
aku berjalan ke kursiku tidak peduli dengan murid baru itu siapa dia atau bagaimana wajahnya ,saat itu dia bagaikan gula yang di kerumuni semut semut (teman teman kelas).
"kesya kamu kok telat aku nungguin kamu dari tadi,kamu telat terus aku mau jemput gak boleh pokoknya besok aku jemput kamu yah"arya selalu menawarkan untuk menjemput dan mengantarku dia pemain basket sama sepertiku waktu latian kami juga sama hanya beda tim aku di tim putri dan arya di tim putra.
"enggak lagian kamu banyak fens fens kamu aku gak mau fens kamu ngelabrak aku entar"sebenernya arya temen yang baik aku tidak mau dia menjemputku karena orang tuaku ,aku gak mau arya tau tentang masalahku.
"arya udah kan kesya gak mau kamu anter jemput sindy aja ,sindy gak keberatan kok"sindy jugak salah satu temen kelas aku yang selalu baik sama aku tapi aku gak peduli karna menurut aku sendiri itu lebih tenang.
"apaan sih aku cumak nawarin kesya khusus kesya gak yang lain"arya berbicara secara jelas terhadap sidy.
"ihh arya sindy kan juga mau di perhatiin"aku tau dari sikap sindy dia menyukai arya,aku juga merasa sindy baik padaku karna arya dekat denganku.
pelajaran akhirnya bisa di mulai karena guru pelajaran kami sudah datang ,guru meminta maaf karena terlambat masuk dan memperkenalkan murid baru tersebut pada kami namanya adalah bagaskara syaputra.aku bahkan tak melihatnya meski hanya sebentar.
suttt suttt hei....
dia memangilku saat pelajaran di mulai jarak dudik kami tidak terlalu jauh dia duduk lurus di sebelahku.
aku menengok padanya dengan tatapan datar.
"hei bisa tolong ambilkan penghapus di sebelah mejamu"dia memanggilku hanya karna sebuah penghapus yang terjatuh.
"punya tangan ,punya kaki kan ambil sendiri gangu aja "aku tidak memperdulikan dia karena menututku di bisa melakukannya sendiri dan itu bukan hal yang penting.
"gak usa liat liat duduk langsung fokus sama guru kenapa sih"aku berbisik padanya tetapi dia malah semakin tersenyum padaku .aku langsung mengalihkan pandanganku dan kembali fokus mendengarkan guru.
"cuek banget tapi lucuh sih senyum dikit pasti cantik"dia menatapku dengan aneh aku hanya meliriknya saat dia mengucapkak kata tadi terhadapku dan tetap fokus belajar.
"kesya ke lapangan yuk main basket kan lomba udah hampir entar sore kita juga masih harus latian ,kita main main aja dulu yuk entar kita baru ke lantin"arya selalu bersamaku, aku tidak tau dia ingin berteman denganku atau hanya kasian karna aku tidak memiliki teman.
"yaudah ayuk nanti yang kala traktir minum yah"ucapku karena aku tau arya selalu mengalah padaku tetapi aku terkadang kesal karena dia selalu mengalah.
"eh eh sindy ikutan yah nanti sindy belin minim buat kalian ,sindy juga bakal semangatin arya"aku tidak keberatan sindy mendekatiku karena arya dia sangat serasi meski sindy sedikit manja tetapi dia cukup peduli dan pintar.
"awas berisik gak ada teriak teriak buat semangatin ,aku sama kesya cuma mau main bukan tanding,gak usa berisik"sikap arya terhadap sindy tidak terlalu peka arya hanya menganggap sindy seperti adik yang manja.
kami berjalan menuju lapangan untuk bermain sampai seseorang menabrakku sehingga aku terjatu menabrak guru penjaga perpustakaan yang sedang membawa buku baru untuk perputakaan.buku buku tersebut bejatuhan arya segeta membantuku berdiri.
pada akhirnya guru tersebut memintaku merapikan buku buku yang berjatuhan dan membawanya ke perpustakaan dan merapikannya di rak buku.aku sedikit kesal dengan orang yang menabrakku karena dia aku tidak dapat bermain bersama arya seperti biasa.guru meminta arya dan sindy membantunya membawakan buku buku lama ke mobil untuk di sumbangkan ke panti asuhan.
"maaf yah sini aku bantu ,habisnya temen cewek kelas kamu aneh mereka semua ngejar aku,aku bantu kamu nata buku di perpus yah biar gak ketemu sama meraka sekarang"ucap dia,dia yang menabrakku,dia murid baru kelasku bagaskara.
"kamu,semua salah kamu kamu jadi emang wajib tanggung jawab nata buku ke perpustakaan ,aku bukannya mau minta bantuan kamu tapi ini emang salah kamu"ucap aku dengan tegas ,aku rasa mulai saat itu aku udah terkait sama dia dan bakal jadi masalah buat aku.