SMK (COMPLETED)

SMK (COMPLETED)
EXTRA PART (3)



      Seorang gadis yang sedang memperhatikan sebuah bangunan yang dimana bangunan itu merupakan salah satu tempat yang mengisi kehidupannya di masa putih abu-abu. Dia mengulas senyum dan tanpa disengaja air mata jatuh dari pelupuk matanya saat menatap bangunan itu serta kenangan-kenangan selama di sana.


      Gadis itu adalah Dafina. Saat mau pulang ke rumahnya, ia melewati sekolahnya waktu SMK. Dia berniat untuk melihat bangunan yang sudah mengisi kehidupannya di masa remajanya selama 3 tahun.


"Makasih atas semuanya, makasih sudah mengisi dan mewarnai hidup ku slama di masa putih abu-abu." Dafina tersenyum sambil mata berkaca-kaca.


     Drrt Drrt


      Ponsel Dafina berbunyi. Sebelum mengangkat telponnya, ia menghapus air matanya dulu.


"Assalamualaikum," ucap Dafina.


"Waalaikumsalam. Kamu dimana sayang? Katanya mau pulang?" Tanya seseorang di seberang sana.


"Iya kakak mau pulang kok, sebentar lagi nyampe," jawab Dafina.


"Ya sudah cepetan ya, Kak."


"Iya, Ma. Ya udah kakak matiin ya telponnya."


"Iya hati-hati sayang."


      Dafina mematikan sambungan telponnya. Ia menatap sebentar bangunan yang ada di depannya sebelum ia beranjak pergi dari sana.


➷➷➷➷


      Dafina sedang duduk di sebuah cafe sambil menatap ke arah luar dan menikmati kopi hangat. Saat sedang menatap ke luar, tiba-tiba ada orang yang memeluk dirinya. Saat tahu siapa yang memeluknya ia tersenyum dan membalas pelukan itu.


"Kak Dafinaaa sumpah gue kangen banget sama lo," ucap Dafina.


"Laras? Retta? Sofi? Rere? Anggi? Kalian kenal sama Michelle, Bunga, dan Cleo?" Tanya Dafina bingung.


"Awalnya kita cuma kenal sama Kak Michelle karna dia teman les bahasa Inggris kita. Terus Kak Michelle kenalin gue deh sama Kak Bunga dan Kak Cleo," ucap Rere mewakili yang lainnya.


"Kalian les bahasa Inggris bareng-bareng?" Tanya Dafina. Mereka mengangguk.


"Terus kalian tau gue di sini dari siapa? Padahal kan gue gak ngundang mereka," tanya Dafina menatap teman-temannya.


"Kak Cleo, Kak Michelle, dan Kak Bunga ngajak kita untuk nemenin mereka menemui temannya. Dan saat tadi sampai di dalam cafe kita kaget kalo ternyata mereka nemuin Kak Daf," jelas mereka.


"Haha ternyata dunia ini sempit ya," kata Dafina.


      Dafina menghabiskan waktunya bersama teman-temannya—bisa dibilang lebih dari teman yaitu sahabat. Mereka menghabiskan waktu dengan bahagia dan ceria. Dafina tersenyum saat melihat mereka bahagia dan bisa tertawa seperti itu. Semoga saja ia masih bisa ngumpul-ngumpul lagi seperti ini.


➷➷➷➷


***Makasih sudah membaca Dafina D.H series. Lebih tepatnya sudah membaca cerita SMK yang dimana merupakan series 2 dari Dafina D.H series.


Maaf juga karna selama ini author updatenya lama :(


Jangan lupa vote, Comment, share cerita ini, kritik & saran***,