
Bel masuk berbunyi, suasana kelas yang tadinya ramai bak pasar seketika diam saat Pak Bambang masuk ke kelas dengan membawa tumpukan kertas.
"Bapak akan membagikan hasil ulangan kalian. Bagi yang susulan ataupun remedial segera ke bapak," ucap Pak Bambang.
Pak Bambang memangil satu persatu nama murid untuk ke depan–mengambil hasil ulangan.
"Bisma kali ini kamu tidak ikut remedial,", ucap Pak Bambang seraya memberikan kertas ulangan Bisma ke orangnya.
"Tapi bapak curiga sama kamu. Kamu nyontek ya?"
"Astaghfirullah, Pak, gak boleh suudzon nanti dosa. Seharusnya bapak seneng karna saya ada peningkatan kan jadi bapak gak ketemu saya lagi," ucap Bisma dramatis.
"Ya sudah kembali ke tempat kamu," perintah Pak Bambang kepada Bisma.
"Pak," panggil Lisa sambil mengangkat tangannya.
"Ya, ada apa?"
"Suatu hubungan biasanya ada berapa orang?" Tanya Lisa.
"Kamu tuh ya, kenapa nanya hal yang gak penting kepada bapak."
"Kan saya nanya Pak. Kalo ada yang nanya harus dijawab."
"Biasanya dalam suatu hubungan hanya ada dua orang—cewek dan laki," jawab Pak Bambang.
"Salah Pak, jawabannya adalah ada 3 orang dalam suatu hubungan. Soalnya setiap hubungan pasti ada orang ketiga yang disebut pelakor atau pembinor," ralat Lisa sambil melirik Dafina.
"Wadaw."
"Aauuu."
"Nyindir siap tuh?"
Seketika kelas menjadi ramai mendengar ucapan Lisa.
"Haduh anak remeja ada-ada aja. Dikit-dikit baper, dikit-dikit sakit hati, galau." Pak Bambang menepuk jidatnya.
"Tapi bapak pernah kan ngalamin masa remaja?" Tanya Bisma.
"Pernahlah, tapi waktu itu bapak tuh sama semua murid temenan bahkan sama murid perempuan juga. Makanya bapak gak pernah sakit hati, baper, dan semacamnya."
➷➷➷➷
Sepulang sekolah, Dafina berencana main ke rumah Bunga. Tiap orang sibuk dengan gadget-nya sambil memakan cemilan. Begitupun dengan Dafina—cewek itu membuka aplikasi Instagram di ponselnya. Tiba-tiba terlintas di pikiran Dafina untuk stalking Rifqi. Foto demi foto Dafina lihat. Beberapa ada foto Rifqi bersama Irish.
Kok nyesek ya?
Tatapan mata Dafina melebar saat tidak sengaja dirinya memencet tanda ❤️ di salah satu postingan Rifqi bersama Irish. Meskipun di unlove pasti Rifqi sudah melihatnya. Malas banget rasanya melihat Rifqi besar kepala apalagi nanti Rifqi mengetahuinya kalau Dafina stalking dirinya.
RifqiPrtamaB
Let people say anything, but I'm always beside you @Irishaqilla
❤️ 200.000 💬 20.000
Tring!
Dafina mengklik home Instagram yang membuatnya kedua pipinya memerah.
RifqiPrtamaB
I know he's slow, telmi, cute, annoying, talkative. But I don't know why this heart can be anchored to him ❤️❤️. @dafinadstarih he is mine. If anyone dares to touch him let alone hurt him, then face me!
❤️ 400.000 💬 30.000
Comments ....
Irishaqilla, Duh captionnya Rif
Park_lisa, alay
Anggaydna, gaess kita ketinggalan berita @carissanandaya @bimastria
MichelleGray, cielah udh berani public 😂
Cleoalbert, nah gitu dong udh resmi, kasian @dafinadstarih digantung mulu.
RaynWijaya, bisa jelaskan maksudnya?
↪️ RifqiPrtamaB, bisa baca kan?
↪️ bimastria, jangan berantem deh
Viabhla, **** lu Rif, balikin kolor gw *** 😒!!!
(Translate English-Indonesia)
↪️ Aku tahu dia lemot, telmi, imut, nyebelin, cerewet. Tapi ntah kenapa hati ini bisa berlabuh kepadanya ❤️❤️. @dafinadstarih dia milikku. Jika ada yang berani menyentuhnya apalagi melukainya, maka berhadapan dengan aku!
