Nashita

Nashita
Akhir Cerita



Malam hari di kediaman orang tua Nashita


"Kak, di luar ada yang mencarimu," lapor Jelita.


"Siapa?" tanya Nashita heran.


"Lihat aja sendiri!" ucap Jelita seraya tersenyum usil.


Nashita pun keluar untuk melihatnya, "Hyun!" panggil Nashita.


"Nash, kita perlu bicara, sebentar saja!" ucap pria yang terlihat kusut itu.


"Apa yang akan kita bicarakan lagi? Bukankah tadi pagi kita sudah berbicara? " ucap Nashita dengan dingin.


"Sebentar saja!" ucap Mr. Hyun seraya menarik tangan Nashita mengajaknya duduk di taman, yang ada di halaman depan rumah orang tua Nashita .


"Aku ingin menanyakan sesuatu padamu," ucap Mr. Hyun tanpa menoleh pada Nashita, mereka duduk berdampingan.


"Katakanlah!" ucap Nashita dengan wajah datar.


" Maukah kamu kembali kepada saya ? Jika kamu mau, saya akan menceraikan Liza. "


" Saya akan membuat kamu menjadi satu - satunya wanita dalam hidup saya , " ucap Mr. Hyun seraya menggenggam tangan Nashita tanpa menatapnya.


Nashita menatap tangannya yang digenggam Mr. Hyun, hatinya mulai goyah.


Haruskah dia tetap berada di samping pria ini? Kemarin malam Nashita bisa melihat dengan jelas jika Liza masih mencintai pria ini.


Nashita menghela nafas dengan kasar, "Maafkan saya, saya tidak bisa, sudah saya bilang saya tidak ingin menjadi perusak rumah tangga orang!" ucap Nashita dengan tegas.


"Kamu tidak merusak rumah tangga orang! sebelum kamu masuk dalam hidup saya, rumah tangga saya dengan Liza sudah diambang kehancuran," ucap pria itu dengan frustasi.


"Maaf saya tetap tidak bisa, saya kira tidak ada lagi, yang harus kita dibicarakan. Sudah malam, silahkan pulang!"


Sontak Nashita terkejut mendengar penuturan pria ini, " Mengapa begitu? " tanya Nashita penasaran.


"Saya akan kembali ke Korea, mungkin dengan begitu hubungan saya dan Liza membaik, kalau saya di sini terus saya akan sedih, karena saya akan melihat kamu setiap hari,dan saya takut tidak bisa menahan diri," ucap Mr. Hyun dengan sendu.


Tanpa persetujuan dari Nashita, dia membawa tubuh Nashita kedalam pelukannya.


"Tolong maafkan saya! Jangan membenciku saya!" lirihnya.


Nashita terdiam, membeku, tapi tangannya membalas pelukan itu, kalau boleh jujur Nashita ingin serakah, Nashita ingin memiliki pria ini, akan tetapi dia masih punya hati tidak mungkin menyakiti hati wanita lain.


🌷🌷🌷🌷🌷


Di kediaman Mr. Hyun.


"Baiklah jika kita ingin memperbaiki hubungan kita, mari kita kembali ke Korea, kita akan memulai kehidupan baru. Aku akan meneruskan usaha orang tuaku di Korea dan kamu jadilah istri yang selalu ada disampingku," ucap Mr. Hyun pada Liza.


"Aku setuju! Mari kita kembali ke Korea, aku janji aku akan menjadi istri yang baik, Mari kita mulai memikirkan punya keluarga yang utuh. Misal, dengan memiliki anak," ucap Liza dengan senyum merekah di bibirnya.


Mr. Hyun tersenyum tipis seraya mengangguk, meskipun dalam hati masih ada keraguan, tapi dia akan berusaha. Kemudian pasangan suami istri itu saling berpelukan dengan pikiran masing - masing.


Liza, dengan pikiran bahagianya karena akhirnya dia memiliki kesempatan untuk hidup berdampingan kembali bersama suaminya.


Sedangkan Mr. Hyun dengan pikiran kacaunya, dia masih belum bisa melerakan Nashita. Rasanya berat berpisah dari gadis yang membuat hari-harinya bersemangat selama ini.


Ke esokan harinya pasangan suami istri itu meninggalkan Indonesia menuju Negara asalnya.


Sedangkan Nashita meskipun hatinya sedih dia tetap harus menerima dengan lapang dada.


Nashita percaya suatu hari nanti dia pasti akan menemukan lelaki yang tepat, dia hanya perlu berusaha dan berdoa.