Snow

Snow
Bab 13#



aku terus menangis di dalam taxi ,memikirkan kebahagiaan di masa kecilku semuanya palsu.rasa sayang papa juga palsu karena dia lebih menyayangi anak dari perempuan simpanannya itu mataku sampai bengkak karena terlalu lama menangis.aku memutuskan untuk pulang ke rumah,aku tidak ingin mama melihat aku habis menangs.aku masuk ke kamarku dan langsung membaringkan tubuh di kasur.


aku hanya ingin menutup mataku sebentar dan kulihat sekarang masi jam 9 pagi tetapi aku malah terlelap cukup lama.saat kubuka mata aku melihat bahwa jam sudah pukul 01.26 ,seketika aku terbangun dan langsung pergi ke rumah sakit.saat di rumah sakit aku melihat mama menggunakan alat bantu brbafas dan tabung oksigen.


"loh mama kebapa kok pakek alat bantu nafas,tadi pagi kan gak separah ini dokter"aku terkejut dan langsung menanyai dokter.


"begini kesya mama paru paru tidak berfungsi dengan baik karena ada kerusakan dan juga ada penyumbatan sel darah di jantung mama kamu jadi kita perlu melakukan oprasi"dokter menjelaskan masalah yang terjadi padaku.


"apa kerusakan paru paru ?,dan kapan akan di lakukan oprasinya untuk mama saya dokter"aku sekali lagi terkejut .


"kesya mama kamu bisa mulai di oprasi 5 hari lagi twpat pada hari sabtu dan penyebab penyumbatan di paru paru juga jantung mama kamu karena terlalu sering meminum obat obatan yang tidak sesuai dengan dosis"ucap dokter.


aku keluar ruangan dan duduk di lantai sambil menutupi wajahku.seseorang menepuk bahuku dan saat kulihat itu bagas ,untuk petama kalinya aku memeluk bagaskara.aku langsung memeluknya dengan erat. rasanya sangat berat bagiku di masa masa terkhir SMA ini,aku ingin menangis tetapi aku sudah lelah untuk menangis.


"kamu pasti capek banget hari ini kamu istirahat dulu aja yah, bulan depan kita ujian kelulusan kamu jangan sampek sakit "ucap bagas sambil terus memelukku.


"aku gak mau kehilangan mama sekarang cuma mama satu satunya keluarga aku ,aku gak mau sendirian "ucapku pada bagaskara.


"hei semua akan baik baik saja ,mama kamu pasti sembuh dan kamu gak akan sendiri aku bakal jagain kamu jadi kamu tenang aja yah"bagas mengucapkan seakan akan semuanya akan baik baik saja.


aku mengguk dan tersenyum padanya,aku melihat mama sudah tertidur dan bik siti masih terjaga .aku berpamitan pada bik siti untuk pulang karena besok aku harus sekolah,seperti biasa bagas mengantarkanku pulang tetapi malam ini berbeda.


"kesya jadi kamu sendirian di rumah,kamu keberatan enggak kalau aku menginap di sini hanya untuk nemenin kamuyah seenggaknya sampai mama kamu selesai oprasi.aku janji aku bakalan jaga sikap"bagas ingin tinggal bersamaku.


"emm yaudah gak papa trus baju baju kamu gimana,aku soalnya gak punya stok baju cowok"ucapku dengan perasaan senang yang ku sembunyikan dari bagas.


"sebenernya aku udah bawa baju ini tas yang aku gendong isinya baju ,tadi abis pulang sekolah papa marah marah gak jelas katanya aku suka keluyuran aku marah trus kabur hehehe"bagas tertawa kecil padaku karena dia kabur dari rumah .


kami masuk dan bagas akan tidur di ruang tamu yang berada di dekat dengan kamarku .aku langsung masuk ke kamarku untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian.setengah jam kemudian bagas mengetuk kamarku,bagas mengajakku ke bawah dan ku lihat bagas menyiapkan makan malam untukku.


"hahaha makasih ya pujiannya tapi sebenernya kesya aku ini pesen lewat grab tadi belinya restoran yang terakhir kali kita makan waktu itu"bagas tertawa karena aku telah memuji masakannya yang ternyata dia pesan.


saat kami makan malam bersama ada bunyi pesan masuk dari henphone bagas tetapi dia hanya melihat nya dan tidak membalasnya dan wajahnya juga tidak terlihat senang setelah melihat pesannya.lalu aku bertanya pada bagas pesan dari siap.


"ini cuma pesan gak penting dari rara tim basket kamu yang gantiin raya pas tanding,udah gak usah bahas yang lain lagi kamu makan masakan aku ajah enakkan"bagas langsung mengubah topik.


"ehh masakan pesenan dari restoran ngaku ngaku hahaha"ucapku lalu tertawa.


setelah makan malam bersama kami langsung pergi ke kamar masing,keesokan paginya aku dan bagas sarapan bersama hanya dengan roti dan selai.kami langsung berangkat ke sekolah setelah itu,saat sampai di sekolah anak anak menatap kami dan saling berbisik aku yakin itu juga kami yang sedang mereka bicarakn.


"bagas ,bagas kamu harus ikut aku sekarang penting banget mereka bahka taruh foto ke marin di mading dan majala sekolah"arya mendatangi kami dengan panik.


"apa kok bisa sih kan kemarin udah di hapus yaudah kita kesana sekarang,kesya kamu tunggu aku di kelas aja yah"bagas panik setelah foto yang di bicarakan oleh arya tersebar.


aku hanya mengangguk dan pergi ke kelas bersama sindy,akubertanya pada sindi tentang foto yangmereka bicarakan .tetapi sindy tidak menjawaku dan malahmembicarakan hal lain,hingga kami sampai di kelas dan rara menyapaku.


"pagi kesya ,aku seneng kamu masuk 2 hari kamu gak masuk ada masalah tau"ucap rata tidak langsung pada intinya.


"maksudnya apa rara masalah apa emangnya ra?"ta-


nyaku penasaran tetapi sindy langsung memotong pembicaraan rara dan mengajakku ke luar kelas.


"udah ra gak usa di bahas kamu udah buat masalah besar buat hubungan mereka ,kamu jangan jadi perusak hubungan orang deh ra"ucap sindy dengan tegas dan langsung menarikku ke luar kelas.


"kesya tunggu dulu aku cuma maungomong jujur sama kamu biar masalahnya cepet selesai,ini coba kamu liat"rara memberikan selembaran foto yang menunjukka kalau bagaskara dan dia sedang berciuman dan foto foto lain bagas memboncengnya saat pulang sekolah.


"kesya sebenernya selama kamu 2 hari di rumah sakit nemenin mama kamu bagas nembak aku dan kita juga udah jadian sekarang ,aku juga masi punya bukti lain kalok kamu gak percaya jadi tolong jauhi bagas dari sekarang yah"rara memaksaku dengan bukti bukti yang ada untuk memberikan bagas padanya.