Nashita

Nashita
Finding Nashita



Bab 15


Setelah bergulat dengan hatinya sendiri, akhirnya Nashita memutuskan kembali ke tanah kelahirannya yaitu kota sukabumi, kota tercinta, kota yang selalu dirindukannya. Kota di mana, orang tua, kakak dan adik berada.


Bodo amatlah! Jika Rendy menyusulnya kesana.


Meskipun dia sangat sayang sama Rendy, tapi dia udah ogah melanjutkan kisahnya sama Rendy, dia sudah terlanjur sakit hati dihina Kakaknya Rendy.


Seandainya Rendy hanya orang biasa tentu dia akan terus bersama Rendy. Bagaimanapun Nashita sudah sayang sama Rendy, tapi mau bagaimana lagi? Kakaknya tidak suka dan Nashita tidak mau memaksa atau berjuang untuk cinta yang tidak diterima oleh salah satu pihak.


🌱🌱🌱🌱


Restoran Pelangi.


Rendy mencari - cari Nashita ke setiap sudut restoran, tapi dia tidak menemukannya, Rendy bertanya pada para karyawan tapi tidak ada yang memberi jawaban.


Tidak seperti biasanya Nashita pergi sebelum Rendy jemput, Nashita selalu setia menunggu Rendy.


Rendy menemui Kak Felly di ruanganya.


"Kak, Kakak melihat Nashita?" tanya Rendy seraya mendudukkan bokongnya di sofa empuk berwarna ungu.


"Oh, dia?' Ngapain kamu mencarinya?" tanya Kak Felly dengan santai.


" Seperti biasa lah kak, aku ingin menemui kekasihku sekalian menjemputnya pulang!"


"Udah kayak sopir pribadi aja kamu, mengantar jemput dia," ucap Kak Felly dengan sinis.


"Udah jangan cari gadis itu lagi! Dia sudah Kakak pecat!"


"Kak! maksudnya apa?" sentak Rendy.


"Ck…! Dengerin ya, Nashita sudah Kakak pecat! "seru Kak Felly.


Sontak Rendy terkejut, "Kenapa dipecat kak? salah Nashita apa?" tanya Rendy dengan tatapan tidak percaya.


"Karena Kakak tidak menyukainya, dia tidak cocok denganmu, nanti Kakak carikan gadis yang pantas untukmu!"


"Kak!! Kakak tidak berhak mengatur - ngatur hidup Rendi! Kakak tidak berhak memisahkan Rendy dan Nashita," Bentak Rendy.


"Rend, berani ya, kamu Bentak Kakak! Kakak hanya ingin memberikan yang terbaik untuk kamu! Carilah gadis yang sepadan dengan kita!" ucap Felly balik berteriak.


"Terserah Kakak! Aku akan mencari Nashita!" seru Rendy lalu dia hendak beranjak dari ruangan itu.


Rendy tidak memperdulikan teriakan Kak Felly, Rendy meninggalkan Restoran Pelangi dengan marah, dia akan pergi mencari Nashita siapa tahu ada di kosan.


Marah, kesal, kecewa, itulah yang dirasakan Rendy kepada Kakaknya saat ini. Rendy memacu motor maticnya dengan kencang dia ingin segera sampai di kosan.


Setelah memarkir kendaraannya, Rendy bergegas menuju kamar Nashita, namun sayang, Kamar Nashita sepi, tidak ada tanda-tanda berpenghuni dan terkunci.


Rendy bergegas menuju rumah Ibu kos, Rendy akan menanyakannya kepada Ibu kos, siapa tahu Ibu kos tahu keberadaan Nashita.


Kebetulan ibu kos sedang duduk - duduk di muka rumahnya. Jadi Rendy tidak perlu repot-repot mencarinya.


"Bu, apakah Ibu melihat Nashita," tanya Rendy agak gupuh dan riweuh.


"Oh, Mbak Nashita? Dia, tadi pamit sama Ibu, katanya mau pulang ke kampung halaman."


" Sepertinya Mbak Nashita gak balik lagi, pakaian sudah dibawa semua, dan kunci kamarnya dikembalikan kepada Ibu,"


Seketika tubuh Rendy menjadi lemas tak bertenaga seolah-olah separuh jiwanya hilang.


" Ya udah makasih bu, " ucap Rendy seraya meninggalkan Ibu kos.


" Iya sama-sama, " ujar Ibu kos.


Dengan langkah gontai, Rendy menuju kamarnya, Rendy tidak bersemangat, ditatapnya pintu kamar Nashita dengan nanar lalu dia masuk ke dalam kamarnya.


Rendy merebahkan dirinya di kasur, lalu dia merogoh handphonenya di saku celana.


Dia berusaha menghubungi Nashita, tapi handphonenya Nashita tidak aktif.


Rendy mengusap wajahnya dengan kasar. Pria imut dan tampan itu merasa gusar karena tidak bisa menghubungi pujaan hatinya.


"Nash apa kamu benar-benar pulang?"


"Ayo dong Nash, hp nya diaktifkan!"


Sial! Dua tahun mengenalnya, bisa-bisanya aku tidak tahu alamat rumahnya," Rendy merutuki dirinya sendiri.


Karena memang Nashita sendiri selama bekerja di Jakarta dia tidak pernah mengajak teman atau siapapun kerumahnya.


Rendy menyambar jaket dan kunci motornya. Rendy akan menanyakan alamat rumah Nashita kepada teman - temannya Nashita.