MY STRENGTH IS ICE

MY STRENGTH IS ICE
kamar



"Katazuki, kenapa kamu mengikuti ku sampai kamar sih?" ucap Kagami yang agak kesal dengan Katazuki.


"Aku tidak mengikuti kamu kok, tapi kamar aku juga di sini," ucap Katazuki ke Kagami.


"Ah, memangnya kamu kamar berapa?" ucap Kagami ke Katazuki.


"Aku kamar no 50," ucap Katazuki ke Kagami.


"Kamu kenapa tidak bilang kalo kamu kamar no 50, Katazuki?" ucap Kagami yang baru tau kalo Katazuki teman sekamarnya.


"Kamu kan tidak nanya," ucap Katazuki ke Kagami.


"Arghhh," Kagami yang teriak kesal dengan Katazuki.


...****************...


Katazuki yang langsung berjalan masuk ke kamar saat Kagami teriak-teriak gak jelas karena baru menyadari teman sekamarnya adalah katazuki.


"Kagami, kamu akan masuk atau tidak? Kalau tidak, aku tutup ya," ucap Katazuki yang akan menutup pintu kamar.


"Eh, eh, tunggu, jangan ditutup dulu, Katazuki. Sebentar aku ini akan masuk," ucap Kagami yang kaget saat melihat Katazuki sudah di dalam kamar.


"Yah, sudah, kalau gitu, ayo masuk, sudah gelap ini," ucap Katazuki ke Kagami.


Kagami pun masuk ke kamar dan terdiam melihat kondisi kamar yang mewah dan besar sekali.


"Kagami, kenapa kamu melamun begitu?" ucap Katazuki yang melambaikan tangan ke mata Kagami.


"Ah, apa, Katazuki?" ucap Kagami yang baru tersadar.


"Hmm, tidak apa-apa. Yah, sudah, kamu bersih-bersih dulu sana," ucap Katazuki ke Kagami.


"Ah, terus kamu gak bakal mandi, Katazuki?" ucap Kagami ke Katazuki.


"Yasudah, kalau begitu, aku mandi duluan ya, hehe," ucap Kagami yang langsung melempar tas dan berlari ke kamar mandi.


"Selamat bersih-bersih," ucap Katazuki sambil tersenyum.


Katazuki pun menata barangnya di lemarinya dengan sangat rapih. Setelah selesai menata barangnya, Katazuki pun pergi ke jendela kamarnya dan memandangi bulan sambil tersenyum.


"Akhirnya, aku bisa masuk akademi ksatria. Aku pasti akan mengembalikan citra nama clan es kembali," ucap Katazuki sambil menatap bulan.


Kagami pun keluar dari kamar mandi dan melihat Katazuki sedang melamun di jendela. Kagami pun berjalan perlahan-lahan untuk mengejutkan Katazuki yang sedang melamun di jendela.


"Katazuki, kamu sedang melihat apa?" ucap Kagami yang mengejutkan Katazuki.


"Ah, aku tidak sedang melihat apa-apa kok," ucap Katazuki yang terkejut.


"Yasudah, sekarang giliran kamu yang bersih-bersih sana," ucap Kagami ke Katazuki.


"Ah, baiklah, aku ke kamar mandi dulu ya," ucap Katazuki yang siap-siap ke kamar mandi.


"Jangan mandi dengan air dingin, gak baik. Aku rekomendasikan pakai air hangat saja, lebih enak, heheh," ucap Kagami yang memberi tahu Katazuki sambil tertawa.


"Ah, terimakasih sarannya, Kagami," ucap Katazuki ke Kagami.


Katazuki pun sudah masuk ke dalam kamar mandi. Kagami pun langsung berlari ke kasur dan melompat ke arah kasur.


"Ah, nyaman sekali kasurnya. Sepertinya aku bakal tidur lelap malam ini, hehe," ucap Kagami yang sudah mulai tertidur.


Katazuki pun selesai dari mandinya dan melihat Kagami yang sudah tertidur di kasur.


"Hmm, dasar Kagami, baru ditinggal sebentar saja udah langsung tidur duluan. Gimana kalau ditinggal lama ya, hhh," ucap Katazuki yang sedang tertawa kecil melihat tingkah laku Kagami.


Katazuki pun bergegas ke kasur untuk segera tidur.