MY YOU

MY YOU
26



Pintu kamar mandi terbuka, menampilkan seorang sagara dengan air segar yang melekat di rambutnya.


Dia lalu menghampiri ayana yang masih duduk sambil melihat hp nya.


"Ay" ucap saga


ayana menatap saga


"aku laper, kita makan dulu" tutur ayana


"iya, kamu mau makan apa?" tanya saga seraya duduk di sebelah ayana


"ayam goreng, burger, kentang goreng, float, es krim" terang ayana


Saga tersenyum dalam hati


"Kamu mau kesana atau kita pesen aja? kalo habis sholat maghrib gimana? bentar lagi udah adzan" ucap saga


"aku lagi g sholat" jawab singkat ayana


" kamu g sholat? mau aku belikan pembalut? " ucapan spontan dari saga


"emang mau?" tanya balik ayana. saga mengangguk mantap


"yaudah" ucap ayana


saga diam dengan jawaban singkat ayana


"habis sholat maghrib aku keluar sekalian beli makan. Apa aku beli dulu nanti kita keluar beli makan? " tanya saga meminta pendapat


"aku masih ada cadangan tapi tinggal satu. kamu sholat maghrib aja, nanti keluar sekalian beli makan sama itu. aku mau rebahan disini aja" ucap ayana


"siap" ucap saga tanpa penolakan.


Dalam hati ayana tersenyum dengan tingkah saga.


"mana bisa gua marah kalo nih cowok bucin banget"


Setelah sholat maghrib, saga meluncur mencari pesanan ayana, ayana sudah memberi pesan chat tentang spesifikasi pembalut yang diminta. ayana cuma berpesan


"beli satu aja" terangnya ketika saga hendak menutup pintu kamar hotel.


Beberapa menit berlalu, saga datang dengan pesanan ayana dan beberapa paper bag. Ayana? dia belum mandi.


Mendengar pintu kamar hotel bersuara, ayana menoleh ke sumber suara.


"loh? kok udah dateng? Aku belum mandi" terang ayana


dia lalu mematikan game online di hp nya. biarlah afk masak iya dia sampai lupa mandi.


"itu pesanan kamu sama beberapa pakaian. ehem.. aku cuma nebak aja ukuran kamu" lanjut saga


"emang kamu beli dimana? " tanya ayana


"tadi kebetulan ketemu alan di maretapril pas beli pembalut, terus kata alan suruh beli pakaian yang lain juga" jawab saga


"jadi alan yang beli?" tanya ayana lagi


"bukan, aku yang beli. alan cuma nunjukin toko sama ikut ngekor di belakangku" jawab saga lagi


ayana menyipitkan matanya


"aku sendiri yang nentuin pakaian dan ukurannya, alan g ikut-ikut. dia malah godain wanita di sana" terang saga lagi


"oke" singkat ayana. lalu menutup pintu kamar mandi


Tak butuh waktu lama, ayana sudah memakai pakaian yang di beli saga, kaos pendek berwarna magenta yangs sedikit kebesaran dengan celana pendek berwarna hitam. Rambutnya masih terlihat basah setelah keramas.


"aku pengen nikah" batin saga


"makan yuk" ajak ayana


"yuk" seru saga


ayana lalu menyiapkan makanan untuk saga dan dirinya. Saga menghampiri ayana seraya membatin


"gua lebih pengen makan lo Ay"


Mereka makan dengan lahap. Selesai makan ayana dan saga duduk di sofa berdekatan. Hening.


"Ay" ucap saga mencairkan atmosfir


Saga menatap ayana


"Minggu lalu aku ke perancis, ada urusan bisnis. Malam harinya setelah ketemu klien kebetulan aku dan alan ketemu temen kuliah. Reza namanya. Seketika itu, kita diajak nongkrong. Banyak temen-temen reza di sana mungkin salah satunya vivi. Setelah itu kita g ada ketemu lagi. Hari ini, ketika video vivi trending, aku lagi di singapura sama klien, aku juga g tau tentang video itu. Kenan yang bilang ketika kita makan siang. Lalu kamu g bisa di hubungi. Ralat. Bisa di hubungi tapi g di angkat. aku takut kamu marah, kecewa atau bagaimana. Kamu fokus utama aku Ay. Aku langsung kesini dan nyari kamu di proyek. lalu ya seperti yang kamu tau. Maaf Ay" jelas Saga


Ayana menoleh Saga


"boleh peluk gak?" tanya ayana. Saga mengangguk dengan permintaan ayana.


Ayana lalu duduk di pangkuan saga, melingkarkan lengannya di leher saga. menempelkan kepalanya di dada Saga


Saga mengangkat tangannya membelai rambut ayana.


"Ay aku tau kamu g suka bahas ini, tapi. aku ingin menikah sama kamu Ay" ucap Saga.


Hening. ayana tidak menjawab namun pelukannya terhadap saga lebih erat.