One Night Mistake

One Night Mistake
Perubahan Mike



"Dasar wanita ******. Kau tidak punya hati." Teriak Mike merasa begitu menjijikkan dan langsung memblokir nomor Jane.


Dia bersumpah bahwa dia tidak akan pernah memikirkan Jane lagi seumur hidupnya.


Kebencian dalam dirinya meningkat setiap detik memikirkan apa yang sudah Jane lakukan kepadanya. Dia mengendarai mobilnya dengan marah sampai dia tiba di sebuah bar milik temannya.


"Hei Mike!" Ucap teman Mike yang memiliki bar itu.


Mike hanya mengangguk lalu langsung pergi ke arah sudut bar yang gelap itu. Mike mulai menggoda beberapa wanita yang ada di sana. Mike benar-benar berubah. Beberapa minggu yang lalu dia masih tidak memiliki kekasih. Tapi sekarang dia bisa saja memiliki seorang istri dengan cepat. Mike tertawa dan memanggil para wanita untuk mendekat ke arahnya.


Seorang wanita mulai menciumnya dan Mike sebenarnya merasa jijik. Tapi kebenciannya terhadap Jane membuatnya berubah pikiran dia lantas membalas ciuman wanita itu.


"Hanya 5 juta sekali main." Bisik wanita itu di telinga Mike.


"Deal." Balas Mike.


Setelah mendengarkan hal itu, wanita itu lalu mulai aksinya. Mike melakukan hal itu dengan kasar pada wanita itu. Tapi wanita itu malah menikmati permainan Mike meski begitu kasar.


"Wah kau begitu hebat. Ambil nomorku jika kau membutuhkan layanan dariku lagi." Ucap wanita itu dan menaruh sebuah kertas kecil di saku Mike.


Mike merasa senang setelah melepaskan semua amarahnya kepada wanita itu. Dia tahu bahwa wanita itu merasa kesakitan atas apa yang dia lakukan. Tapi wanita itu juga terlihat menikmatinya. Mike menghela nafas dan memberikan uang kepada wanita itu.


Teman Mike pemilik bar itu menggoda Mike setelah melihat Mike keluar dari area gelap itu. Teman Mike tahu apa yang sudah Mike lakukan dengan wanita itu. Tapi dia hanya tertawa dan bicara dengan Mike seperti tidak terjadi apa-apa. Mereka berdua pun mengobrol sampai tengah malam.


Kemudian setelah itu, Mike pun kembali pulang.


...----------------...


Rossa mengatakan kepada Papa Mike bahwa Mike baik-baik saja.


"Hai sayang, bagaimana kabarmu? Aku merindukanmu." Ucap Papa Mike dengan nada menggoda.


Rossa tertawa dengan suara yang terdengar begitu seksi.


"Hmmmmm.... Kenapa kau tidak pulang ke rumah dan aku akan membuatmu bahagia." Balas Rosa.


"Hmmmm.... Aku masih sibuk di sini sayang." Ucap Papa Mike mengubah topik pembicaraan mereka.


"Sayang, aku sudah siap sekarang. Kita bisa mengatur pernikahan kita." Ucap Rossa.


Mendengar ucapan Rossa, sontak membuat Papa Mike mematung. Setelah Papa Mike mengetahui bahwa Rossa menyukai Mike, Papa Mike merasa tidak ingin melanjutkan pernikahan itu lagi. Sebenarnya Papa Mike memang tergila-gila kepada Rossa. Tapi untuk menikahi Rossa, bukanlah rencana yang dia punya.


"Sayang, seperti yang kau katakan. Kau masih muda dan kita masih punya banyak waktu untuk merencanakan pernikahan itu." Ucap Papa Mike mencoba yang terbaik untuk meyakinkan Rossa agar mengurungkan niatnya untuk menikah.


Rossa menatap ponselnya beberapa saat kemudian dia pun setuju dengan ucapan Papa Mike. Dia lalu mengatakan kepada Papa Mike bahwa dia memiliki sesuatu yang ingin dia lakukan sekarang dan dia pun memutuskan sambungan telepon itu.


"Sial! Jadi sekarang kau merubah pikiranmu hah?" Teriak Rossa penuh kemarahan.


Dia memukuli meja kaca dengan sangat keras dan membuang apapun yang dia sentuh. Dia merasa bahwa dia harus segera menyelesaikan apa yang sudah dia mulai atau semuanya akan sia-sia.


"Papa aku akan membalas dendam atas kematian Papa. Aku akan mengambil semua yang sudah dia rampas dari Papa. Tidak akan ada yang berubah Papa. Aku bersumpah dia akan menyesali perbuatannya karena sudah mengganggu Mama." Ucap Rossa dengan air matanya yang terjatuh ke pipinya.


Bersambung....