MY YOU

MY YOU
6



Pukul 07.00 WIB, Bandara Soekarno-Hatta


Saga kembali melihat hp nya. Pesan singkat sudah berubah menjadi centang dua dan sudah terbaca ayana, namun wanita itu tidak ada niatan untuk membalasanya. Dia mengetik pesan lagi


“aku berangkat, perjalanan sekitar 15 jam 30 menit. Aku ke italia” ketikan saga


Centang 2 muncul dilayar Saga. Dia berfikir apakah ayana sedang perjalan ke Bogor? Dia menambah ketikannya lagi


“hati-hati di Bogor”


“Jangan Nakal!”


Ketikan perintah larangan itu mengakhiri. Saga mematikan handphonenya ketika pesawat akan terbang. Dia membuka dokumen perusahaan papa Anton yang memang sengaja dia bawa. Menjadi workaholic seperti sebuah pekerjaan.


Ayana yang sedang menyetir mobil mendengar ketika handphone nya bergetar, namun dia tidak mengambilnya. Pikirnya paling juga rekan lapangan atau kantor yang bertanya tentang pekerjaan. Dia tidak sadar bahwa ada seorang pria yang mengkhawatirkannya. Efek lama menjomblo. Dia terus melajukan mobilnya, lebih tepatnya mobil perusahaan sebagai alat mobilisasi ketika dia meninjau proyek. Dia lebih memilih naik MRT daripada harus membeli mobil. Belum lagi parkiran kosnya yang akan lebih sempit ketika dia membeli mobil. Tidak ingin pindah dengan alasan utama tukang sayur yang keliling depan area kos murah dan baik hati jika ditanya oleh Nala.


Ketika sampai di proyek yang di tinjau, sebelum keluar dari mobil Ayana melihat pesan singkat untuknya. Ternyata pesan dari kontak baru yang dia simpan kemarin malam.


“aku bukan anak kecil” balasan untuk kontak bernama “pria aneh”.


Lama ayana melihat layar hpnya tapi tetap centang 1 yang ayana dapat. Lalu dia melanjutkan pekerjaannya meninjau proyek.


\===


Bogor, pukul 11 malam. Ayana berada di kamar hotel dengan laptop di depannya, menampilkan file laporan proyek yang baru saja dia tinjau. Sesuai jadwal, rencanya dia akan di bogor 5 hari lalu mengambil cuti karena kakak perempuannya akan menikah minggu depan. Ayana akan pulang kampung. Memberikan info kepada saga bukanlah skala prioritasnya. Dia sudah muak dengan laki-laki. Masa lalu merubahnya. Cita-citanya sekarang menjadi wanita independent dan tak butuh laki-laki. Menikah? Sangat jauh dari pikirannya. Seperti yang nala katakan


“Aquarius itu setia, tapi problematic juga” kesimpulan nala setiap kali mendengar pendapat ayana.


Jam 7 malam waktu Roma


“Nanti kaila rangkum dan kaila kirim ke email kakak” ucap tegas adik kesayangan saga itu.


“oke” jawab saga seraya memasang kaosnya


“jaga diri ya disana. Udah sana tidur, pasti kamu capek Nak” suara mama dila terdengar di kamar hotel saga


“siap ma” jawab saga


“yaudah, Assalamu’alaikum” ucap suara di seberang sambungan


“waalaikum salam” jawab saga, lalu mematikan sambungan


Dia mengecek pesan, ada balasan dari wanita yang bernama ayana arunika itu. Apakah dia sudah tidur? Pikir saga ketika akan membalas pesan.


“aku sudah sampai di hotel” ketikan untuk ayana


Di Indonesia, ayana melihat hpnya bergetar, dari notif terlihat pesan dari saga yang sedang laporan jika sudah sampai itali. Ayana menghentikan ketikan pada laptopnya dan hanya melihat hpnya. Tangannya tetap berada pada keyboard, dia tidak ada niatan untuk memindah tangannya. Melirik kembali pada laporannya, tinggal 85% laporan itu selesai untuk hari ini. Dia melanjutkan menekan keyboardnya.


