
Sebulan setelah Killa keluar dari rumah sakit hari ini adalah hari pertunangan Ghibran dan Killa kedua keluarga menyambut acara itu dengan antusias.
Malam hari nya Ghibran dan kedua orang tuanya serta adiknya pergi ke rumah keluarga Killa, tak lama mereka tiba di rumah keluarga Killa.
Ghibran dan keluarga nya turun dari mobil dan di sambut hangat oleh kedua orang tua Killa, mereka langsung masuk ke dalam rumah tersebut.
" Begini kedatangan kami ke sini seperti yang telah kita rencanakan sebelum saya akan melamar putri kalian untuk anak kami Ghibran." kata Radit.
" Dengan senang hati kami menerima niat baik kalian, tapi kami tidak punya hak untuk menjawab ini semua biar anak saya Killa yang akan menjawabnya." kata Kelvin.
" Bismillah saya terima niat baik Ghibran dan saya siap untuk menjadi istri nya."
" Alhamdulillah." kata mereka kompak.
" Untuk pernikahan nya bagaimana kalau sebulan setelah lamaran saja ?" usul Radit
" Setuju biar lebih cepat lebih baik." kata Kelvin.
Malam itu adalah malam yang indah bagi kedua belah keluarga karena mereka sebentar lagi akan besanan, sesudah acara lamaran Ghibran dan kedua orang tuanya pamit untuk pulang ke rumah mereka.
Selang beberapa setelah acara lamaran itu kini Salsha sudah tidak menampakkan dirinya di kampus mendengar kabar dari yang lain bahwa Salsha telah di keluarkan dari kampus.
Flashback On
Setalah Ghibran melaporkan perihal kecelakaan itu pihak kampus meminta penjelasan dari Salsha, Salsha di bawa keruangan dekan nya untuk di interogasi.
" Saudara Salsha apa benar kamu yang memutuskan kabel rem Killa ?" tanya dekan itu
" Iya pak." jawab Salsha gugup
" Kenapa saudara melakukan itu ?"
" Karen saya tidak suka Killa dekat dekat dengan Ghibran." jawabnya jujur
" Cuman gara gara itu kamu berniat untuk menghilangkan nyawa orang ?"
" Bukan begitu pak." jawabnya
" Kamu tidak usah mengelak lagi bukti sudah jelas bahwa kamu yang sudah melakukan itu kepada saudara Killa dan kamu di keluarkan dari kampus ini."
" Tapi pak."
" Ini surat untuk orang tua kamu dan silahkan keluar dari ruangan saya." kata dekan itu
Salsha keluar dari ruangan itu dengan air mata yang sudah keluar dari matanya, Salsha menaiki mobil untuk sampai di rumahnya, tak lama Salsha tiba di rumahnya.
" Loh kamu kok udd pulang ?" tanya Jasmin mamanya.
Salsha tidak menjawab ia langsung memeluk mamanya dan menangis.
" Kamu kenapa ?"
" Aku di keluarkan dari kampus ma."
" Hah kenapa bisa ?"
" Aku telah berbuat hal yang konyol ma, aku sudah hampir membuat Killa meninggal, aku memutuskan rem mobil Killa, aku gak suka liat Killa dekat dekat dengan Ghibran."
" Ghibran anak Radit ?"
" Iya ma."
" Ya ampun Salsha mama udd bilang ke kamu jangan pernah berurusan lagi dengan keluarga Radit cukup mama dulu yang pernah berurusan dengannya."
" Maaf ma aku benar benar menyesal telah melakukan itu." ucapnya sambil memohon kepada sang mama.
" Mama gak habis pikir sama kamu Salsha." Jasmin pergi meninggalkan anaknya yang masih menangis di ruang tamu.
Salsha sudah tak tau lagi harus bagaimana mamanya benci kepada dirinya dan Sherli temannya sudah menjauh darinya, kini Salsha tak tau harus berbagi rasa kepada siapa.
Flashback Off
Satu bulan berlalu hari ini adalah hari pernikahan Ghibran dan Killa yang di adakan di hotel milik Ghibran.
Acara itu sangat meriah sekali para tamu undangan pun tak henti hentinya berdatangan untuk memberikan ucapan selamat kepada keduanya.
Dan kini Gita dan Dio mereka berdua telah bertunangan seminggu setelah kakaknya tunangan Gita pun menyusul.
Gita dan Dio memberikan ucapan kepada sang kakak.
" Selamat yah kak akhirnya kakak sudah mempunyai seorang istri yang cantik dan baik seperti kak Killa, Gita doakan semoga pernikahan kakak sakinah mawadah warahmah yah, dan kak Killa harus kuat kuat ngadepin sikap kakak." ucap Gita
" Terimakasih adikku sayang, semoga kamu juga cepet lulus kuliah dan bisa nyusul kakak yah, kakak sayang sama kamu, kamu tetap adik kakak walaupun kakak udd punya istri." ucap Ghibran sambil memeluk adiknya.
" Terimakasih yah adik ipar kakak akan selalu kuat ngadepin sikap kakak kamu." kata Killa sambil memeluk Gita.
Begitupun dengan Dio ia memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai itu.
Kini keluarga Radit hidup bahagia tinggal menunggu si bungsu untuk lulus kuliah.
# Semoga menarik yah bagian ektra Prat nya, maaf maaf kalau ada salah salah kata dalam penulisan π
Terimakasih telah membaca karya ku. πβΊοΈ