
"kenapa?" tanya Saga. Tak ada jawaban
"Ay?" tanya Saga lagi. Tetap tak ada jawaban. Saga lalu memeluk ayana
"iya, aku g bakal nanyain lagi. hem" ucap Saga seraya mengelus rambut ayana. Saga lalu mengurai pelukannya.
"aku udah follow akun game kamu, tapi kok g di follback sih" ucap Saga mencairkan suasana. Dia lalu mengambil hpnya membuka aplikasi game nya. Ayana mengikuti Saga dia membuka gamenya. Dia lalu melihat daftar followers nya. Dia memang jarang memfollback akun yang tidak dikenalnya. Dia hanya berteman dengan 2 akun saja.
"Si yuga sok-sok an karena berteman sama kamu" ucap Saga. Ayana lalu menerima permintaan Saga, akun bernama smiling dan my smile berteman. ketika saga hendak meminta lovers dia melihat akun ayana sudah berbunga
"kamu udah berbunga ya Ay" ujar Saga
"itu temen aku" jawab ayana akhirnya bersuara
"hem" jawab Saga sekenanya.
"dia cewek" ucap ayana tak ingin saga salah persepsi.. memang baik akun ayana mau lovers ayana tidak mencantumkan jenis kelamin. Ayana lalu keluar dari game dan mendial sebuah nomor
"halo," ucap suara wanita ketika sambungan terhubung
"gua akhiri bunga ya" ucap ayana cepat
"Hahahaha.. jadi cowok lo udah main game?" ujar suara wanita tadi
" I don't need a boy, I need a man" jawab ayana
"oke.. hebat juga pria itu bisa mencairkan es kayak lo" ujar suara di sambungan
"gua harap lo juta nemu api gairah" ucap ayana
"AHAHAHHAAH...oke-oke.. ini gua buka gamenya" ucap suara disambungan. Ayana lalu menutup telponnya lalu membuka lagi akun gamenya mengakhiri lovers dengan akun bernama chessmani, ayana lalu mengirim permintaan lovers kepada saga, saga belum menerimanya
"Sagara mahendra, my man di terima ya" bujuk rayu ayana.
Digoda seperti itu Saga tersenyum senang dalam hati namun berbeda dengan ucapannya
"hem" jawab saga singkat lalu menerima permintaan ayana.
"mau mabar gak?" usaha bujuk rayu ayana lagi
"enggak aku masih nub" jawab saga
"gpp.. ya pliss" ucap ayana mengeluarkan sifat wanitanya.
"hem, oke" jawab Saga
Mereka lalu mabar, perbedaan rank membuat saga harus mengikuti cara bermain ayana.. classic yang mereka pilih. Saga memilih user tank. Ayana yang melihatnya memilih user jungle.
"kenapa kamu pilih user tank?" tanya ayana
"heronya keren-keren kayak pria sejati" jawab saga
Permainan dimulai, belum 1 menit sudah
"first bold"
Saga terbunuh padahal ayana sudah mention untuk mundur.
2 menit kemudian
"an ally has been slain" suara perempuan dari moonton terdengar. lagi lagi saga terbunuh
"kamu sama aku aja ya" ujar ayana, seraya menoleh pada saga
"oke" jawab saga fokus dengan game-nya.
ulti sudah terbuka, tiba-tiba saga tak bersama ayana yang sedang farming
"an ally has been slain" terdengar lagi. kali ini di ikuti
"mainnya hebat" sampai 5 kali berturut-turut. Melihatnya Ayana memulai war dengan manic sebagai hasilnya.
Saga yang terbunuh berucap
"aku hebat ya Ay" ucap Saga sekenanya melihat tim lawan sampai mention dirinya yang terbunuh. Ayana ingin sekali mengumpat, tapi itu saga
"widihh.. lovers nya marah" chat dari musuh
"tigreal jual skin beli otak" chat yang lain
"tigreal pake angela aja wkwkwk.." chat yang lain
Ayana hanya melihatnya saja.. memang jenis kelamin saga juga tidak di perlihatkan di game, jadi baik tim maupun musuh tidak tau mana yang cowok atau ceweknya.
"mending ling lovers sama aku, nanti tak masukin" chat yang lain dengan hero ulti masuk-masukin.
Ayana yang sedang buff di kejutkan dengan ucapan saga
"angela hero yang mana Ay?" tanya Saga
"shut down" ling yang tidak ada tank di sergap.
"kamu jadi user tank aja.. combonya tigreal gini" ujar ayana seraya mengajari saga.
beberapa menit berlangsung..
