
Pukul 16.17 WIB, Saga dan ayana sudah sampai di parkiran motor. Entah ilmu darimana yang Saga miliki sehingga bisa cepat sampai, apakah dia langsung berguru pada Valentino di Italia atau bagaimana, hanya Author yang tahu.
Ayana membuka tas ranselnya dan menaruh karcis sepeda motor, sedangkan saga membuka jaket dan helm nya.
“Tasnya aku aja yang bawa” ucap Saga
“mau?” tanya ayana seraya melepas jaketnya
Saga menatap tas ransel ayana yang berwarna army dan berjenis unisex itu.
“kenapa harus g mau?” pikir Saga
“sini, sekalian titip kunci motor sama dompet aku. Jadi aku aja yang bawa” ujar saga seraya mengambil tas ransel ayana
“hp kamu di dalem tas” ujar ayana sambil menata rambutnya di spion motor.
Saga yang melihat ayana membenarkan rambutnya berkata
“kamu g bawa gelang rambut?” kata Saga
“kan ada tangan kamu” jawab ayana sekenanya
“ha?” tanya saga bingung.
“ups, sorry” ucap ayana begitu dia sadar dengan ucapannya.
Saga yang masih bingung dengan ucapan ayana bertanya lagi
“maksudnya gimana?” tanya saga lagi
“g usah di bahas, masih bocil g bakalan paham” jawab ayana
“enak aja, aku pria dewasa yang bisa buat bocil ya” ucap saga
Ayana hanya mengangkat bahunya.
“kesana dulu yuk, kayaknya kamu tambah keren kalo pake kacamata hitam” ujar ayana sambil menunjuk sebuah kios. Saga lalu mengikuti ayana dengan membawa tas ransel ayana di punggungnya. Mereka lalu memilih kacamata.
“aku paham yang tadi” suara Saga memecah keheningan ombak ketika mereka duduk di pasir di bawah pohon rindang menatap lautan luas.
Ayana yang sedang menyeruput es kelapa muda yang di beli saga terhenti.
“kamu masih mikirin yang tadi?” tanya ayana lalu melanjutkan minumnya.
“iyalah, mana bisa aku g paham sama hal dewasa itu” ucap Saga yang membuat ayana tersedak. Saga yang mendengarnya membantu ayana menepuk-nepuk pundak belakang ayana. Setelah dirasa ayana baikan, saga berkata kembali
“kamu mesum juga ya ternyata” ucap Saga seraya menatap ayana dengan senyum yang meghiasi wajah tampan Saga.
Ayana yang mendapat tatapan dari Saga merutuki kebodohannya.
“kan aku udah bilang, jangan di bahas lagi” ujar ayana setelah menetralisir rasa malunya.
Saga hanya terus tersenyum menatap ayana.
“Dasar mesum” sarkas ayana lalu berdiri meninggalkan Saga
“Dasar wanita, siapa yang mesum siapa juga yang difitnah” batin Saga.
Saga lalu berdiri dan mengejar ayana. Ketika sampai pada ayana dia tidak berkata apapun lagi. Ayana berjalan menaiki bukit bersama Saga di sampingnya. Setelah sampai di atas bukit bisa dilihat pemandangan Raja Ampatnya malang itu, Saga dan ayana duduk di tanah tanpa alas apapun, langit sore menjadi panorama yang menghiasi cakrawala.
“aku pernah kesini sebelumnya” ujar ayana membuka obrolan
“iya, sama mantan kamu” jawab saga. Ayana menoleh setelah mendengar jawaban Saga
“dari tadi kita ketemunya sama pengunjung yang berpasangan, nama pantainya juga teluk asmara. Kamu mau dateng kesini sama siapa? Kak fajar? Mana mau kak fajar.” Terang saga
“kamu udah ditanyai apa aja sama mas fajar?” ayana balik bertanya.
“mas fajar? Urusan pria. Udah jangan mengalihkan pembicaraan” jawab saga yang berfikir akan memanggil mas fajar saja nanti.
Diam, ayana menatap sunset tanpa melanjutkan perbincangan.
“aku udah pernah bilang, aku yang akan berusaha meyakinkan kamu. Jadi tunggu, aku akan meruntuhkan dinding beton yang kamu buat
sendiri itu” ucap Saga
“Dasar cowok bajingan, Juanccokk” sarkas batin Saga mengumpati masa lalu ayana
“emang ya, aquarius itu problematic” ujar Saga
“kok bawa-bawa zodiac sih” ucap ayana
“terus apa? kamu juga g bakalan terharu sama kata-kata aku sekarang” jawab Saga sedikit emosi.
