
Frisa akhirnya menuruti kata bu endang, dia ikut masuk kedalam mobil franco. Franco melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, mereka berdua terlihat sangat canggung satu sama lain.
Akhirnya frisa memberanikan diri untuk memulai percakapan kepada franco.
"maaf mas franco"
"maaf untuk apa? "
"maaf karena gara gara saya, mas franco jadi tidak nyaman.
"yaa mau gimana lagi, mama udah bilang F yaa F artinya"
"atau enggak saya turun di sini saja mas franco, nanti biar saya omong ke tante kalau saya udah dapat kerjaan lain"
"kamu mau mama marah marah ke saya lagi?"
"enggak mas, bukan begitu maksud saya"
"terus apaan? udah deh jangan nambah nambahin masalah lagi"
"iya mas, maaf"
"oh iya, jangan panggil saya "mas" waktu di hotel nanti, saya gak mau membuat para karyawan jadi canggung"
"iya mas, kalau begitu saya panggil pak franco saja"
"iya begitu lebih baik"
Selama perjalanan di dalam mobil mereka tak bercakap cakap lagi, suasana di dalam mobil semakin dingin beriringan dengan keluarnya AC mobil.
Karena franco merasa keterlaluan kepada frisa, dia merasa sedikit bersalah karena bagaimanapun frisa tidak tau menau soal keputusan yang diambil mamanya.
Franco merasa risih dengan keadaan "tidak enak" yang sedari tadi mengelitiki perasaannya. akhirnya dia memulai percakapan yang canggung lagi kepada frisa berharap udara di dalam mobil ini tidak terlalu mencekik dan membuat sesak nafas.
"oh iya fris, nanti kamu langsung ke bagian HRD untuk lapor yaa"
"baik pak"
"baik pak"
"dan untuk seragam kerja, kamu boleh pakai apa saja asalkan sopan, di hotel yang berseragam hanya cleaning service, OB, sama OG saja"
"baik pak"
"untuk gaji nanti bisa kamu tanyakan ke bagian HRD"
"baik pak"
Franco merasa jengkel karena frisa hanya menjawab "baik pak, "baik pak, "baik pak" terus menerus, akhirnya dia sedikit memarahi frisa.
"kamu ini dari tadi jawabnya cuma "baik pak, naik pak, baik pak" terus, kamu gak mau kerja di hotel saya?"
"enggak pak bukan begitu, saya hanya takut saja kalau membuat bapak semakin marah sama saya kalau banyak tanya"
"astagaaa anak ini" gumam franco dalam batinnya.
"yasudah lain kali kalau saya ajak bisaca jangan cuma "baik pak" melulu, jawab yanh lain"
"baik pak"
Franco mengeleng gelengkan kepalanya, dia tidak paham harus menghadapi wanita ini bagaimana.
"ini anak cantik tapi oon atau gimana sih?" gumam franco dalam hati sambil terus melajukan mobilnya.
Setelah menempuh waktu kurang lebih 30 menit akhirnya mobil franco memasuki area parkir hotel bu endang yang dikelola franco.
Hotel ini namanya adalah La Hotel yang sudah berdiri dari tahun 1994, Meski bangunannya lumayan tua tapi ada daya tarik tersendiri dari hotel ini. Interior jaman 90-an dan berbagai hiasan hiasan lampu yang menambah kesan elegan serta otentik turut disuguhkan dalam balutan yang indah. Banyak wisatawan luar maupun dalam negeri lalu lalang memasuki hotel ini, karena memang hotel ini merupakan salah satu iconik dari kota yang lumayan dingin dan sejuk ini.
______hay hay hay ganks, jangan lupa yaa klik fav, like dan komen.. thx