MY YOU

MY YOU
27



"iya, aku juga mau nikah sama kamu" jawab ayana


"tapi" terjeda. ayana sedikiit mengurai pelukannya lalu menatap saga


"boleh g kalo waktunya sambil berjalan aja" kata ayana


Saga tersenyum menatap ayana. Dia lalu mengangguk setuju. Baginya sebuah pencapaian ke tahap selanjutnya ayana mau di ajak nikah.


Mendapat anggukan dari saga, ayana kembali meletakkan kepalanya di dada saga sedikit ke ceruk leher saga.


beberapa detik kemudian.


"aku berat ya? " tanya ayana


"sedikit." jujur saga. terdengar tawa kecil dari mulut ayana.


Ayana lalu mengambil hpnya di meja. Dia membuka lalu memberikannya kepada saga. kembali dia memeluk saga


"ini yang namanya vivi" ungkap ayana


saga tidak ada ketertarikan sama sekali. dia hanya menghela nafasnya.


"dia cantik kan? " tanya ayana.


Sebuah pertanyaan yang menjebak


" cantik itu relatif. menurut aku dan bagiku kamu adalah wanita yang paling cantik, kecuali keluargaku ya" jawab saga


"klise" singkat padat ayana


"Ay, kamu pasti tau hukum relativitas. duduk sama wanita cantik selama 1 jam hanya akan terasa cepat dibandingkan duduk di atas kompor selama 1 menit akan terasa lama. Itu relativitas. Apalagi wanita cantik itu ada di pangkuan aku." terang saga


Ayana tersenyum


"oke. gombalan diterima" ucap ayana.


"hp kamu anggur kan ya? boleh pinjem gak?" pinta ayana


"boleh. nih" ucap saga menyerahkan hp nya.


"kamu g punya toktok? aku download ya." tanya ayana


"boleh" jawab saga


"eh, pake akun aja wes. Jadi satu akun bisa di 2 hp. Oke. mari kita coba" kata ayana


Ayana lalu mencoba fitur AI manga yang mengubah apapun menjadi anime. Ayana lalu mencobanya dengan saga. Dia juga menyuruh saga dengan melakukan pose tertentu.


"wih.. fitur yang membagongkan sekali ini" monolog ayana


"itu strategi marketing biar wibunisasi" ungkap saga


"wibunisasi? ahahahhaha" kata ayana dengan suara tertawanya.


"hihihi.. ini lucu. tak save ya nanti tak kirim ke hpku" ungkap ayana


"emang hp kamu kenapa? " tanya saga


"gpp. fitur ini cuma bisa di anggur, di hp aku g bisa. " terang ayana.


Saga memperhatikan hp ayana.


"gak usah ngadi-ngadi. kamu effort yang lain aja" ujar ayana.


"yang ini lucu Ay, jadiin story ya?" pinta ayana


ayana menatap saga.


"aku g mau semua orang tambah salah paham kalo aku g ngambil sikap." terang saga


Ayana tersenyum, dia lalu mengangguk.


Story sudah di upload, ayana kembali memeluk saga.


"oiya, kamu tadi beli pembalut gimana?" tanya ayana


"ya g gimana-gimana. Ya sesuai sama spesfikasi yang kamu kasih" jawab saga


"bukan itu" ucap ayana


"gimana?" tanya balik saga


"ya gimana kek,, ada orang yang ngelihat kamu, atau di tegur orang, atau gimana kek" terang ayana


"ow.. g ada. tadi aku masuk g ada orang, kasirnya juga cowok" jelas saga


"hem" jawab singkat ayana


Saga tersenyum dengan tingkah ayana yang tidak mendapat cerita penderitaan saga


"kasir biasakan kan bilang tambah pulsanya kak, atau apa gitu yang lagi promo. itu enggak. si cowok kasir itu bilang yang lain. " jelas saga


"emang dia bilang apa? " tanya ayana


"sekalian durex nya mas, atau tali sutranya. ada berbagai rasa" jawab saga diiringi tertawa


"mesum. tau dah aku mau tidur" ucap ayana seraya melepas pelukannya di tubuh saga lalu beranjak dari pangkuan saga.


Ayana menghampiri ranjang, lalu berbalik


"kita tidur nya gimana?" tanya ayana


"merem Ay, kamu tidur di ranjang aku di sofa." jawab saga


"oke" kata ayana.


Ayana lalu kembali ke ranjang mengambil selimut lalu memberikannya kepada saga.


"karena kamu tidur di sofa kamu dapet selimut. Night" ucap ayana bersiap untuk tidur.


Saga terkekeh dengan tingkah ayana. Saga tidak langsung tidur. Dia membuka beberapa email yang masuk, mengerjakan dokumennya seraya menunggu ayana terlelap.


Ketika ayana sudah dirasa terlelap pulas. Saga menghampiri ranjang dengan membawa selimut.


"Setelah beberapa observasi, ternyata kamu kalo tidur g bisa diem ya Ay" ucap pelan Saga.


Dia lalu menyelimuti ayana sedikit membelai rambut ayana.


"Night" ucapnya.


Saga lalu kembali ke sofa melanjutkan pekerjaan yang tinggal sedikit lagi selesai untuk hari ini.