
Ke esokkan harinya Taysa sudah siap untuk pergi ke kantor karena hari ini akan diakan pertemuan dengan Presdir Rd' company mengenai pembangunan hotel di dekat puncak.
" Pagi Ma..Bi.."
" Pagi sayang."
" Pagi Neng."
" Ma doain yah hari ini hari ini aku akan ketemu sama Presdir Rd' company untuk membahas rencana kita yang akan membuat hotel di dekat puncak."
" Iya sayang mama doain semoga di perlancar yah semuanya."
" Aamiin ma, terimakasih."
" Ya udd yu makan dulu biar semangat harinya."
Akhirnya Tasya beserta mamanya dan juga Bi nur & Pa Udin melakukan rutinitas sarapan bersama.
" Ma Tasya berangkat dulu yah."
" Iya hati-hati di jalannya jangan ngebut."
" Iya ma, assalamualaikum."
" Waalaikumsalam."
Mobil silver keluaran terbaru itu telah meninggalkan kediaman Budiman, mobil yang di kendarai oleh Tasya sudah membelah jalanan ibu kota pagi ini.
Cuaca hari ini sangat cerah dan jalanan sudah di padati dengan kendaraan roda empat, roda dua maupun kendaraan umum karena hari ini hari Senin jadi jalanan agak sedikit macet.
Tak butuh waktu lama Tasya pun sudah sampai di kantornya.
" Pagi Bu." kata satpam yang menjaga gerbang
" Pagi juga Pa, saya masuk dulu yah."
" Iya Bu silahkan."
Taysa berjalan menuju ruangannya banyak karyawan yang menyapa di sepanjang lantai gedung.
Taysa pun sudah menaiki lift khusu menuju ruangannya..
Tok tok tok
" Permisi Bu."
" Ya masuk Din."
" Ini Bu laporan keuangan bulan sekarang mohon di periksa kembali apabila ada salah saya perbaiki lagi."
" Coba saya liat dulu Din."
Taysa pun langsung mengecek laporan keuangan kantornya..
" Tidak ada yang salah Din semuanya baik."
" Kalau begitu saya pamit Bu."
Dinda sudah keluar ruangan Bos nya, tapi tak berapa lama pintu ruangan sudah di ketuk kembali.
Tok tok tok
" permisi Bu."
" Ya masuk Pa Her."
" Ini Bu nanti jam 09:00 akan ada Presdir dari perusahaan Rd'company akan membahas rencana kita."
" Ouh iya Pa, nanti Pa Heru tolong ikut dengan saya yah nemui Presdir Rd'company."
" Iya baik Bu, kalau begitu saya pamit keluar."
Pa Heru sudah keluar dari ruangan bos nya dan ia sekarang sedang menyiapkan bahan untuk nanti pertemuan.
# Kediaman Radit
" Eh Dan bangun Lo tuh kalau tidur kaya kebo, inget kan hari ini kita ada pertemuan dengan klien."
" Iya iya bos ini juga udd bangun, udd lah jangan marah-marah ini masih pagi napa."
" Ya udd cepetan mandi sana."
Daniel segera memasuki kamar mandi dan Radit sudah berada di ruang makan bersama mama dan papa nya.
" Pagi ma..pa.."
" Pagi sayang, eh ko kamu turun sendirian Daniel nya mana."
" Itu dia bangunnya kesiangan sekarang lagi mandi."
Tak lama Daniel sudah siap dengan seragam kantornya dan ia segara turun untuk makan bersama keluarga Radit.
" Pagi Om..Tan."
" Pagi Dan, ya udd yu kita sarapan nanti telat loh."
Acara sarapan di kediaman Pratama pun sudah selesai.
" Ma..Pa kita berangkat dulu yah soalnya nanti jam 09:00 akan ada pertemuan dengan klien."
" Iya hati-hati yah di jalannya."
" Siap ma."
" Om Tan kita berangkat dulu yah."
" Iya."
Keduanya bersalaman kepada mama dan papa Radit..
" Eh Lo dan yang nyetir yah."
" Siap pa Bos." 😁
Di sepanjang perjalanan mereka sama-sama diam..
Akhirnya Daniel mencairkan suasana.
" Kita mau langsung ke kantor apa ke perusahaan RB'grup ?"
" Kayanya kita langsung aja biar enggak bulak balik."
