
**Sebelum baca chapter ini, alangkah baiknya kalian kasih vote 👍🏻, Comment 💬, and share cerita ini ❤️❤️
Jam berapa kalian baca ini ^^?
Happy Reading** ^_^
❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥
Kata-kata yang tak sempat gue ucapkan waktu dulu, apa lo ingin mendengarnya?
❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥❥
"Lo maunya gue perjuangin atau gue berhenti?" Tanya Rifqi.
Dafina menundukkan kepalanya sambil memainkan roknya. Di dalam otaknya ia mencari-cari jawaban atas pertanyaan cowok itu.
"Kenapa gak jawab? Gak mau jawab atau gak bisa jawab?" Tanya Rifqi.
Dafina menaikkan kepalanya—menatap mata cowok itu. Dafina ingin menguji hatinya seberapa kuat pengaruh Rifqi kepadanya dan apakah ada perasaan atau tidak.
"Jangan natap gw kaya gitu, nanti lo suka lagi." Rifqi tersenyum, "sama mata gue."
Dafina memalingkan wajahnya, ia tidak menyadari kalau senyumnya melengkung ke atas. Ketika Dafina tersenyum ia lebih manis. Benar apa kata orang ketika kita tersenyum kita lebih cantik daripada biasanya.
"Gue gak akan nyuruh kakak untuk memperjuangkan gue dan gak nyuruh lo berhenti," jawab Dafina.
Dahi Rifqi terlihat bergelombang, ia bingung dengan jawaban Dafina.
"Karna gue gak ada hak untuk ngelarang lo. Terserah lo mau lanjut atau tidak."
"Lo tau ngobatin orang sakit bukan? Karna lo anak PMR," tanya Rifqi.
"Iya tau."
"Lo tau cara ngobatin orang sakit hati?" Tanya Rifqi.
"Maksudnya?"
"Hati gue rusak perlu diobatin," kata Rifqi. Rifqi memberi jeda sebelum melanjutkan kalimatnya, "pakai hati."
Dafina mengalihkan pandangannya ke arah lain. Dia tidak tahu apakah yang diucapkan cowok itu semacam kode atau hanya lelucon. Dafina tidak bisa mengerti jalan pikiran Rifqi.
"Lo gak buru-buru kan?" Tanya Rifqi membuat Dafina melihat ke jam tangannya.
"Oh ya lupa gue kalo harus balik karna ada tugas buat besok," kata Dafina.
Rifqi menggelengkan kepalanya, bukan itu maksudnya. Baru pertama kali Rifqi menemui cewek seperti Dafina. Rasanya ia ingin lebih mengenal cewek ini.
"Bukan itu maksud gue," gumam Rifqi.
"Hah? Tadi bilang apa?"
"Bukan apa-apa, gak usah dipikirin. Sekarang gue antar lo balik." Rifqi tersenyum ke arah Dafina sebelum naik ke atas motornya.
➷➷➷➷
Bel istirahat sudah berbunyi dari sepuluh menit yang lalu. Dafina serta teman-temannya sedang menikmati waktu istirahat mereka di kantin dengan makan dan minum. Tiba-tiba seorang siswi menghampiri mereka berempat di meja.
"Hi! Boleh gabung?" Tanya siswi itu.
"Gue Vanissa dari kelas 12 OTKP 2." Vanissa memperkenalkan dirinya.
"Gue Michelle dari 11 Akuntansi 2."
"Gue Bunga dari kelas 11 Akuntansi 2."
"Gue Cleo dari kelas 11 Akuntansi 2."
"Gue Dafina dari kelas 11 Akuntansi 2."
"Ternyata kalian berempat sekelas?" Tanya Vanissa dan mereka mengangguk kompak.
"Oh ya gue boleh nanya?" Tanya Vanissa kepada Dafina.
"Nanya apa Kak?"
"Lu yang lagi deket ama Rifqi ya?" Tanya Vanissa.
"Gak terlalu deket kok," jawab Dafina.
"Gue temen sekelasnya Rifqi. Kerjaan Rifqi tuh tiap hari buat ulah terus misalnya ngegodain cewek-cewek. Tapi dia dari kelas 10 gak pernah deket banget ama cewek. Emang sih dia banyak mantannya tapi asal kalian tau," Vanissa memberi jeda pada kalimatnya, "dia gonta-ganti pacar karna dare dari teman-temannya. Dan gue denger baru sekarang si curut itu deket ama adkel yang ternyata lo."
"Kalian gak usah takut ama gue, anggap aja gue teman kalian juga." Vanissa tersenyum kepada mereka berempat.
"Rifqi sering dong ngajak lu jalan atau mungkin dinner?" Tanya Vanissa penasaran.
"Pernah tapi gak sering kok."
"Terus si curut itu udah ngelakuin apa aja? Misalnya udah nembak lo?" Tanya Vanissa.
Bel masuk berbunyi yang mengakhiri obrolan mereka. Dafina merasa mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya dalam hatinya karena bel masuk ia tidak perlu menjawab pertanyaan dari Vanissa.
"Gue balik ke kelas dulu ya habis ini pelajaran produktif. Bye gaess." Vanissa beranjak pergi meninggalkan mereka.
"Gila! Udah nyebar luar sampe mana hubungan lu ama Kak Rifqi?" Tanya Bunga.
"Gak tau. Padahal gue ama dia cuma temenan."
"Temenan atau temenan hayoo? Atau TTM—Teman Tapi Mesrah?" Goda Michelle.
➷➷➷➷
**Hallo gaess 🙋🏻♀️🙋🏻♀️
Hallo Hacin 😚😚
Bagaimana ujian kalian semua?
Lancar kah? Hasil ujian kalian bagaimana?
Semoga mendapat nilai bagus ya 😚
Aamiin
Jangan lupa 👍🏻 dan 💬**