Diam
Saga berpikir, sepertinya dia salah, bukankah dia yang akan berusaha meyakinkan ayana.
“bisakah aku juga berusaha?” ucap ayana memecah keheningan
Saga yang mendengarnya menatap ayana. Ayana lalu menatap balik Saga
“Ay, aku ingin membahagiakanmu. Jika kamu terbebani lalu tidak mementingkan kebahagianmu, jangan dipaksa.” Ujar Saga
Ayana menatap intens mata Saga cukup lama, Saga hanya menampilkan senyum menawannya.
“kamu pria yang hebat” ujar ayana. Wajah tampan itu memang suatu kelemahan
“ya, aku tau” ucap Saga dengan tersenyum. Mereka melihat kembali cakrawala sore hari, ayana tiba-tiba menyandarkan kepalanya di bahu saga. Saga yang mendapatkan perlakuan seperti itu tersenyum senang. Sebuah kemajuan pikirnya
“Sagara Mahendra, kamu bisa mikir gak?” ujar ayana
“apa?” tanya saga. Kepala ayana beranjak dari bahu Saga, lalu dirinya menatap Saga
“temen aku sekolah mau nikah, nikahnya november ini. Awalnya mau aku kasih kado logam mulia, tapi Pak Presiden udah dibisikin PBB katanya bakalan ada resesi ekonomi. Sedangkan temenku itu g paham investasi. Mending aku kado logam mulia apa uang aja ya?” terang ayana panjang lebar.
“Sekarang gua paham, kenapa dosen gadungan itu bilang ayana error” batin Saga setelah mencerna ucapan ayana
“Ay, nikah yuk” ajak Saga tiba-tiba
Ayana yang diajak Saga menikah mengerutkan dahinya. Bukankah tadi dia bilang yang akan menikah temannya.
“kamu gemesin Ay, pengen aku peluk, cium, aku bungkus, terus aku kurungin, aku enakin” jelas Saga
“ngawur, jangan macem-macem ya kamu” seru ayana waspada pada Saga
“ya mangkanya biar g macem-macem kita nikah jadi pahala” jawab Saga. Ayana tetap waspada
“lagian kamu random banget sih,” ucap saga lagi
“jadi gimana nasib temen aku?” tanya ayana, menurunkan kewaspadaannya
Mendengarnya saga menghela nafas.
“kasih uang cash aja kalo dia g paham investasi” jawab Saga. Mendengarnya ayana menganggukkan kepala. Saga gemas sendiri melihatnya. Mereka lalu melanjutkan menonton sunset.
“Kita nanti sholat disini aja terus nyari makan, habis itu pulang. Ayah kamu udah bilang jangan pulang malem-malem. Bisa gak jadi mantu aku nanti” ungkap Saga
“Siap” seru ayana ketika mereka menuruni bukit.
Ketika mereka sedang menunggu hidangan makan malam di salah satu rumah makan, ayana mendapat pesan dari Nala.
“Widihhh.. kencan euy” tulis nala disertai link yang menghubungkan dengan instagram. Dia membukanya dan muncullah layar akun bernama “Sagara Mahendra” yang memposting 2 foto. Foto pertama berupa laut yang ayana
tau. Kedua ketika view sunset. Foto dengan caption “my you” itu telah mendapat banyak like dan coment padahal baru setengah jam yang lalu di posting. Ayana membuka beberapa komen dimana banyak ungkapan para kaum hawa yang patah hati karena pria tampan yang mereka idamkan itu telah sold out dan beberapa coment yang lain
“aaaaa… kakak ipar” tulis kaila
“aaaaa… kakak ipar (2)” tulis yuga
“mantap bro. akhirnya..” tulis kenan
Ayana tau Saga memilik banyak followers, selebgram sebutan familiar. Ayana juga tau Saga hanya pernah satu kali memposting seorang wanita, yaitu kaila adiknya sendiri dengan caption HBD little girl. Jadi bisa dirasakan euphoria para penggemar Saga ketika dia memposting untuk pertama kalinya seorang wanita yang tidak ada hubungan keluarga, ya meskipun wajahnya tidak terlihat.
nb : Foto hanya pemanis yang diambil dari google. Buat kakak-kakak yang ada di foto. Selamat kakak-kakak debut di galeriku. Hehehe