Snow

Snow
Bab 8#



bagaskara memberikan video kejadia di ruang ganti tadi ,ada salah satu teman tim yang merekam kami dan bagas juga menemukan kertas kertas hinaan cacian yang di tulis raya dan kedua temannya tulisannya sama dengan tulisan mereka.


"pak ,bapak liat sendirikan di video ini raya yang gangguin kesya dulua ,raya bahkan sampai menghina orang tua kesya wajar kan pak seorang anak tidak terima bila ada orang yang menghina orang tuanya dan jika raya di laporkan ke polisi apa yang di lakukan raya termasuk pencemaran nama baik dan buliying pak!"ucap bagas membelaku sampai memojokkan guru.


"bagas kamu jangan emosi dulu jangan bawa bawa polisi nanti nama sekolah ini jadi rusak dan berhubung ini kesalahan raya maka harus menerima hukumannya.raya kamu bapak secorsing selama 5 hari jika membantah bapak akan laporkan perbuatan kamu pada orang tuamu"dengan tegas guru BK menghukum raya dan membebaskanku dari hukuman.


bagas dan aku keluar dari ruangan dengan gembira ,aku sampai tertawa mengingat wajah raya yang pasra.bagas menatapku sambil tersenyum dan mengelus kepalaku.


"aku benerkan kamu keliatan cantik pas senyum ,gitu dong jangan jutek entar jelek"ucap bagas padaku.


"biarin ribet banget sih baru aja jadi calon pacar udah ngatur ngatur mau di coret dari dafta calon yah kalok ribet"aku mulai mengejeknya ,aku tidak pernah bercanda sejak lama dengan seseorang tapi bagas dia bisa membuatku terbuka.


"jangan dong aku kan sayang sama kamu,sabar ya aku pasti tepati janji aku ,kita main salju sama sama nanti"ucap bagas dengan penuh percaya diri padaku.


"bagas kamu kenpa belain kesya kan yang sukak sama kamu aku,emang kesya apa kamu pacar aja enggak dia itu cuma gadis culun yang gak guna"raya mendatangi kami dan malabrakku.


"kamu siapa ngatur ngatur aku ,lagian aku gak suka cewek yang cerewet kayak kamu dan kamu tadi tanya kesya siapa ,kesya pacar aku kenapa emang awas aja kamu ganggu pacar aku lagi perusahaan papa pasti hancur"bagas memperingatkan raya untuk tidak menggangguku dan bialang bahwa aku adalah pacarnya di hadapan banyak orang.


aku memaafkannya karena masalah tadi dan menerima tawarannya untuk pulang bersama.dia tersenyum dan sangat semangat mengantarkanku pulang.sepanjang perjalanan bagas bercerita tentang masa masa SMP .saat dia menaruh coklat di tasku,bunga di mejaku dan kotak bekal makan siang yang ada di kolom mejakaku.aku ingat dan tertawa kecil.


"jadi semua itu kamu yang ngasih,aku pikir papa yang kasih ternyata kamu"aku terdiam setelah teringat papa .


bagas terus tertawa dan bercerita banyak hal sampai kita tiba di rumahku.bagas bertanya kenapa rumahku sangat sepi,aku bercerita pada bagas bahwa aku anak tunggal dan hanya tinggal bersama mama dan bilang bahwa papaku sudah tiada.


"eh maaf ya kesya aku gak tau kalok papa kamu udah gak ada"bagas terlihat merasa bersalah karena pertanyaannya.


"gak papa kok udah biasa,bagaskara gak mampir ke dalem dulu ketemu mama"aku menawarkan bagas untuk masuk.


"apa apa kamu tadi manggil aku apa"ucap bagas memintaku untuk mengulanginya.aku mengulangi perkataanku dan memnaggil namanya.dia tersenyumb padaku dengan sangat senang.


"udah lama kamu gak manggil nama aku ,mulai sekarang jangan mangil aku pakek kata kamu tapi panggil nama aku bagaskara"bagas sangat senang,aku hanya mengangguk dan berkata(iya bagaskara).