
Hari yang indah, hari yang sejuk, hari yang begitu mengesankan begitulah harapan frisa setiap harinya di perantauan.
Pagi ini seperti pagi pagi biasanya untuk frisa yang dilewatinya begitu saja, bangun, mandi, sarapan, berangkat mencari pekerjaan.
Terkadang frisa merasa lelah karena hari hari yang monoton ini, namun tidak mulai sekarang karena sejak pagi tadi ada yang diam diam memperhatikan frisa.
Frisa tidak menaruh curiga atau berprasangka buruk, dia hanya menjalani hari hari biasanya.
Setelah seharian full frisa kesana kemari mencari pekerjaan namun tetap zonk tiada hasil, frisa memutuskan untuk pulang saja ke kontrakannya. Setelah frisa sampai di depan rumah kontrakannya sekarang dia merasa ada sesosok mata yang memperhatikannya dari jauh. Frisa mulai merasa takut dan dia dengan cepat masuk ke dalam kontrakannya.
"anjiiirrrr apaan tadi? ada spy? masa?" ucap rancau frisa dengan deg degan.
"apa mungkin orang jahat? atau pembunuh berantai? atau psikopat? ucap frisa mulai ngaco dan bergidik ngeri.
Karena penasaran frisa mengintip dibalik gorden cendela kontrakannya. Dia penasaran siapakah yang sedari tadi memata matai dia. Namun diluar sana tidak ada siapa siapa kecuali pria tampan sedang mencuci mobil sambil bertelanjang dada.
"astagaaaa mata ku membara, hati ku meleleh. siapakah kau wahai gerangan yang nan tampan" ucap frisa kacau sambil meneteskan air liurnya.
"unch, badannya kuy siap ku sobek kayak roti sopek" sambung frisa masih tidak percaya bila selama ini tetangganya adalah makhluk paling hot yang pernah dijumpainya.
Namun seketika frisa langsung menutup gorden cendelanya dan jantungnya berdetak tak beraturan.
"astaga, aku kepergok.. ah kampretlah.. maluuuuuuu" ucap frisa dengan menutupi wajahnya yang telah memerah.
______
Malam harinya bu endang tetangganya datang ke kontrakan frisa.
knok..knok.. knok..
"iya bu, ada apa yaa" tanya frisa.
"ah bukan apa apa nak, ibu cuma mau ngasih puding. Tadi di rumah ibu ada arisan dan makanannya masih banyak yang tersisa" jelas bu endang.
"oh begitu, terima kasih yaa tante" jawab frisa sembari mengambil puding dari bu endang.
"maaa.. mama... " suara seorang laki laki memanggil bu endang.
"iya fran mama di sebelah, sini nak" jawab bu endang.
"iya sebentar, eh iya kenalin ini anak tante namanya franco" kata bu endang bedang penuh senyum.
"ah iya, perkenalkan saya frisa" jawab frisa.
"aku franco" ucap laki laki itu.
Tiba tiba frisa menyadari, ternyata laki laki yang dipandanginya tadi siang adalah franco. Laki laki super hot yang mencuci mobil sambil bertelanjang dada itu ternyata anak bu endang. Seketika wajah frisa langsung merona membayangkan apa yang dilihatnya tadi siang.
"ehem... jadi kamu yaa yang diam diam ngintip aku siang tadi?" tanya franco yang sontak membuat lamunan frisa buyar dan jantungnya bingung tak karuan.
"emm ma..maaf, saya tidak bermaksud" ucap frisa dengan ketakutan dan perasaan malu hingga ke ubun ubun. kalau boleh milih frisa lebih baik menancapkan saja wajahnya di lumpur lapindo.
"oh jadi kalian sudah pada kenal yaa" tanya bu endang.
"ah belom tante" ucap frisa gugup.
"enggak maa, jadi gini tadi waktu fran nyuci mobil dia sedang ngintipin fran dibalik gorden rumahnya" terang franco.
"ah tidak tidak.. tidak tante.. saya tidak bermaksud mengintip kok" selak frisa yang masih deg degan katakutan.
"iya nak tante paham, kamu pasti tidak sengaja kan" ucap bu endang sambil menenangkan frisa.
"astagaa, mati aku.. ke gap orangnya di depan emaknya" ucap batin frisa.
"yasudah fris, tante pamit dulu yaa. kapan kapan kalau lagi senggang main aja ke rumah tante, tante pasti senang sekali" pinta bu endang.
"i iya tante, terima kasih pudingnya" jawab frisa yang mulai sedikit tenang.
Bu endang dan anaknya franco meninggalkan rumah kontrakan frisa dan segera setelah mereka ber dua tidak terlihat, frisa langsung menutup pintunya.
"astaga.. astaga.. astagaaaa frisaaaaaa...." gumam frisa sembari menjambak jambak rambutnya.
"kamu ini malu maluin fris, astagaaa... " sambung frisa yang mulai kehilangan akal sehatnya.
"mau ditaruh mana ini muka frisaaaaaaaaaa..." teriaknya sambil menutupi mukanya dengan bantal.
_______hay hay hay ganks, jangan lupa yaa klik fav, like dan komen.. thx