My wife is a CEO

My wife is a CEO
Bab 21



Hari pernikahan semakin dekat kini Taysa sedang menyiapkan undangan kepada para karyawan, sahabat dan rekan bisnis penting lainnya.


Saat ini Tasya berada di sebuah pusat perbelanjaan untuk ketemu temannya Ira.


" Hai Ra udd lama nunggu ?"


" Ah enggak kok baru aja nyampe aku kangen banget sama kamu."


" Sama aku juga kangen, eh iya ada mau aku omongin ke kamu."


" Apa ?


" Ini nanti datang yah sama pasangan kamu." Ucap Taysa sambil menyodorkan kartu undangan


" Wah Alhamdulillah kamu mau nikah, iya pasti aku datang."


" Kapan ini ?"


" Buka aja."


Ira pun membuka kartu undangan tersebut.


" Dua Minggu lagi, wah jadi gak sabar nih."


" Aku juga gak nyangka bakalan nikah cepet gini."


" Eh ngomong-ngomong Aurel kemana ko gak ikut."


" Dia lagi ngurus perusahaan kan aku lagi cuti." 😁


" Enak yah mentang-mentang bos jadi bebas nyuruh."


" Hehehe iya dong."


Tiba-tiba ponsel Taysa berbunyi.


" Bentar ya Ra."


*📱: Hallo assalamualaikum, ada apa ma ?


📱: Sayang kamu di mana ? kamu belum fitting baju


📱: Aku lagi di mall Ma sama Ira


📱: Kamu bisa kan fitting baju dulu ?


📱: Iya ma bisa*.


" Ra maaf yah tadi mama nelpon suruh aku untuk fitting baju."


" Iya gak papa ko Sya tenang aja "


" Kalau gitu aku duluan yah, assalamualaikum."


" Waalaikumsalam hati-hati "


Tasya keluar dari mall tersebut dan ia segera bergegas pergi ke tempat butik yang telah di sebutkan tadi oleh mamanya.


Setiba di butik tersebut sudah ada Radit dan Mama Tasya.


" Maaf tadi aku habis kasih undangan ke Ira."


" Iya gak papa." Radit


" Ya udd kalian sana coba dulu baju nya."


Tasya dan Radit masuk ke dalam ruangan dan mereka mencoba beberapa baju pengantin.



Tasya keluar dari ruangan tersebut dengan menggunakan gaun pengantin yang sangat indah.


" Ma..? Ucap Tasya


Mama Tasya dan Radit keduanya terkesima saat melihat Tasya memakai gaun tersebut.


" Ya ampun sayang kamu cantik banget." Mama Tasya


" Terimakasih ma."


Sedangkan Radit ia hanya diam sambil menatap Tasya.


" Dit ?


" Dit ?


" Eh iya, maaf maaf."


" Kamu ini kenapa dit ? mama Taysa


" Enggak ma cuman kagum liat Taysa."


" Cocok ma."


" Ya udd kita ambil yang itu aja mbak."


Setelah fitting baju kini Radit dan Tasya kembali ke kantornya untuk mengecek sedangkan mama Tasya kembali ke toko.


# Ruang Taysa


" Cie Bu bos yang mau married nih senyum-senyum sendiri."


" Apaan sih Rel kamu kebiasaan kalau masuk gak ketuk pintu dulu."


" Orang dari tadi udd ketuk kali bu, ibunya aja yang gak denger."


" Gitu yah." 😁


" Gimana persiapan nya ?


" Alhamdulillah semua beres tinggal tunggu hari H."


" Ah aku jadi gak sabar liat Bu bos akan nikah jadi pengen."


" Pengen apa ? pengen nikah minta lah sama Daniel masa sama aku."


" Kan yayang Daniel nya lagi ngumpulin modal."


" Dasar kamu ya."


Mereka berbincang-bincang di ruangan Taysa.


# Kantor Radit


Semua karyawan melihat bos nya sedang bahagia terlihat jelas terpancar dari wajah Radit.


" Hey bro katanya Lo gak ke kantor ? Danie


" Bt gue di rumah aja."


" Ya nama nya juga pengantin wajar dong kalau di pingit."


" Iya iya gue tau, gue ke sini cuman mau cek aja."


" Tadi gimana fitting nya udd ?


" Udd semua nya sudah siap tinggal nunggu hari H aja."


" Gue gak nyangka bro Lo bakal nikah cepet gini kirain Lo gak bisa move on dari si racun itu."


" Apaan sih Lo kan gue udd bilang cewek tuh bukan dia aja, buktinya ada Taysa yang mau ama gue."


" Iya iya gue tau ko, eh katanya Lo ketemu ama si Kelvin ?


" Iya waktu di acara rekan bisnis Taysa gue gak sengaja ketemu dia."


" Gue udd lama gak ketemu tuh anak."


Saat mereka sedang asik ngobrol pintu ruangan terbuka dan muncul lah sosok yang mereka bicarakan.


" Gak ketemu sama siapa bro ? Kelvin


" Eh Lo ko ada di sini ? Daniel


" Iya gue sekarang udd netap lagi di Jakarta gantiin bokap di perusahaan nya, gimana kabar Lo ? tanya Kelvin kepada Daniel


" Seperti yang lo liat."


" Wah rupanya teman kita bakal nikah nih."


" Ya iya masa mau pacaran terus." ketus Radit


" Ye biasa aja kali ngomong nya gue juga bakal nyusul Lo." Kelvin


Mereka pun asik mengobrol hingga sore hari...


Di kediaman rumah Taysa sudah banyak keluarga yang berdatangan dan akan menginap di sana.


" Selamat yah sayang kamu bakal jadi istri dari keluarga Pratama, semoga hubungan kalian sakinah mawadah warahmah."


" Aamiin terimakasih Nek." kata Taysa sambil memeluk nenek nya


" Nek Taysa ke kamar dulu yah mau mandi."


" Iya sayang."


Taysa berjalan menuju kamar nya...


# Maaf kalau salah-salah kata 🙏