
Hai, perkenalkan aku Katazuki Otsuki. Aku adalah murid pindahan tahun pertama di Akademi Ksatria. Jurusanku adalah Mage, salah satu dari beberapa jurusan yang ada di sekolah ini, seperti Warrior, Assassin, Helper, dan Archer.
Pada hari pertama aku masuk ke Akademi Ksatria, aku terpesona dengan kebesaran sekolah ini," ucap Katazuki.
Dia melangkah masuk ke dalam akademi dan terpesona dengan keindahan ruangannya. Tiba-tiba, dia tidak sengaja menabrak seseorang di koridor.
"Brak!" terdengar suara benturan.
"Ah, maafkan saya. Tadi saya tidak fokus saat berjalan," ucap Katazuki.
"Tidak apa-apa. Apakah kamu juga murid pindahan?" ucap orang yang ditabrak oleh Katazuki.
"Iya, saya juga murid pindahan tahun pertama," ucap Katazuki dengan perasaan bersalah.
"Wah, kita sama, ya," ucap orang itu dengan semangat.
"Benarkah? Kamu juga tahun pertama?" ucap Katazuki yang kaget.
"Ya, aku juga tahun pertama. Nama ku Kagami, dan aku dari jurusan Mage," ucap orang itu.
"Wah, kalau begitu kita satu jurusan. Aku juga jurusan Mage. Nama ku Katazuki," ucap Katazuki dengan semangat.
"Wah, benarkah kamu juga kelas Mage?" ucap Kagami sambil memegang tangan Katazuki.
"Iya, benar," ucap Katazuki yang gugup.
"Sihir apa yang kamu gunakan? Aku menggunakan sihir Elemental, khususnya api," ucap Kagami dengan percaya diri.
"Aku juga menggunakan sihir Elemental," ucap Katazuki yang agak malu.
"Wah, elemental apa yang kamu gunakan?" ucap Kagami dengan penuh harap.
"Ah, itu..." ucap Katazuki terbata-bata.
Bel kelas pun berbunyi, menandakan waktu untuk masuk ke jam pelajaran pertama. Katazuki dan Kagami bergegas menuju kelas dan mengakhiri pembicaraan mereka.
"Yah, aku harus pergi ke kelas sekarang," ucap Kagami sambil meninggalkan Katazuki.
Mereka berpisah di koridor, dan Kagami sampai di kelasnya. Ia duduk di tempat paling belakang, di samping jendela. Tak lama kemudian, guru datang dengan seorang murid baru di belakangnya. Salah satu murid perempuan langsung berteriak histeris.
"Wah, murid baru ini sangat tampan!" ucap murid perempuan di kelas Mage.
"Sudahlah, jangan ribut. Silakan perkenalkan dirimu," ucap wali kelas.
"Ah, perkenalkan, namaku Katazuki Otsuki," ucap Katazuki.
"Hey, Katazuki," sambut Kagami sambil melambaikan tangannya.
"Ah, Kagami," ucap Katazuki yang kaget.
"Kagami, jangan berisik," tegur wali kelas.
"Ah, iya, maaf, Pak," ucap Kagami sambil menggaruk-garuk kepalanya.
"Baiklah, lanjutkan," ucap wali kelas.
"Saya ulangi, teman-teman. Nama saya Katazuki Otsuki. Saya masuk kelas Mage karena kekuatan saya menggunakan Elemental Ice," ucap Katazuki dengan serius.
Semua murid terpukau dengan kekuatan Elemental yang dimiliki Katazuki. Wali kelas mempersilakan Katazuki duduk di kursi yang kosong, yang kebetulan bersebelahan dengan Kagami. Katazuki berjalan menuju kursi tersebut.
"Ah, Kagami, ternyata kita sekelas. Aku tidak menyangka kita akan bertemu lagi," ucap Katazuki sambil duduk.
"Ya, aku juga tidak menyangka. Aku senang bisa bertemu denganmu lagi," ucap Kagami yang merasa senang.
"Mari kita bekerja sama, Kagami," ucap Katazuki sambil tersenyum.
"Oke, Katazuki. Tapi aku masih penasaran. Kamu benar-benar menggunakan Elemental Ice, kan?" tanya Kagami yang penuh rasa ingin tahu.
"Iya, benar. Aku Elemental Ice, tapi kekuatan Es-ku unik dan berbeda dari yang lain," ucap Katazuki sambil tersenyum kepada Kagami.
Dengan itu, petualangan mereka di Akademi Ksatria dimulai.