
Tibalah Tasya di kantornya dan ia segera masuk ke dalam ruangannya untuk mengecek beberapa laporan keuangan.
# Kantor Radit
Pagi ini akan di adakan pertemuan dengan perusahaan Teen' company yang akan membahas kerja sama pembangunan hotel di kota A.
Tok tok tok
" Masuk" sahut Radit dari dalam ruangan
" Maaf pak ini jadwal anda untuk hari ini." ucap sekretaris nya
" Ouh terima kasih."
" Kalau begitu saya permisi dulu pa."
Sekretaris itu keluar dari ruangan Radit.
Tut tut tut
📱: Dan keruangan ku sekarang.
" Dasar jadi bos bisanya cuman nyuruh-nyuruh aja belum juga di jawab udd di matiin, untung dia baik kalau gak gue tinggal." gumam Daniel di ruangannya
Daniel segera bergegas jalan menuju ruangan bos nya.
" Ada apa ?" kata Daniel to the poin
" Nanti siang tolong handel pertemuan dengan perusahaan Teen'company, gue mau beli perlengkapan sama Tasya."
" Oke siap, di mana tempat bertemunya ?
" Di restoran XX."
" Oke baiklah."
Daniel keluar dari ruangan bos nya.
Waktu menunjukkan sudah siang kini saatnya Daniel pergi untuk menemui klien di restoran XX, sedangkan Radit pergi bersama Tasya ke mall untuk membeli beberapa peralatan baby mereka.
" mas ini sepatunya lucu yah ?"
" Iya gemes banget kalau kamu suka ambil aja."
Kini Radit dan Taysa kembali ke rumahnya karena sudah puas berbelanja.
# Restoran XX
Daniel sedang menunggu kliennya yang dari tadi belum datang ia merasa sangat bosan.
" Maaf telah menunggu lama ?" kata seorang wanita di belakang Daniel
" Iya gak papa "
Wanita itu langsung duduk di hadapan Daniel, betapa terkejut saat melihat wajah perempuan yang ia kenal, perempuan yang tega mengkhianati sahabatnya sekaligus atasannya itu.
" Lo ?" kata mereka kompak
" Apa jangan-jangan Radit udd tau kalau Jasmin adalah kliennya maka dari itu dia nyuruh gue." batin Daniel
Daniel tak memperdulikan itu ia hanya fokus akan tugasnya saja dan mereka langsung membahas kerjasama nya, setelah itu mereka berbincang-bincang.
" Bukannya Lo ada di luar kota sama suami Lo ? kata Daniel
" Iya tadinya gue di luar kota, tapi papa gue nyuruh gue buat gantiin dia di perusahaan nya."
" Terus suami Lo kemana kok gak ada ?"
" Dia bukan suami gue, dia pacar gue."
" Kenapa Lo belum nikah, kalian kan cocok."
" Gue belum kepikiran ke sana, gue masih sayang sama Radit."
" Asal Lo tau yah Radit udd nikah dan sebentar lagi dia akan jadi seorang ayah."
" Gue nyesel udd putus sama dia, gue pengen balikan lagi, plis bantu gue dan." 🙏
" Gak gue gak mau bantu Lo, itu salah Lo sendiri kenapa waktu itu Lo ninggalin dia hah ?
" Waktu itu gue kena rayuan Dion."
" Pokonya gue gak mau bantu Lo, kalau gak ada yang perlu di bicarakan lagi gue cabut dan ingat jangan pernah merusak rumah tangga orang."
" Pokonya gue bakal dapetin Radit bagaimana pun caranya " 😏
Daniel keluar dari restoran itu dengan wajah yang memerah menahan amarahnya.
Tak lama kemudian Jasmin pun keluar dari restoran menuju kantornya.
# Rumah Radit.
Mereka sudah sampai di rumahnya dan segera membereskan barang belanjaan mereka.
" Sayang aku buatin jus alpukat nih minum." kata Radit sambil menyodorkan gelas yang berisi jus
" Makasih banyak mas."
" Sama-sama sayang."
Mereka berdua menikmati keromantisan rumah tangganya yang sebentar lagi akan menambah anggota baru.
" Mas."
" Iya ada apa ?"
" Aku pengen nasi goreng di restoran XX "
" Nanti kita beli yah, kamu sekarang mandi dulu udd sore "
" Iya mas, terimakasih." ucapnya sambil mencium pipi suaminya
Tasya segera menuju kamar mandi karena ia sudah tidak sabar untuk membeli nasi goreng.
" Mas ayo aku udd siap "
" Iya sayang."
" Bi kita berangkat dulu yah."
" Iya Neng."
Mobil hitam itu sudah keluar dari halaman depan rumahnya dan kini sedang melaju menuju restoran XX.
Setelah sampai di restoran XX Radit langsung memesan apa yang di inginkan isterinya.
" Makannya hati-hati gak bakalan ada yang minta kok."
" Hehehe iya mas habisnya enak."
Setelah dari restoran mereka menuju taman karena Tasya ingin sekali menikmati keindahan malam di taman tersebut dan mengingatkan perjalanan cinta mereka.
" Waktu itu kita kesini belum menjadi pasangan ya mas dan sekarang kita ke sini lagi sudah menjadi suami istri dan bakal punya baby "
" Iya sayang aku bersyukur banget punya kamu "
" Kau juga mas." kata Tasya sambil memeluk suaminya
Jam menunjukkan semakin malam
" Sayang kita pulang yu gak baik angin malam untuk orang yang sedang hamil."
" Iya mas."
Akhirnya mereka pulang ke rumahnya dengan perasaan senang.
# Semoga menghibur 🙏