My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
yang bocil jan baca,



karena merasa haus dan ada yang aneh dengan tubuhnya, dara yang awalnya berada di dalam bathub dengan air dingin pun beranjak bangun, dia ingin pergi ke dapur untuk mengambil air minum, tapi matanya tidak sengaja melihat clark yang tanpa busana sedang berada di bawah kucuran air dari shower, karena letak bathup dan shower hanya terhalang oleh kaca tanpa pintu itu, membuat dara bisa melihat dengan jelas tubuh polos clark,


dan entah kenapa, saat melihat clark membuat tubuh dara terasa lebih panas, gelenyar aneh yang sejak tadi dara rasakan semakin menyiksanya, tanpa pikir panjang


dara memeluk clark dari belakang, clark yang terkejut dengan segera membalikan badannya, tetapi,, tanpa aba-aba dara langsung menyerang clark dengan bibirnya,


karena takut akan hilang kendali, clark mendorong tubuh dara pelan, namun bukanya melepas serangan mendadak nya itu, dara jutru mengalungkan tangannya di belakang leher clark,


dia bahkan melompat dan mengaitkan kakinya ke belakang tubuh clark,


takut dara terjatuh, clark dengan sigap menahan b*kong dara seperti menggendong seorang anak kecil, namun yang menjadi masalah bukan itu, tetapi area sensitif nya terjepit di antara tubuh mereka,


clark kemudian membopong tubuh dara ke tempat tidur, tujuanya ingin kembali mengikat dara dan memanggil seorang dokter untuk menolong dara tanpa harus melakukan sesuatu yang akan dara sesali ketika sadar, atau setidaknya menyuntikan obat tidur untuk dara,


tapi, saat clark akan beranjak mengambil tali guna mengikatnya, dara tiba-tiba kembali menarik tangan clark, dan karena ke tidak siapan clark, membuat tubuhnya tidak seimbang kemudian jatuh terlentang di atas ranjang,


kemudian dara menindihnya, dan kembali menciumi clark,


entah kekuatan dari mana, atau karena nafsu clark yang sudah menggebu, clark bahkan tidak mampu menggulingkan dara, dia bahkan sekarang memejamkan mata dan ikut m3n*kmati permainan dara,


namun tiba-tiba bles,,,, dara berhasil membuat penyatuan mereka, clark bahkan terbelalak kaget, karena aksi nekat dara dan juga rasa sakit di kulit perutnya karena kuku-kuku jari dara yang menancap, mungkin saat tadi dara berusaha menyimpan harta karunya clark di tempatnya merasa sakit, sehingga mencengkeran perut clark untuk menahanya,


dan begitulah,, karena merasa terlanjur di perk**a oleh dara, akhirnya clark lah yang mengambil alih permainan hingga selesai,


" astaga jadi,,, jadi,, gw yang sudah memp**k**a clark,,,??? aaaaaakkkkhhhhhh,,,,,!!!"


yah,,, Dara sudah sadar dari tiga jam yang lalu, awalnya dara kira dia sedang di rumah sakit, karena slang infus di tangannya, tetapi saat melihat ke sekeliling kamar dia tahu kalau dia sedang berada di rumah seseorang,


saat dara sedang sibuk menerka-nerka siapa yang sudah me nolong nya, tiba- tiba seorang wanita paruh baya masuk kekamar tersebut,


dia tersenyum sambil membawa nampan yang entah isinya apa,


" sudah bangun,,,?" sapanya,


dara hanya menjawab dengan anggukan,


" makanlah dulu, kemudian minum obatmu," ucapnya lagi, sambil menyodorkan sesendok bubur ke mulut dara, ternyata nampan yang dia bawa tadi berisi semangkuk bubur dan segelas air,


"terimakasih tante,,," ucap dara tulus, dan menerima suapan yang di berikan anna,


anna hanya tersenyum, tanganya terus menyendokan bubur ke mulut dara,


tak terasa semangkuk bubur yang tadi ia bawa isinya telah berpindah semuanya ke perut dara,


ya,, maklum kalau dara selapar itu, karena dari kemarin dara hanya makan roti sebagai sarapan di rumah nadine, dara telah melewatkan empat jadwal makan yang seharusnya,


pantas saja dia pingsan,