Saga yang berada di Italia menunggu balasan ayana


“Bukankah tadi kaila belum tidur, apa mungkin ayana lelah lalu dia tidur?” monolog saga


15 menit berlalu, ayana telah selesai dengan laptopnya. Dia mengambil hpnya hendak membuka aplikasi game. Mode janggu di aktifkan. Tapi pikirannya kepada seorang pria yang memberikan laporan padanya. Dia keluar dari game. Lalu menekan panggilan untuk nomor pria di Italia sana.


Saga yang sedang membaca laporan adiknya terhenti ketika mendengar hpnya berbunyi. Dia melihatnya dan senang ketika “my dear” menghubunginya. Dia menggeser, menjawab panggilan tersebut.


“Assalamu’alaikum” salam Saga


“Waalaikum salam” jawab suara merdu ayana


Hening,, tidak ada pembicaraan


“kamu belum tidur?” ujar saga mencairkan suasana


“kepikiran kamu” jawab ayana jujur. Mendengarnya saga tersenyum


“aku baik-baik aja disini” jawab saga. Tidak ada suara, saga masih tersenyum mendengar kejujuran ayana. Sampai tiba-tiba


“Oke. Night” ucap ayana, lalu ayana mematikan sambungannya.


Saga melongo tak percaya. Dia melihat kembali layar hpnya dan benar sambungan telah putus.


“Rasanya pengen gua peluk, cium dan gua smackdown tu cewek. Gemesin banget” monolog Saga. Lalu dia membaca lagi laporan tentang wanita yang sudah berani mematikan sambungan telepon tadi.


Mematikan sambungan telepon, lalu tidur. Itulah yang ayana coba usahakan. Namun itu semua nihil. Dia mengambil hpnya lalu mengetik pencaharian di google dengan keyword,


“SAGARA MAHENDRA”


5 menit dia membaca beberapa artikel tentang saga, lalu dia membuka social medianya. Dapat dilihat oleh ayana bahwa nama KAILA MAHENDRA telah menstalking semua media sosialnya. Ayana logout lalu log in dengan second akunnya. Dia menjelma menjadi detektif dadakan. Semua tentang saga dia tau, bisnisnya, siapa orang dalam Saga diperusahaan, siapa temannya Saga, bahkan wanita-wanita yang menyukai Saga. Cukup lama, lalu ayana mengakhiri pencahariannya. Dia berusaha untuk tidur setelah bermonolog,


“Orang bilang cita-cita harus setinggi langit, biar kalo jatuh di bintang-bintang. Apa dia lupa kalo bintang itu panas?”


Di belahan bumi yang lain, Saga tersenyum di akhir laporan yang dikirim adiknya dengan catatan yang bertuliskan,


“Aku menyukai Kak Ayana” adiknya ini juga menyukai wanita pilihannya. Sejauh ini wanita-wanita yang mendekati kaila hanya untuk bisa dekat dengan Saga, Kaila hanya akan berkata, “kakak ini menyukai kakak, kakak yang itu menyukai kakak dan ucapan dengan arti yang sama” Mengetahui semua keluarganya menyukai wanita pilihannya, saga memiliki energy tambahan untuk mendapatkan ayana.


 “aku tidak ingin mengganggumu” ketik ayana keesokan harinya ketika saga mengirimi laporan jadwalnya.


“aku suka kau ganggu” balas saga


5 hari berlalu dengan tanpa balasan ayana. Saga paham bahwa ayana menghindarinya. Butuh tenaga tambahan menghadapi ayana setelah membaca laporan adiknya setelah malam itu. Dia mencoba untuk cepat-cepat menyelesaikan urusannya disini dan kembali ke Indonesia. Menangkap wanitanya. Dampaknya adalah kenan yang tidak cukup waktu untuk membelai istrinya.


“Setelah ini, kau pulang saja ke Indonesia. Aku akan mengurus sisanya. Pikiranmu tidak disini” ucap kenan menyandarkan tubuhnya.


“setelah menjadi milikmu kau mengusirku?” tanya saga


“ya, aku mengusirmu” teriak kenan.


“oke” saga keluar ruangan dan meninggalkan kenan. Kenan yang melihatnya hanya bisa menghembuskan nafas.


“panjang umur Alan menghadapi bos seperti Saga” doa kenan terhadap teman kuliahnya yang akan menjadi asisten saga.