" Siap pa bos."
Kini Radit dan Daniel sudah sampai di kantor Taysa dan mereka segara menuju ke ruangan Taysa, tetapi sebelum mereka masuk mereka menanyai dulu ke resepsionis.
" Maaf Mbak Presdir nya ada."
" Ada Tuan, silahkan masuk sudah di tunggu di ruangannya."
" Terimakasih mbak."
Radit dan Daniel pun berjalan ke ruangan Taysa..
Tok tok tok
" Ya masuk." sahutnya dari dalam
Pintu pun terbuka dan kini terlihat lah Tasya yang sedang sibuk dengan berkas-berkas nya sehingga ia tidak menghiraukan siapa yang masuk..
Ketika ia menghadap ke depan betapa kagetnya saat melihat Radit..
" Maaf maaf Pa Radit saya kira tadi yang masuk karyawan saya, sekali maaf." ujarnya sopan
" Ah iya tidak apa-apa lanjutkan saja."
" Emm... bukannya nanti yah jam 09:00 kita membahas rencana kita."
" Iya benar jam 09:00 Nona tapi ini bos saja sudah tidak sabar untuk ketemu dengan nona." Kata Daniel asal bicara saja.
Tasya dan Radit sama-sama terdiam mendengar apa yang di ucapkan oleh asistennya itu..
" Eh Lo apaan sih, liat tuh mukanya merah gitu."
" Maaf ya asisten saya memang suka begitu."
" Ah iya tidak apa-apa."
" Gila Lo bro cantik banget." bisik Daniel kepada Radit.
" Diem Lo itu punya gue." gunam nya pelan
Jam menunjukkan pukul 09:00 itu tandanya meeting mereka akan di mulai..
" Mari kita mulai saja pembahasan kali ini, bla bla bla bla....."
Akhirnya meeting Meraka selesai dengan memakan waktu 2 jam.
" Terimakasih atas kerjasama nya semoga semuanya berjalan dengan lancar untuk kedepannya." Tasya
" Aamiin, emmm maaf Mbak mau nanya habis ini ada kerjaan lagi ?" Radit
" Kebetulan hari ini saja lagi free, memang kenapa ya Pa ?."
" Emm... gimana ya." kata Radit sambil garuk-garuk kepala
" Kenapa pa.."
" Itu tadinya saya mau mengajak Mbak makan siang tapi nanti aja deh lain kali, kalau gitu kami permisi dulu, assalamualaikum."
" Waalaikumsalam." ada-ada aja direktur satu ini kata Tasya sambil geleng-geleng kepala
Radit dan Daniel pun keluar dari perusahaan Taysa Meraka akan menuju restoran tempat makan siang favorit nya..
" Eh bro kalo mau ngajak cewek tuh yang romantis napa jaga dong image Lo jangan kaya tadi." Daniel
" Gue tadi grogi abisnya mau ngomong apa lagi."
" Gue baru pertama kali liat Lo kaya gini, kayanya Lo bener-bener suka yah ama tuh si Tasya."
" Gue juga gak tau soal perasaan gue, ya udd yu cabut kita makan lapar nih gue."
# Kantor Tasya
Chat grup....
" Assalamualaikum, hai kalian lagi apa ? makan yu keluar." Tasya
" Waalaikumsalam biasa lah Tas aku kan hanya anak rumahan jadi kerjaannya rebahan aja 😅, yu kemana nih ?" Ira
" Waalaikumsalam sama aku juga lagi rebahan, yu kemana bt nih." Aurel
" Gimana kalau kita ke Restoran XX tempat kita dulu waktu SMA."
" Ya udd yu sekalian nostalgia sama pelayan restoran nya." Ira
" Yu aku setuju." Aurel
" Ya udd aku tunggu di sana ya."
Mereka pun langsung siap-siap untuk menuju Restoran favorit nya sewaktu SMA dulu..
" Pa Her aku mau keluar dulu yah kalau ada apa-apa bisa Pa Her handel dulu ya."
" Iya siap bu."
" Kalau begitu aku berangkat ya, assalamualaikum."
" Waalaikumsalam hati-hati Bu di jalannya."
Tasya berjalan ke arah parkiran untuk mengambil mobilnya...
Mobil silver itu sudah melesat menuju Restoran XX..
#Mohon kritik saran Komen dan like nya 🙏