cepet sembuh"aku senang karena mama mulai membaik .
"kesya kamu kok gak sekolah saja,lagian mama ada bik siti yang jagain mama takutnya kamu kalau gak masuk nanti ketinggalan pelajaran"ucap mama padaku .
"gak apa apa kok mam kesya udah izin jadi gak bakal di marahi ,besok kalau mama udah baikan kesya bakal ke sekolah kok janji oh iya mam nanti jam 8 kesya ada janji sama temen gak apa apa kan ma"aku meminta izin pada mama untuk menemui papa tetapi dengan cara berbohong.
"iya gak apa apa mama juga ada bik siti dan perawat yang jagain mama"ucap mama mengizinkan.
sekarang sudah jam 8 aku terlambat menemui papa,aku segerah pergi ke tempat yang di janjikan .aku sampai terlambat setengah jam dan aku fikir papa sudah pergi,saat aku masuk ke dalam cafe aku melihat papa yang masih menumgguku dan aku segerah menemuinya sambil membawa surat hak asuhku.
"eh kesya kamu udah dateng,papa seneng pas semalem kamu telephone papa dan papa kira kamu gak pengen ketemu sama papa lagi"ucap papa berdiri dari duduknya dan segera ingin memelukku.
"sebenernya kesya udah muak sama papa dan males untul ketemu,kesya cuma mau bahas soal hak asuh .kesya gak mau tinggal sama papa dan juga istri baru ke sayangan papa"aku segera menghindar dan menolak saat papa memelukku.
"sayang kamu harus ngerti papa ceraiin mama kamu sebenarnya udah pengen dari lama ,bahkan sebelum ada kamu.dulu papa menikahi mama kamu karena di jodohkan dan saat itu tante ratna (istri papa yang sekarang)sedang mengandung anak papa yaitu kakak kamu"papa menceritakan penyebab perceraiannya dengan mama.
papa bercerita bahwa tante ratna adalah kekasinhnya dulu dan karena perjodohan papa dengan mama mereka berpisah.setelah papa dan mama menikah papa baru tau bahwa tante ratna sedang mengandung 8 bulan dan memutuskan untuk menceraikan mama tetapi saat itu mama juga sedang mengandung jadi papa tidak tega untuk menceraikan mama.
"cukup pa kesya udah tau masalahnya penyebabnya dari ke hancuran keluarga kesya,yaitu karena kelahiran anak simpanan papa"dengan emosi yang melunjak aku berdiri dan berteriak pada papa.
seketika itu juga kami menjadi sorotan utama di cafe tersebut,aku tidak perduli karena merasa saat mama mengandung diriku itu adalah suatu kesalahan di mata papa.
"kesya kamu dengerin papa dulu,papa belum selesai ceritanya biar kamu gak salah paham"papa menahan tanganku utuk menjelaskan masalalu yang tidak aku ingin dengarkan.
"dengerin apa pa hah,dengerin kalau saat mama mengandung kesya itu masalah buat papa karena papa gak bisa cepet cepet nikah sama simpanan papa.pokolnya kesya gak mau di asuh sama papa"aku melepaskan pegangan papa dan langsung berlari ke luar cafe sambil menangis,papa mengejarku dan aku segerah menaiki taxi .