
"ELEMEN ICE, PERISAI ICE!" ucap Katazuki, yang memblokir serangan yang tiba-tiba datang.
"Wah-wah, kamu bisa memblokirnya dengan cepat, ya?" ucap si penyerang.
"Siapa kamu? Keluarlah, jangan bersembunyi di belakang pohon," ucap Katazuki.
"Wah, kamu hebat sekali bisa tahu posisi aku ada di mana," ucap si penyerang.
"Siapa kamu? Kenapa kamu menyerang kita?" ucap Katazuki kepada si penyerang.
"Oh, iya. Maafkan ketidaksesuaian aku. Perkenalkan, nama aku adalah Oryza," ucap si penyerang.
"Aku tanya, apa alasan kamu menyerang kami?" ucap Katazuki kepada Oryza.
"Alasan aku menyerang kalian? Memangnya harus ada alasannya? Untuk menyerang kalian," ucap Oryza kepada Katazuki.
"Ah, Katazuki, aku tahu dia siapa," ucap Liya kepada Katazuki yang mengetahui tentang Oryza.
"Memangnya dia siapa, Liya?" ucap Katazuki kepada Liya.
"Dia adalah anak dari klan Plantae," ucap Liya, yang memberitahu Katazuki.
"Wah, kamu ternyata tahu tentang aku, ya. Yah, mau gimana lagi, semua orang pasti tahu tentang klan aku dan diriku," ucap Oryza, yang agak sombong.
...****************...
"Ah, Katazuki, aku tahu dia siapa," ucap Liya kepada Katazuki yang tahu tentang Oryza.
"Memangnya dia siapa, Liya?" ucap Katazuki kepada Liya.
"Dia adalah anak dari klan Plantae," ucap Liya, yang memberi tahu Katazuki.
"Wah, kamu ternyata tahu tentang aku, ya? Yah, mau gimana lagi. Semua orang pasti tahu tentang klan aku dan diriku," ucap Oryza, yang agak sombong.
"Klan Plantae itu pengguna elemen tumbuhan," ucap Katazuki kepada Liya yang waspada terhadap Oryza.
"Benar sekali, Katazuki. Klan Plantae itu adalah klan tumbuhan. Dan Oryza itu anak dari pemimpin klan Plantae," ucap Liya kepada Katazuki.
"Kalau begitu, kita akhiri saja perkelahian kita di sini. Dan akan kubuat kalian tidak bisa bangun lagi," ucap Oryza kepada Liya dan Katazuki.
"Coba saja kalau kamu bisa, pecundang!" ucap Liya kepada Oryza.
"Apa? Kamu bilang pecundang? Aku bunuh kamu!" ucap Oryza kepada Liya.
Oryza pun berlari ke arah Liya sambil mengeluarkan jurusnya, Elemental Tumbuhan Kampak Iblis, dan menebaskan ke arah Liya dengan Kampak Iblisnya. Katazuki pun dengan sigap menahan serangan dari Oryza dengan Elemental Ice Perisai Ice.
"Liya, sebaiknya kamu pergi. Biarkan aku saja yang melawan Oryza," ucap Katazuki, yang melindungi Liya.
"Kalian pikir aku lemah apa?" ucap Oryza, sambil menghancurkan Perisai Ice milik Katazuki.
Liya dan Katazuki pun menghindari serangan Oryza.
"Kesini kamu. Biar aku tunjukkan siapa yang pecundang. Hahaha," ucap Oryza, yang menyerang Liya.
Katazuki pun mengeluarkan Elemental Ice Pedang Suci dan langsung menyerang serangan Oryza dengan Pedang Suci. Oryza pun menahan serangan dari Katazuki.
"Cih, kamu jangan menghalangi aku," ucap Oryza kepada Katazuki.
"Lawan kamu itu adalah aku," ucap Katazuki kepada Oryza.
Oryza pun langsung menyerang Katazuki dengan Kampak Iblisnya. Tetapi Katazuki berhasil menahannya dengan Pedang Suci, meskipun terdorong jauh oleh Kampak Iblis milik Oryza.
"Ternyata kamu cukup kuat juga, ya?" ucap Oryza kepada Katazuki.
"Katazuki, kamu tidak apa-apa, kan?" ucap Liya, yang khawatir kepada Katazuki.
"Aku tidak apa-apa, Liya," ucap Katazuki, yang meredakan kekhawatiran Liya.
Katazuki pun berlari ke arah Oryza dengan cepat dan melempar Pedang Suci ke arah Oryza. Oryza dengan sigap menahannya dengan Kampak Iblisnya. Katazuki pun tiba-tiba berada di hadapan Oryza sambil mengambil Pedang Suci dan mengayunkannya ke arah Oryza. Oryza pun terkena serangan dari Katazuki di bagian tubuhnya. Katazuki pun lalu menyerangnya lagi dengan Elemental Ice Tumpukan Ice. Oryza pun langsung mengeluarkan Elemental Tumbuhan Tumpukan Kayu. Dengan bersamaan, Tumpukan Ice dan Tumpukan Kayu berhantaman. Katazuki berlari ke atas Tumpukan Ice miliknya begitu juga Oryza yang berlari ke Tumpukan Kayu miliknya. Dan Katazuki pun melompat ke atas tebing Tumbukan Ice dan mengeluarkan Elemental Ice Tombak Naga. Oryza yang masih di bawah pun mengeluarkan Elemental Tumbuhan Tombak Kegelapan. Dan mereka pun melempar tombak secara bersamaan.
"Tombakku itu lebih kuat daripada yang kamu punya," ucap Oryza, yang terluka sambil menyombongkan kekuatan tombak.
Tombak Naga milik Katazuki pun berubah menjadi Naga Ice dan berhantaman dengan Tombak Kegelapan. Tombak Kegelapan pun hancur oleh Tombak Naga yang menuju Oryza. Oryza pun mengeluarkan Elemental Tumbuhan Perisai Kayu. Dengan cepat, Tombak Naga menembus Perisai Kayu dan menusuk bagian dada Oryza.
"Cih, sialan!" ucap Oryza, yang terluka parah dan darah mengalir di tubuhnya.
Katazuki pun berjalan menuju Oryza dan mencabut tombak yang menusuk Oryza.
"Aaaaaa!" teriakan Oryza saat Katazuki mencabut Tombak Naga.
"Kamu sudah kalah. Jangan ganggu aku dan Liya," ucap Katazuki, yang dingin menatap Oryza.
"Katazuki, apa kamu baik-baik saja?" ucap Liya, yang berlari kepada Katazuki.
"Ah, iya. Aku baik-baik saja," ucap Katazuki kepada Liya.
"Kalau begitu, kita pergi dari sini saja," ucap Liya sambil menarik tangan Katazuki, pergi dari taman.
"Sebaiknya kamu ke UKS dan temui dokter," ucap Katazuki, yang menyuruh Oryza.
"Awas kalian, akan aku balas penghinaan ini!" ucap Oryza kepada Katazuki dan Liya.
Katazuki dan Liya pun pergi meninggalkan Oryza yang sedang terluka.