"tigreal sama aku aja, cowokmu g jago.. wkwkwk" chat tim musuh.
melihat saga yang pada posisi strategis, ayana meminta saga membuka war dengan perhitungan dia, ayana juga meminta timnya untuk bersiap war, ayana yang sudah full buff dan ulti siap mengetik chat.
"jangan sentuh pria gua" chat ayana,
"combo yank" ujar ayana. Saga membuka war
War terjadi, hanya dalam beberapa detik, sampai pengisi suara moonton loading
"an ally has been slain""
"enemy double kill"
"enemy triple kill"
"shutdown"
"savage"
hero ayana melakukan selebrasinya dengan menekan tombol recall berkali-kali.
ayana terus maju ke base musuh
"legendary"
"double kill"
"triple kill"
"maniac"
"savage"
"savage"
"savage"
ayana sungguh membantai land of down
"victory" suara perempuan mengakhiri permainan
ayana yang mendapat mvp menyukai saga yang mendapat coklat
"bagi coklatnya donk" ucap ayana pada saga. Saga tersenyum mendengarnya.
"mau coklat apa?" tanya saga
"nanti dah, aku pikir-pikir lagi. lagi?" tanya ayana
"aku nub Ay" jawab saga
"tapi kamu tb ini aku.. tahan badan, tanpa kamu kita g bisa menang" ujar ayana. mendengarnya saga tersenyum
"lagi?" tanya ayana lagi
"boleh" ujar saga.
mereka lalu bermain sampai malam, ayana mengajari saga dengan telaten, sesekali dia akan membantai lawan. Karena lelah mereka berhenti.
"aku tidur sini ya Ay, kamu tidur di ranjang aku di bawah, lagian hujannya belum reda juga, besok juga weekend" terang saga
"iya" jawab ayana. sekarang malah saga yang terkejut
"iya?" tanya saga lagi. ayana menatap saga lalu mengangguk.
"makasih" ucap saga
Saga dan ayana bersiap untuk tidur mulai dari gosok gigi bersama, memakai cream malam ayana, sungguh saga ingin menikmati momen bersama.
ayana yang sedang berbaring di ranjang bertanya pada saga yang tidur di bawah dengan alas tebak, lampu kamar telah dimatikan.
"kamu g tanya blackcard kamu tak pakai buat apa?" tanya ayana. Saga tersenyum
"enggak. kamu pake aja" jawab saga
"aku pake buat beli saham perusahaan" ujar ayana. Saga tersenyum lebar.
"pakai nama aku" ujar ayana lagi
"iya. Udah Ay tidur. Kamu seharian udah kerja pasti capek" ucap saga.
"kamu juga, night" ujar ayana
"night" jawab saga tersenyum.
ayana terbangun, melhat jam di hp-nya, terdiam mengumpulkan nyawanya. Lalu bangun ke kamar mandi melewati Saga yang berselimut menutupi tubuhnya. sepetinya udara dingin dan lantai keramik mengantarkan suhu dingin pada tubuhnya.
Setelah sholat ayana membangunkan Saga. Saga yang melihat ayana saat pertama kali bangun tidur langsung memeluk ayana, entah dia berpikir ayana di mimpinya atau bagaimana.
Ayana yang di peluk sebenarnya merasakan kenyamanan namun mereka belum bisa untuk terus begini.
"Sagara mahendra bangun yuk" ujar suara tenang ayana
"5 menit lagi Ay" jawab Saga dengan suara serak khas bangun tidur. sungguh itu sangat manly
"Yuk bangun, sholat subuh" ujar ayana lagi.
"hemm" suara dari Saga. sungguh ayana sangat ingin mempraktekkan cara membangunkan suaminya seperti di cerita-cerita fiksi.
plak
ayana memukul lengan saga. Saga yang dipukul terkejut, mengurai pelukannya pada ayana. Dia berusaha untuk duduk, lalu menatap ayana,
"jamaah ya" ajak Saga
"g boleh" jawab ayana
"ha? kok g boleh? bukannya malah dapet 27" ucap Saga
"kondisi dan situasinya kita sama-sama ada perasaan, mending g jamaah" terang ayana
"nanti malah menimbulkan hal-hal yang lain.. baru kalo udah nikah" terang ayana lagi.
Saga tersenyum mendengar penjelasan ayana.
"makasih" ucap Saga dengan penjelasan ayana.
Ayana tersenyum,
"udah sana sholat" perintah ayana
"iya" jawab Saga beranjak ke kamar mandi. ayana lalu turun menuju tempat tukang jualan sayur dekat