MY STRENGTH IS ICE

MY STRENGTH IS ICE
PERSIAPAN



"Memangnya kenapa kalau dengan klan SOLUM dan anak Ketua klan SOLUM?" ucap Katazuki ke Oryza dengan dingin.


"Kamu tidak tau, kalau pertahanan klan SOLUM itu paling kuat, susah di tembus, dan tank terbaik, kalau kamu mau tau," ucap Oryza ke Katazuki yang memberi tahu.


"Aku tidak peduli dengan itu. Akan aku hadapi kalau dia mengusik teman aku, dan aku yakin Kagami juga akan ikut dengan aku," ucap Katazuki ke Oryza dengan serius sambil berjalan.


Oryza pun melihat ke arah Kagami dengan muka yang serius.


"Itu benar, aku pasti akan membantunya. Aku tidak akan menolak karena mereka sudah mengganggu teman aku," ucap Kagami ke Oryza sambil mengejar Katazuki.


Oryza yang melihat Katazuki dan Kagami merasa kagum terhadap mereka berdua yang setia terhadap pertemanan nya, seakan-akan Oryza ingin bergabung dengan Katazuki dan Kagami.


...****************...


Acara latihan tanding pun akan dimulai. Para murid-murid akademi pun langsung berkumpul sesuai kelas, para guru pun mulai berkumpul di tempat khusus untuk melihat kemampuan murid-muridnya.


"Hello, semuanya. Apa kalian sudah siap untuk latihan tanding kali ini?" ucap cowok yang ada di arena.


"Siap!" ucap para murid akademi ksatria.


"Kalau semuanya sudah siap, saya di sini mau memperkenalkan diri saya. Saya di sini adalah wasit. Nama saya adalah Grok, dan saya adalah guru tank di akademi," ucap Grok ke murid-murid akademi.


"Guru Grok, kami anak kelas tank bangga kepada guru," ucap anak kelas tank ke Guru Grok.


"Wah, terima kasih untuk murid-murid kelas tank. Bapak disini bangga pada kalian. Jadi, kalian jangan mempermalukan aku. Awas saja kalian!" ucap Guru Grok ke murid kelas tank.


"Kami tidak akan mengecewakan kamu, Guru. Karena kita ada sang Rokie, pasti kita tidak akan mempermalukan guru," ucap murid kelas tank ke Guru Grok.


"Bapak pegang kalau begitu ucapan kalian, dan jangan lupa motto kita," ucap Guru Grok ke murid kelasnya.


"Ah, sialan! Kenapa harus menjijikkan seperti ini sih?" ucap Guru kelas Mage.


"Yah, mau gimana lagi yang menyabut kan Tuan Grok. Kita tidak bisa apa-apa," ucap Guru kelas Warrior.


Katazuki pun lalu mengangkat tangannya dan memanggil Guru Grok.


"Apa kah saya boleh bertanya?" ucap Katazuki sambil mengangkat tangannya ke atas.


"Wah, acara belum dimulai, tapi kamu sudah mau bertanya. Yah, sudah, apa yang kamu mau tanyakan?" ucap Guru Grok ke Katazuki.


"Apa kah di latihan tanding ini bebas melakukan apa-apa?" ucap Katazuki ke Guru Grok.


"Wah, pertanyaan yang bagus, wahai anak muda. Jadi, latihan tanding ini tidak ada peraturannya, dan latihan tanding ini cuman membutuhkan 2 orang tiap kelas. Kamu mengerti?" ucap Guru Grok ke Katazuki.


"Iya, saya sudah mengerti, Pak," ucap Katazuki ke Guru Grok.


"Oke, kalau begitu saya tunggu perwakilan dari kelas kalian selama 5 menit, dan saya tunggu di arena ini," ucap Guru Grok ke murid-murid akademi.


Murid akademi pun langsung cepat-cepat merekomendasikan siapa yang pantas jadi perwakilan kelas mereka.


"Oke, waktu sudah habis. Silahkan ke depan arena perwakilan kelasnya masing-masing," ucap Guru Grok ke murid-murid.


Perwakilan setiap kelas pun berjalan menuju arena untuk melaksanakan latihan tanding.


"Oke, sepertinya mereka sudah berkumpul. Kita lihat siapa saja yang direkomendasikan oleh tiap kelas," ucap Guru Grok.