Dafina yang membacanya senyum-senyum sendiri. Dafina tidak membaca semua komentar Rifqi yang berjibun itu. Di layar ponsel Dafina muncul notifikasi dari WhatsApp.
Rifqi
Ciee stalking :v
Sejak kapan cewek w jd stalker?
Dafina
Siapa jg yg stalking_-
Rifqi
Kl stalking pacar sendiri jg no problem
Dafina
BACOD
Rifqi
Pasang di Instagram
Dafina
Buat apaan?
Rifqi
Udh ikutin aja
Dafina
Pake caption gk?
Rifqi
Pake
Dafina langsung post foto yang disuruh oleh Rifqi dengan caption 'Di suruh ama @RifqiPrtamaB'
Pamer.
Dafina menunggu Rifqi komentar di postingannya, namun cowok itu tidak komentar. Dasar pembohong!
Dafina
Katanya mau comment?!
Rifqi
Hahahaha
Dafina
Kok ketawa sih?_-
Rifqi
Habisan mau aja disuruh²
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
➷➷➷➷
Rifqi dan Dafina harus menggunakan bus kota untuk pergi tempat tujuan. Kendaraan Rifqi sedang di bengkel karna harus diperbaiki. Di dalam bus, hanya tersisa satu kursi yang kosong. Rifqi menyuruh Dafina duduk di kursi itu sementara dirinya berdiri di samping Dafina.
"Gak pegel, Rif? Kalo pegel tukeran aja," tanya Dafina kasihan.
"Gak kok. Cowok itu diciptakan lebih kuat dari cewek supaya bisa melindungi orang yang merasa sayang."
Mereka berdua sampai di sebuah taman yang cukup ramai dengan pengunjung lainnya. Di taman tersebut ada berbagai bunga dan pohon yang menghiasi taman itu.
"Mau ice cream gak?" Tawar Rifqi kepada Dafina.
"Mau."
"Rasa apa?" Tanya Rifqi.
"Seterah, ikutin aja."
"Kalo rasa cintaku padamu?" Goda Rifqi.
"Ish apaan sih receh sumpah."
Rifqi mencubit pipi Dafina yang memerah karena malu.
"Dek, jadi gak belinya? Kalo mau pacaran mendingan gak usah manggil saya, saya masih mau jualan," omel tukang ice cream yang menunggu mereka dari tadi
"Hehe sorry, Pak. Pesen ice cream 2 rasa coklat."
Pedagang tersebut memberikan dua ice cream rasa coklat lalu Rifqi memberikan uangnya. Rifqi dan Dafina duduk di salah satu bangku sambil menikmati ice cream mereka.
Rifqi mengusap ujung bibir Dafina yang belepotan karna ice cream. Dafina mematung di tempat bahkan ia tidak bernafas beberapa saat bukan hanya itu saja, jantungnya pun berdetak kencang.
"Makan yang bener," ejek Rifqi setelah membersihkan ujung bibir Dafina.
Sudah tiga jam, Dafina membaringkan tubuhnya di atas kasur sambil memikirkan kejadian-kejadian yang terjadi di kehidupannya.
Ponselnya berbunyi—sebuah pesan masuk ke ponselnya. Dafina segera mengambil ponselnya dan mengecek pesan tersebut.
Rifqi
Hai!
Lagi ngapain?
Dafina
Lagi mikir
Rifqi
Biar gue tebak. Pasti lagi mikirin gue ya? Ngaku deh :v
Dafina
Pede bat najis!
Rifqi
Gue marah ama lo
Dafina
Idih marah pake bilang²
Rifqi
Bodo
Dafina menaruh kembali ponselnya. Sebuah pesan masuk kembali ke dalam ponselnya, Dafina langsung mengecek pesan tersebut.
Rifqi
Kirim foto lu dong
Dafina
Buat?
Rifqi
Gue mau nunjukin ke orang² kl bidadari tuh sebenarnya ada
Dafina terkikik geli membaca pesan dari Rifqi. Sejak kapan cowok itu receh?
Rifqi
Udah tidur km?
Dafina
Belum
Kok jd pake 'aku-kamu' sih?
Rifqi
Gak papa kali romantis ama pacar sendiri
Dafina
Yayaya semerdeka ente dah
➷➷➷➷
**SMK update lagi 🎉🎉
Bagaimana utk chapter ini?
Jangan lupa tinggalkan vote 👍🏻 and comment 💬 kalian semua di cerita ku
See u ❤️**