My wife is a CEO

My wife is a CEO
Bab 22



Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh kedua belah keluarga.


Pagi sekali keluarga Taysa sudah menuju hotel tempat di mana akan diakan acara pernikahan.




Di dalam kamar hotel Tasya sudah di rias oleh MUA terkenal.


" Wah mbak Tasya cantik banget yah." Kata perias


" Iya beruntung mas Radit dapetin mbak Tasya."


" Terimakasih ini juga berkat tangan kalian."


Saat sedang berbincang datanglah kedua temannya Aurel dan Ira.


" Wow Bu bos cantik banget." Aurel


" Iya Cantik banget jadi pengen." Ira


" Nya kalau pengen makanya nikah dong." Taysa 😁


Di lain tempat di kediaman keluarga Radit mereka sudah bersiap-siap untuk segera menuju hotel yang telah di tentukan.


Mobil rombongan Radit telah meninggalkan pekarangan rumahnya.


Tak butuh waktu lama mobil rombongan Radit telah sampai di hotel.


Mereka di sambut hangat oleh keluarga Taysa.


Radit kini telah duduk berhadapan dengan ayahnya Taysa.


" Baiklah kita mulai saja, silahkan nak Radit menjabat tangan bapak." kata pak penghulu


" Bismillah saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan anak saya Tasya Muzakiyya binti Rudi Budiman dengan mas kawin perhiasan 50 gram dan uang 100 miliar serta alat solat di bayar tunai."


" Saya terima nikahnya Tasya Muzakiyya binti Rudi Budiman dengan mas kawin tersebut tunai." ucap Radit lantang dengan satu napasan


" Bagaimana para saksi, sah ?


Sah..


Sah..


" Alhamdulillah."



Sementara itu di kamar tempat Taysa di rias Taysa senyum lega saat mendengar Radit mengucap ijab kabul.


" Sayang ayo turun nak Radit sudah menunggu." Mama Taysa


" Iya ma."


Taysa pun turun dengan di apit oleh Aurel dan Ira.


Semua mata memandang ke arah Taysa yang tampil sangat cantik bak bidadari, Radit tak henti-hentinya menatap Taysa.


Taysa duduk di samping Radit.


" Silahkan di pasang cincin nya."


Radit memasangkan cincin tersebut di jari manis Taysa dan sebaliknya, setelah memasang cincin Taysa salam ke Radit dan Radit mencium kening Taysa.


Acara salam-salaman pun berlangsung banyak tamu undangan yang hadir di acara tersebut bagaimana keduanya adalah pemimpin muda yang sudah memilki anak cabang di berbagai tempat.


" Selamat yah sayang sekarang kamu sudah jadi seorang istri inget pesen mama kamu harus nurut da patuh apa yang di ucapkan oleh suamimu nanti, semoga rumah tangga kalian sakinah mawadah warahmah." Ucap mama Tasya sambil memeluk putri kesayangannya


" Iya ma terimakasih." ucap Taysa sambil mengeluarkan air mata


" Terimakasih ayah telah mendidik Taysa sampai Taysa bisa jadi kaya sekarang."


" Terimakasih ayah Radit janji bakal jagain Taysa semampu Radit."


" Iya ayah percaya padamu." Kata ayah Taysa sambil menepuk pundak menantunya itu


" Selamat yah sayang semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah cepet dapet cucu yah mama udd gak pengen genndong." mama Radit


" Iya ma terimakasih doanya." kata mereka berdua


" Selamat yah sayang papa doakan yang terbaik buat kalian." papa Radit


" Terimakasih pa." kata mereka berdua


Kini giliran teman-teman nya yang mengucapkan selamat kepada kedua mempelai.


" Selamat pa bos sekarang udd ada yang nyiapin cepet kasih gue keponakan yah semoga rumah tangga kalian sakinah mawadah warahmah." Daniel


" Makasih bro ini juga berkat Lo, Lo kapan nyusul." Radit 😅😅😅


" Terimakasih dan." kata Taysa


" Ah selamat Bu bos ku sekarang udd ada yang punya jaga baik-baik yah Bu bos nya jangan buat dia nangis kalau pa bos buat dia nangis aku duluan yang bakal hajar pa bos." Aurel


" Tenang gak bakalan buat Tasya nangis." Radit


" Makasih yah Rel kamu cepetan nyusul yah." Ucap Taysa sambil memeluk Aurel asisten sekaligus temannya itu


Kini giliran dua sejoli Ira dan Kelvin yang mengucapkan kepada Taysa dan Radit.


" Selamat yah bro akhirnya Lo nikah juga doa yang baik dari gue dan Ira, doain semoga cepat nyusul." Kelvin


" Aamiin" Kata Radit dan Taysa barengan


" Kita ke sana dulu yah nyusul Daniel "


Setelah teman-temannya mengucapkan selamat kini giliran karyawan serta tamu undangan lainnya yang mengucapkan selamat.


Hari semakin sore namun tamu undangan masih banyak yang ingin mengucapkan selamat kepada mereka.


" Kamu kenapa." Radit


" Ini kakiku pegel." Taysa


" Ya udd kita ke kamar dulu aja yah."


" Terus tamunya gimana dong ?"


" Biar nanti minta tolong ke mama aja buat nerima tamu."


Radit pun berjalan ke arah mama papa dan mama ayah Tasya.


" Ma boleh Radit minta tolong ?


" Ada apa kamu dit." papa Radit


" Radit dan Taysa mau ijin ke kamar duluan kesian Taysa kakinya udd pegel." Radit


" Kaki Taysa yang pegel atau kamu yang gak sabar." Ayah Taysa


" Itu bener yah kaki Tasya pegel." ucap Radit membela diri 😅


" Ya udd sana biar mama yang meyambut mereka."


Radit berjalan kembali mendekati Taysa


" Ayo kita ke kamar tamunya biar mama yang urus."


Tasya dan Radit pun berjalan menuju kamar hotel yang telah di sediakan khusus untuk mereka berdua.