
"Dara udah baikkan" kata Dara singkat.
Dua orang itu nampak bersyukur tapi tidak dengan Renjun yang masih kebingungan melihat suasana yang terjadi saat ini.
"Lo Huang Renjun kan? Yang anaknya artis itu?" kata Doyoung.
"Iya, ngefans sama saya?" tanya Renjun dengan percaya dirinya.
"Gak lah ngapain, terlalu males gue ngefans sama lo" jawab Doyoung dengan santai.
Renjun nampak kesal.
"Gue Jaehyun kakak kedua Dara dan dia Doyoung kakak pertama Dara" jelas Jaehyun pada Renjun.
Jaehyun nampak lebih dewasa dari Doyoung dapat dilihat cara dia berbicara sedangkan Doyoung dia terlihat seperti remaja baru pubertas.
Renjun manggut-manggut tanda mengerti.
"Mana mama?" tanya Doyoung pada Dara yang sedari tadi diam.
"Pulang" jawab Dara singkat.
"Udah makan kamu dek?" tanya Jaehyun.
"Udah tadi dikit disuapin sama Renjun" jelas Dara.
Doyoung yang sedang meminum air mineral pun menyemburkan air yang sudah dalam mulutnya hingga mengenai baju Jaehyun.
"Lo jorok banget bang, jadi basah baju gue" omel Jaehyun pada Doyoung.
"Ya maaf reflek tadi. Apa kamu bilang? Renjun nyuapin kamu? Sepertinya...." ucap Doyoung sambil melirik kearah Renjun.
"Kalo gak disuapin nanti Dara gak mau makan" jelas Renjun pada Doyoung.
"Yakin lo?" tanya Doyoung dengan penuh selidik.
"Suer" jawab Renjun sambil membentuk jarinya huruf V.
"Darimana kalian tau kalo Dara sakit?" tanya Dara.
"Dari mama lah masa dari Renjun" jawab Doyoung.
"Saya keluar dulu ya. Mau buang hajat" ucap Renjun pamit pada mereka.
"Sans aelah jangan formal gitu" ujar Doyoung.
"Ya udah sana keburu keluar hajat lo" kata Jaehyun asal.
Renjun pun hanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal dan tersenyum lalu dia keluar dari ruangan tempat Dara dirawat.
"Gimana kabar Jaemin dek?" tanya Jaehyun.
Dara merasa tertohok mendengar pertanyaan dari kakaknya. Pasalnya, Dara sudah susah untuk melupakan Jaemin dan sekarang ia malah mendapatkan pertanyaan dari Jaehyun.
"Udah putus dari sebulan yang lalu. Dan sekarang Jaemin pindah ke Jerman" ucap Dara dengan nada dingin.
Doyoung dan Jaehyun merasa iba pada adiknya. Karena, ia tahu betul bagaimana di putus hubungan sama orang yang kita sayang tanpa alasan yang jelas dan sekarang, malah ditinggal pindah negara juga.
"Sabar dek. Jika itu memang terbaik untuk kamu ya jalanin aja" ujar Jaehyun pada Dara.
"Udah jangan nangis. Move on dong move on kan masih ada Renjun" goda Doyoung sambil menaik turunkan kedua alisnya.
Hal itu membuat ia mendapat sebuah jitakan dari Jaehyun.
"Dara dihibur jangan becanda mulu" omel Jaehyun.
"Itu bukan ngehibur tapi lo ngegoda Dara" balas Jaehyun tak mau kalah juga.
Dara yang mendengar itu pun langsung menjewer telinga kedua kakaknya tersebut.
"Kalian berdua juga gaada yang ngehibur Dara!" ketus Dara sambil melepaskan jewerannya.
"Sakit telinga kakak dek" gerutu mereka berdua sambil memegang telinga mereka yang memerah.
"Terserah" ketus Dara dan memalingkan wajahnya dari Doyoung dan Jaehyun.
"Utututu adek kak Doyoung tersayang jangan ngambek nanti Renjun gak mau loh sama Dara" bujuk Doyoung pada Dara.
Jaehyun yang sedang membersihkan sisa air pada bajunya akibat ulah Doyoung pun melemparkan tisu kotor kearah Doyoung.
"Ew lo jorok banget Jae" omel Doyoung.
Jaehyun tak menanggapi omelan Doyoung.
"Kapan kamu bisa keluar dari sini?" tanya Jaehyun.
"Besok kak" jawab Dara.
Jaehyun hanya ber-oh ria.
"Eh si Renjun buang hajat gak selesai-selesai dia ngeluarin apaan dah gue cek dulu deh. Eh Jae lo jagain Dara dulu" ujar Doyoung sambil keluar dari ruangan Dara.
"Tumben kak Doyoung perhatian" kata Dara.
"Abis kesambet kali" jawab Jaehyun asal.
"Kamu minum obat gih terus istirahat biar cepet sehat" perintah Jaehyun pada Dara.
Dan hal itu dituruti oleh Dara.
Sementara itu........
"Ingat kembali Huang Renjun kamu pindah kesekolah itu hanya 5 bulan saja. Setelah itu kamu akan kembali menjalani home schooling yang artinya jadwal kamu akan padat seperti dulu"
"Tapi saya gak mau!"
"Kamu mau kehilangan kontrakmu hah!"
"Bagaimana pun saya ingin menjadi orang yang punya teman banyak! Manusia diciptakan untuk bersosialisasi bukan anti sosial!"
"Kamu mulai kurang hajar ya!"
"Saya berkata benar Manager Park"
"Pokoknya gaada alasan kamu harus menaati semua perintah dan kontrakmu!"
"Terserah"
Doyoung yang mendengar percakapan tersebut merasa hatinya ikut sakit karena, adiknya akan sendirian lagi tanpa mempunyai orang terdekat. Doyoung dan Jaehyun memang saudara Dara tapi mereka tak bisa menemani Dara setiap hari karena mereka harus bekerja sedangkan mamanya sibuk dengan toko rotinya yang lumayan terkenal.
Doyoung takut Dara sendirian dan ia tak mau Dara merasa kesepian.
"Apa gue jujur aja sama Dara? Tapi, nanti Dara tambah sedih. Mending gue bicarain sama Jaehyun" katanya pada dirinya sendiri dan setelah itu ia bergegas meninggalkan persembunyiaanya sebelum Renjun mengetahuinya.
"Dara, maafin gue. Gue gak ada maksud ngejauhin lo kayak Jaemin" ucap Renjun pada dirinya sendiri.
hai hai jangan lupa tinggalkan jejak ya ^^