Nashita

Nashita
Tteokbokki, Kimchi, Ramyeon



Bab 23


Pukul enam sore.


Drt… drt.. drt…


Nada getar ponsel Nashita berbunyi pertanda masuk sebuah pesan.


Nashita masih mengabaikannya, karena Nashita masih beres- beres, persiapan akan pulang.


Nashita selalu pulang belakangan, karena Nashita selalu mengecek kembali hasil kerja anak buahnya setiap hari, jika sudah merasa puas barulah dia pulang.


Drt… drt.. drt..


Ponselnya kembali bergetar, Nashita pun mengecek pesan masuk tersebut.


Nashita mengernyitkan dahinya, " Pesan dari siapa nih,?" gumam Nashita yang merasa bingung dengan beberapa pesan yang masuk tanpa nama kontak.


Nashita pun melihat foto profil kontak tersebut.


" Oalah ternyata Mr. Galak! tahu dari mana ya Si Mister nomor hp ku? Oh iya waktu itu kan memang semua karyawan di mintai nomor hape ", gumamnya.


Isi pesan yang pertama, [" Nashita saya sudah di depan!"]


Isi pesan yang kedua, [" Cepat jangan lama-lama!"]


[" Baik mister! Saya segera kesana! "] balas Nashita.


Nashita bergegas meninggalkan ruangannya yang sudah sepi tidak ada orang, kecuali security, lalu dia pergi keluar untuk mencari keberadaan Mr, Hyun. Benar saja Mr. Hyun sudah menunggu di depan.


Nashita mendekati mobil kuning milik Mr. Hyun. Nampak Mr. Hyun sedang bersandar di kursi pengemudi sambil mendengarkan musik asal negaranya.


"Mister!" panggil Nashita dengan sopan.


"Mr. Hyun menoleh kepada Nashita," Ck..! Cepat masuk! Lama banget! " sungut Mr. Hyun.


" Iya Maafkan saya, Mister! Tadi masih banyak pekerjaan yang belum selesai, " Nashita beralasan, pada kenyataannya dia tidak ingat jika Si Mister ngajak pulang bareng.


Setelah duduk dan menutup pintu mobil, Nashita hendak memasang seat belt tapi, seperti di dalam novel - novel romantis yang sering dia baca seat beltnya mendadak macet.


"Lama banget pasang seat beltnya? Apa kamu gak bisa pasang?" tanya Mr. Hyun tidak sabaran.


"Seat beltnya yang susah di pasang mister!" sahut Nashita.


"Sini saya bantu," ucap Mr. Hyun seraya mendekat dan mengambil seat belt tersebut hendak di pasangkan di badan Nashita.


Nuansa canggung bisa dirasakan Nashita, karena posisi mereka begitu dekat. Dengan jelas Nashita melihat wajah tampan, putih mulus, hidungnya mancung, dan bibirnya, duh! merah menggoda kaya pakai lipen.


"Duh! Ganteng banget sih, orang ini wajahnya begitu sempurna meskipun umurnya udah 40 - an, eh apaan sih aku ini bisa - bisanya mengagumi Mister galak," hihihihi… ucap Nashita dalam hati tanpa dia sadari sudah senyum - senyum sendiri.


Pletak!


Mr. Hyun menyentil dahi Nasita


Aww! Sakit! Pekik Nashita seraya mengusap dahinya.


"Ngapain kamu melamun dan senyum - senyum sendiri? Kayak orang gila saja!" ejek Mr. Hyun.


Nashita hanya cengengesan sambil mengusap tengkuknya.


Setelah membantu memasangkan seat belt untuk Nashita, Mr. Hyun melajukan mobilnya, bergabung dengan mobil-mobil lainnya di jalanan.


Setelah kepergian mereka, keluarlah seseorang dari balik tembok pos security, orang itu dari tadi mengikuti Nashita. Nampak raut kekecewaan di wajah orang tersebut.


"Pantas saja kamu selalu menolakku Nash! ternyata kamu ada main dengan Mr. Hyun," ucapnya sembari meninggalkan tempat tersebut.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Tidak sampai tiga puluh menit, mobil yang ditumpangi Nashita berbelok ke sebuah restoran Korea. Mobil itu mendarat dengan cantik di area parkir restoran tersebut.


" Kita mau apa ke sini, Mister ?" tanya Nashita agak heran.


"Mau mandi! jawab Mr. Hyun dengan ketus.


" Hah.. Masa mau numpang Mandi saja ke restoran? " ucap Nashita dengan polos.


" Ck..! kamu itu ya! jangan banyak tanya, pokoknya ikut saja! Cepat turun!" perintah Mr. Hyun sambil turun dari mobil.


Begitu juga dengan Nashita, dia bergegas turun. Setelah mengunci mobil, Mr. Hyun mengajak Nashita masuk ke dalam restoran tersebut.


Nashita merasa kagum dengan interior restoran korea tersebut. Baru ini kali Nashita menginjakan kaki di restoran seperti itu.


Mr. Hyun mengajak Nashita duduk di tempat yang agak mojok dengan lampu yang agak temaram.


"Kamu mau pesan apa?" tanya Mr. Hyun seraya menyodorkan buku menu pada Nashita.


Sesaat Nashita membuka buku menu itu, lalu mengembalikannya kembali seraya berkata, "Saya tidak tahu makanan korea, semua namanya sangat asing bagi saya."


"Ck…! Sini saya pilihkan!" ucap Mr. Hyun.


" Mister yang saya tahu makanan korea itu hanya tteokbokki, ramyeon, sama kimchi, tapi saya belum pernah memakannya saya hanya pernah melihat di drama korea yang saya tonton.


Mr. Hyun hanya tersenyum tipis,mendengar perkataan Nashita.