
Murid akademi pun langsung cepat-cepat merekomendasikan siapa yang pantas jadi perwakilan kelas mereka.
"Oke, waktu sudah habis. Silahkan ke depan arena perwakilan kelasnya masing-masing," ucap Guru Grok ke murid-murid.
Perwakilan setiap kelas pun berjalan menuju arena untuk melaksanakan latihan tanding.
"Oke, sepertinya mereka sudah berkumpul. Kita lihat siapa saja yang direkomendasikan oleh tiap kelas," ucap Guru Grok.
...****************...
Guru kelas Mage pun langsung tertawa ketika perwakilannya kelas Mage adalah murid yang ceroboh. Seketika guru-guru yang lain langsung melirik ke guru kelas Mage.
"Apakah anda baik-baik saja, Pak?" ucap guru kelas Warrior ke guru Mage.
"Ah, maaf, saya hanya sedikit terkejut saja melihat para pesertanya," ucap guru kelas Mage ke seluruh guru lainnya.
Guru Grok pun lalu siap-siap memperkenalkan perwakilan setiap kelas, dimulai dari kelas Warrior.
"Oke, dari pada kita menunggu lama-lama, kita langsung saja perkenalan ke setiap perwakilan kelas," ucap Guru Grok yang berjalan menuju perwakilan setiap kelas.
"Ayo, cepat, Guru," ucap para siswa-siswi akademi.
"Oke, kita mulai dari kelas Warrior/Fighter," ucap Guru Grok yang ada berada di samping perwakilan setiap kelas.
"Oh, sepertinya kalian lupa memberi tahu kemampuan kalian, ya Oryza, Aqua?" ucap Guru Grok ke Oryza dan Aqua.
"Oh, iya, Guru. Saya lupa, maafkan saya. Jadi, kemampuan saya adalah tumbuhan, dan Aqua kemampuannya adalah air," ucap Oryza ke Guru Grok.
"Oke, perkenalan dari kelas Warrior sudah selesai. Mari kita berpindah ke kelas Tank. Oke, kita lihat perwakilannya," ucap Guru Grok sambil tertawa bangga.
"Oke, terima kasih, Guru Grok. Saya adalah perwakilan dari kelas Tank. Ya, teman-teman mungkin kalian sudah ada yang tahu siapa saya. Ya, saya adalah Rokie, dan yang di samping saya adalah Glow. Kemampuan kita berdua, ya, kalau aku adalah tanah, dan kalau Glow adalah pertahanan yang kuat," ucap Rokie ke semua murid akademi dengan sombong.
"Wah, bagus, bagus. Jangan mengecewakan Guru. Kamu ini, ya, Rokie," ucap Guru Grok ke Rokie.
"Baik, Guru. Kita tidak akan mengecewakan, Bapak," ucap Rokie ke Guru Grok.
"Oke, kita pindah ke kelas Assassin, ya?" ucap Guru Grok yang sudah berada di samping perwakilan Assassin.
"Terima kasih, Guru Grok. Saya adalah perwakilan dari kelas Assassin. Bagi yang belum tahu, saya adalah Thunder, dan yang di sebelah saya ini adalah Hayabusa. Kemampuan saya dan Hayabusa adalah petir dan bayangan," ucap Thunder yang memperkenalkan diri secara singkat.
"Terima kasih, ya, buat kelas Assassin. Dan kita pindah ke kelas Archer," ucap Guru Grok yang berada di samping perwakilan dari kelas Archer.
"Terima kasih banyak kepada Guru Grok, ya. Saya dan teman saya ini adalah perwakilan dari kelas Archer. Ya, nama saya adalah Wind, dan teman saya ini adalah Atom. Kemampuan saya adalah angin, dan kemampuan teman saya adalah peledakan/bom," ucap Wind ke seluruh murid dan guru akademi dengan sopan.
"Wah, terima kasih banyak dari perwakilan kelas Archer yang berbicara sopan sekali, ya. Dan kita lanjut perwakilan dari kelas terakhir," ucap Guru Grok sambil berjalan ke samping perwakilan.